PROSES FERMENTASI MINYAK KELAPA DENGAN MENGGUNAKAN GIST
Pembuatan minyak kelapa secara fermentasi merupakan cara lain yang dapat memperbaiki
kelemahan-kelemahan yang ada pada proses sebelumnya ada penelitian ingin melihat
pengaruh perbandingan berat gist dalam starter dan waktu fermentasi santan terhadap
jumlah minyak kelapa yang dinalai. Adapun proses pembuatan minyak kelapa dimulai dari
ekstraksi buah kelapa menjadi santan. Mikroba yang digunakan dalam pembuatan starter
untuk fermentasi adalah gist. Banyaknya gist yang ditambakan ada …
PENGARUH PENGGUNAAN RAGI TAPE TRADISIONAL DAN RAGI ROTI TERHADAP PRODUKSI …
Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh penggunaan ragi tape tradisional dan ragi roti terhadap produksi dan kualitas minyak kelapa murni, virgin coconut oil (VCO). Pembuatan VCO dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Matematika dan llmu Pengetahuan Alam Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, sedangkan analisis kualitas dilaksanakan di Laboratorium Kimia Balai Riset Standardisasi Industri dan Perdagangan (BARISTAND INDAG) Banda Aceh dan L…
PRARANCANGAN PABRIK ASAM SITRAT DARI MOLASSE DENGAN PROSES FERMENTASI
Prarancangan pabrik asam sitrat ini menggunakan molasse (tetes tebu) sebagai bahan baku utama. Proses produksi secara keseluruhan menggunakan proses kontinyu dengan melibatkan proses fermentasi. Kapasitas bahan baku pabrik asam sitrat ini direncanakan 120.000 kg/hari dengan hari kerja 300 hari pertahun. Bentuk perusahaan yang direr.canakan adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan menggunakan metode struktur organisasi garis dan staff. Kebutuhan tenaga kerja untuk menj…
PENGARUH KONSENTRASI KHAMIR (SACHAROMYCES CEREVISEAE) DAN WAKTU FERMENT…
Telur adalah salah satu bahan makanan bergizi tinggi yang dapat dikonsumsi oleh semua tingkatan usia dari bayi sampai dewasa, baik sehat maupun sakit. Dari segi gizinya, telur mcrupakan sumber protein, kalori dan mineral. Pengawetan telur tanpa kulit dilakukan dengan dua metoda yaitu metode pembekuan dan pengeringan. Metode pembekuan ini dilakukan dengan pembekuan cepat (blast freezing) pada suhu -40C dan biasanya menggunakan kaleng agar kandungan ai…
PENGARUH WADAH FERMENTASI DAN KETEBALAN TUMPUKAN PADA PROSES FERMENTASI TERHA…
Fermentasi dimaksudkan untuk memudahkan pelepasan
zat lendir dari permukaan kulit biji, agar menghasilkan biji dengan mutu dan aroma
yang baik, menghasilkan biji yang tahan terhadap hama dan jamur, dan menghasilkan biji
dengan warna yang cerah dan bersih selama penyimpanan.
Jenis wadah dan ketebalan tumpukan pada saat fermentasi biji kakao diduga
berpengaruh terhadap karakteristik biji yang dihasilkan selama fermentasi. Penelitian
ini bertujuan untuk mcningkatkan kua…
APLIKASI SISTEM SECARA REAL TIME TERHADAP KADAR C6H12O6, C2H5OH, CO2, SUHU, D…
Tapai (Tape) merupakan salah satu makanan yang sering dikonsumsi masyarakat, khususnya Tapai Ketan Hitam dan Tapai Ubi. Proses pembuatan tapai menggunakan ragi (Saccharomyces serevesiae) dimana terjadi perubahan kimia pada substrat karena aktivitas enzim yang dihasilkan mikroorganisme. Karakteristik perubahan yang terjadi pada saat fermentasi tapai, seperti perubahan kadar C6H12O6, gas C2H5OH, gas CO2, suhu dan kelembapan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui perbedaan karakteristik Tap…
PENGARUH KONSENTRASI STARTER DAN LAMA FERMENTASI TERHADAP MUTU NATA DARI L…
Buah mentimun (Cucumis sativus) terdiri dari bagian pangkal daging buah, bagian tengah dan bagian ujung, bagian tersebut mempunyai komponen bahan organik yang berbeda sehingga pada produk tertentu ada bagian yang tidak digunakan. Pada pembuatan rujak dan jus mentimun, misalnya, bagian pangkal dan ujung buah tidak digunakan dan dibuang yang merupakan limbah padat. Salah satu cara pengolahan limbah padat yang mempunyai nilai ekonomis adalah fermentasi dengan memanfaatkan bakteri p…
KAJIAN PENGGUNAAN METODE FERMENTASI DAN NON FERMENTASI BIJI KAKAO TERHADAP MU…
Kakao merupakan salah satu komoditas andalan perkebunan yang peranannya cukup penting bagi perekonomian nasional, khususnya sebagai penyedia lapangan kerja, sumber pendapatan dan devisa oegara. Areal perkebunan kakao Indonesia tercatat seluas 914.051 ha, sebagaian besar (87,3%) dikelola oleh rakyat dan selebihnya 6,0% dikelola perkebunan besar negara serta 6, 7% perkebunan besar swasta (Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (BP3), 2005). Biji kakao didefinisikan sebagai biji yang dihasi…
PENGARUH METODE DAN WAKTU FERMENTASI TERHADAP MUTU BIJI KAKAO (THEOBROMA COCO…
Di Nanggroe Aceh Darussalam tanaman kakao baru berkembang dengan pesat pada tahun l980-an, yang tersebar di daerah Aceh Utara. Pidie, Bireuen Aceh Timur dan Aceh Barat. Luas areal tanaman kakao dan produksinya setiap tahun cenderung meningkat. terutama dalam lima tahun terakhir. Pada tahun 2005 total areal tanaman kakao di Aceh 26.908 Ha. sedangkan 2006 meningkat mencapai 38.434 Ha dengan daya produksi 14.866 ton dengan rata-rata produktivitasnya …