Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PEMENUHAN HAK ATAS BANTUAN MEDIS DAN REHABILITASI PSIKOSOSIAL DAN PSIKOLOGIS TERHADAP ANAK KORBAN JARIMAH (TINDAK PIDANA) PEMERKOSAAN DI ACEH
Pengarang
Furqan - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Ainal Hadi - 196810241993031001 - Dosen Pembimbing I
Ilyas - 196504051991021001 - Penguji
Ida Keumala Jempa - 196811081994032002 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
1803101010331
Fakultas & Prodi
Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Hukum., 2022
Bahasa
Indonesia
No Classification
345.025 32
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Saksi dan Korban, menyebutkan bahwa korban tindak pidana kekerasan seksual, selain berhak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5, juga berhak mendapatkan: a). bantuan medis dan b). bantuan rehabilitasi psikososial dan psikologis. Anak korban tindak pidana pemerkosaan bukan hanya saja menderita kerugian materil tetapi juga menderita kerugian immateril yang pada dasarnya sulit untuk dilakukan pemulihan kembali. Undang-undang memberikan kewenangan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban untuk melakukan pemenuhan hak atas bantuan medis dan rehabilitasi psikososial terhadap anak korban tindak pidana pemerkosaan, namun pada kenyataannya pemenuhan hak atas bantuan medis dan rehabilitasi psikososial terhadap anak korban tindak pidana pemerkosaan di Aceh itu pemenuhannya dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak Aceh
Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskan pemenuhan hak atas bantuan medis dan rehabilitasi psikososial dan psikologis terhadap anak korban jarimah (tindak pidana) pemerkosaan di Aceh, dan untuk menjelaskan hambatan yang dihadapi dalam pemenuhan hak atas bantuan medis dan rehabilitasi psikososial dan psikologis terhadap anak korban jarimah (tindak pidana) pemerkosaan di Aceh.
Penelitian skripsi ini menggunakan metode penelitian hukum empiris/sosiologis, data dalam penulisan skripsi ini didapatkan berdasarkan pada fakta objektif yang didapatkan dalam penelitian lapangan berupa hasil wawancara dengan responden dan informan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam pemberian bantuan medis dan rehabilitasi psikososial terhadap anak korban jarimah (tindak pidana) pemerkosaan tidak dilakukan oleh LPSK, melainkan untuk pemenuhannya dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak Aceh. Hambatan yang dihadapi antara lain: birokrasi yang berjenjang, biaya perawatan untuk korban pemerkosaan tidak ditanggung BPJS, masih kurangnya edukasi dan pengetahuan masyarakat, kurangnya koordinasi antara instansi pemerintah dan belum semua jaksa yang menangani perkara anak sudah memiliki sertifikasi jaksa anak.
Disarankan adanya program sosialisasi dan edukasi kepada masayarakat, peningkatan pembinaan mutu, kualitas, dan kuantitas SDM, dan diperlukannya birokrasi sederhana.
Tidak Tersedia Deskripsi
TINDAK PIDANA PEMERKOSAAN TERHADAP ANAK NOMOR : 52/PID.SUS/2017/PN-SAB (Dini Liani, 2019)
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PEMBUKTIAN JARIMAH PEMERKOSAAN DALAM QANUN ACEH NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG HUKUM JINAYAT (Kholidah Siah, 2016)
PEMENUHAN HAK RESTITUSI TERHADAP KORBAN JARIMAH PEMERKOSAAN RN(SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM MAHKAMAH SYAR’IYAH BANDA ACEH) (TEUKU FARRAZ NARSYAD, 2022)
ANALISIS YURIDIS TERHADAP PEMENUHAN HAK ANAK PELAKU PEMERKOSAAN PERSPEKTIF HUKUM NASIONAL DAN QANUN JINAYAT (STUDI KASUS PUTUSAN-PUTUSAN MAHKAMAH SYAR’IYAH) (Rizqi Hidayat Mizan, 2026)
TINJAUAN KRIMINOLOGIS JARIMAH PEMERKOSAAN TERHADAP ANAK (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM MAHKAMAH SYAR’IYAH BANDA ACEH) (NIDAUL KHAIRA, 2024)