KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA MELALUI STRATEGI THINK ALOUD PAIR PROBLEM SOLVING BERBANTUAN GEOGEBRA DI KELAS VIII MTSN 4 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA MELALUI STRATEGI THINK ALOUD PAIR PROBLEM SOLVING BERBANTUAN GEOGEBRA DI KELAS VIII MTSN 4 BANDA ACEH


Pengarang

PUTRI ADI LESTARI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1406103020050

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Matematika (S1) / PDDIKTI : 84202

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Rendahnya kemampuan komunikasi matematis mengakibatkan siswa sulit memahami dan mengkomunikasikan ilmu matematika dengan baik. Kegiatan pembelajaran prosedural yang biasa dilaksanakan di sekolah, kurang mampu mengembangkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Alternatif pembelajaran yang dapat dilaksanakan adalah melalui strategi Think Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) berbantuan Geogebra. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematis siswa setalah belajar dengan strategi TAPPS berbantuan Geogebra. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Subjek penelitian yang dipilih adalah siswa kelas VIII/4 MTsN 4 Banda Aceh yang berjumlah 29 siswa. Pengumpulan data kualitatif diperoleh melalui tes tertulis dan wawancara. Pengumpulan data kualitatif diperoleh melalui tes tertulis dan wawancara. Kemampuan komunikasi matematis siswa dalam penelitian ini ditinjau berdasarkan tiga indikator yaitu drawing, written text, dan mathematical expression. Indikator drawing yaitu kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah melalui gambar. Kemampuan written text yaitu siswa dapat menyelesaikan masalah dan menjelaskan selesaian tersebut secara tertulis dengan bahasanya sendiri. Kemampuan mathematical expression yaitu siswa mampu merubah suatu permasalahan ke dalam model matematika dan sebaliknya. Hasil penelitian ini menunjukkan siswa telah menguasai kemampuan komunikasi matematis dengan cukup baik, diantaranya 8 siswa telah menguasai seluruh indikator kemampuan komunikasi matematis, 14 siswa menguasai dua indikator, dan 7 siswa hanya menguasai satu indikator. Indikator yang berhasil dikuasai seluruh siswa adalah drawing. Indikator written text hanya dikuasai oleh sebagian siswa. Indikator mathematical expression hanya dikuasai sebagian siswa dan menjadi indikator yang paling sedikit dikuasai siswa.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK