Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERAN PEMERINTAH KOTA BANDA ACEH TERHADAP PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) PADA MASA PANDEMI COVID-19
Pengarang
FAHMIL ALFIAN RIZKIA AFSA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Syarifuddin - 195812311989031018 - Dosen Pembimbing I
Suhaimi - 196612311991031023 - Penguji
Ainal Hadi - 196810241993031001 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
1703101010127
Fakultas & Prodi
Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Hukum., 2022
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
FAHMIL ALFIAN RIZKIA : PERAN PEMERINTAH KOTA BANDA ACEH TERHADAP PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) PADA MASA PANDEMI COVID – 19
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
(vii, 68), pp, bibl, app
Dr.Syarifuddin,S.H., M.Hum.
Sesuai dengan tugas pemerintah untuk mensejahterakan rakyatnya, demikian pula tugas pemerintah daerah. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, terutama melalui pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Kota Banda Aceh pada masa pandemi Covid-19 yang saat ini masih dirasakan peranannya kurang dalam pemberdayaan UMKM. Oleh karena itu bagaimana upaya pemberdayaan UMKM yang kondusif.
Fokus pada penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui bagaimana peranan pemerintah Kota Banda Aceh dalam membantu UMKM melewati saat sulit pada masa Pandemi Covid-19, dan (2) Untuk mengetahui bagaimana realisasi program bantuan modal kerja UMKM Covid-19 Kota Banda Aceh.
Metode yang digunakan dalam menulis skripsi ini sendiri adalah metode yuridis empiris, yang berupa penelitian lapangan. dengan cara mewawancarai responden dan informan sebagai data primer, serta kajian kepustakaan berupa buku, peraturan perundang-undangan dan tulisan-tulisan yang berkenaan dengan skripsi ini.
Dari hasil penelitian ditemukan bahwa pada masa pandemi Covid-19 banyak UMKM yang mengalami penurunan pendapatan bahkan kerugian, pemerintah Kota Banda Aceh selaku pemangku pemerintahan telah mengeluarkan kebijakan dan aturan yang dirasa dapat membantu perekonomian masyarakat pelaku UMKM di dalam melewati masa-masa sulit disaat pandemi, didapati bahwa tidak semua masyarakat dapat merasakan dampak positif dari kebijakan dan aturan tersebut, juga ketentuan dan syarat kelengkapan penerima bantuan modal kerja dapat dirasakan memberatkan masyarakat di dalam pengurusannya.
Disarankan kepada pemerintah Kota Banda Aceh dalam melaksanakan peranan yaitu dengan menyalurkan bantuan kepada masyarakat secara langsung baik itu berupa tunai maupun bantuan berupa kebutuhan pokok, juga untuk program bantuan modal kerja UMKM Covid-19 Kota Banda Aceh, disarankan agar ketentuan dan persyaratan tersebut seharusnya dapat diminimalisir agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat pelaku UMKM secara keseluruhannya.
TRANSPARANSI PEMERINTAH KOTA BANDA ACEH DALAM PENYALURAN BANTUAN SOSIAL MASYARAKAT TERDAMPAK COVID-19 (STUDI KASUS TERHADAP PELAKU UMKM) (Lilis Syarifah, 2022)
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHJRN\RNPERMINTAAN KREDIT USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH PADA BANK UMUM DI KOTA BANDA ACEH (Yuliana, 2025)
ANALISIS KERENTANAN EKONOMI PELAKU USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) PADA MASA PANDEMI CORONA VIRUS DISEASE (COVID) -19 DI KOTA BANDA ACEH (Parmakope, 2023)
PERAN DINAS KOPERASI USAHA KECIL MENEGAH RNDAN PERDAGANGAN DALAM PEMBERDAYAAN UMKM DI KOTA BANDA ACEH (NURHAYAMI, 2022)
UPAYA PEMERINTAH KOTA BANDA ACEH DALAM MENINGKATKAN PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PADA USAHA KECIL MENENGAH DI MASA PANDEMI (GHIFARI HIDAYAT, 2023)