Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGEMBANGAN DESAIN ALAT PENGKERIK TEBU SEMI MEKANIS
Pengarang
Ihsan - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Agus Arip Munawar - 198008092003121003 - Dosen Pembimbing I
Muhammad Idkham - 197911212005011004 - Dosen Pembimbing I
Ramayanty Bulan - 197104081998032002 - Dosen Pembimbing II
Muhammad Dhafir - 197203302002121001 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
2105106010015
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2026
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Tebu merupakan komoditas penting bagi industri pangan dan UMKM di Indonesia, terutama dalam produksi gula merah dan air tebu. Namun proses pengkerikan kulit tebu masih banyak dilakukan secara manual ataupun menggunakan alat sederhana yang kurang higienis, tidak stabil dan mudah berkarat. Kondisi ini menyebabkan kualitas hasil kerikan rendah, waktu pengerjaan lama, serta meningkatkan risiko kontaminasi pada produk pangan. Selain itu, meningkatnya permintaan tebu, terutama pada musim tertentu seperti bulan Ramadhan, menuntut proses pengolahan yang lebih cepat dan efisien. Oleh karena itu, pengembangan alat pengkerik tebu semi mekanis menjadi sangat urgensial untuk meningkatkan produktivitas, menjaga higienitas, serta memenuhi kebutuhan pelaku UMKM akan teknologi tepat guna yang aman dan efektif. Penelitian dilakukan melalui beberapa tahapan, dimulai dari mempelajari karakteristik tebu dari lokasi penelitian, dilanjutkan dengan pengukuran diameter dan panjang tebu, serta pengujian sifat mekanis seperti perhitungan konstanta pegas. Setelah itu dilakukan identifikasi masalah pada alat pengkerik tebu yang beredar di pasaran, kemudian penyusunan konsep desain baru menggunakan pendekatan fungsional dan struktural. Desain dibuat menggunakan perangkat lunak SolidWorks dan dilanjutkan dengan proses manufaktur komponen seperti mata pisau stainless steel, silinder stainless steel, dudukan plat baja, serta penyangga besi holo. Setelah alat dirakit, dilakukan uji fungsional, uji struktural, serta uji kinerja untuk mengukur kapasitas kerja dan efektivitas alat dalam mengerik batang tebu lurus maupun lengkung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat pengkerik tebu semi mekanis yang dikembangkan bekerja lebih efisien dan higienis dibandingkan metode manual. Penggunaan mata pisau stainless steel berbentuk lengkung radius 36 mm dan pegas dengan konstanta 1.635 N/m mampu menghasilkan kerikan yang halus, merata, serta menjaga tekanan pisau tetap stabil. Alat ini memiliki kapasitas kerja rata-rata 3,62 cm/detik atau sekitar 4,5 kali lebih cepat dibandingkan pengerikan manual yang hanya mencapai 0,8 cm/detik. Silinder stainless steel dan rangka besi holo memberikan kekokohan serta ketahanan terhadap karat, sehingga aman untuk produk pangan. Secara keseluruhan, alat ini mampu meningkatkan kualitas hasil kerikan, mempercepat proses kerja, dan sangat layak diterapkan bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan produktivitas.
Sugarcane is an important commodity for the food industry and micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in Indonesia, particularly in the production of palm sugar and sugarcane juice. However, the process of peeling sugarcane skin is still largely carried out manually or using simple tools that are unhygienic, unstable, and prone to corrosion. These conditions result in low peeling quality, longer processing time, and an increased risk of contamination in food products. In addition, the rising demand for sugarcane, especially during certain seasons such as the month of Ramadan, requires a faster and more efficient processing method. Therefore, the development of a semi-mechanical sugarcane peeler is highly urgent to improve productivity, maintain hygiene, and meet the needs of MSMEs for appropriate, safe, and effective technology. This research was conducted through several stages, beginning with the study of sugarcane characteristics from the research location, followed by measurements of sugarcane diameter and length, as well as testing of mechanical properties such as spring constant calculation. Subsequently, problems in commercially available sugarcane peelers were identified, and a new design concept was developed using functional and structural approaches. The design was created using SolidWorks software and followed by the manufacturing of components such as stainless steel cutting blades, stainless steel cylinders, steel plate holders, and hollow steel supports. After assembly, functional, structural, and performance tests were carried out to evaluate working capacity and the effectiveness of the tool in peeling both straight and curved sugarcane stalks. The results showed that the developed semi-mechanical sugarcane peeler operates more efficiently and hygienically than manual methods. The use of a stainless steel blade with a curved radius of 36 mm and a spring with a constant of 1,635 N/m produced smooth and uniform peeling while maintaining stable blade pressure. The tool achieved an average working capacity of 3.62 cm/s, which is approximately 4.5 times faster than manual peeling, which only reached 0.8 cm/s. The stainless steel cylinder and hollow steel frame provided structural strength and corrosion resistance, making the tool safe for food processing. Overall, this tool improves peeling quality, accelerates the processing time, and is highly suitable for implementation by MSMEs to enhance productivity.
PENGARUH UKURAN PARTIKEL DAN KOMPOSISI TERHADAP SIFAT FISIS DAN MEKANIS PAPAN PARTIKEL AMPAS TEBU (Devi Ramadhanti, 2020)
PERANCANGAN ALAT PEMIPIH SEMI MEKANIS UNTUK BIJI MELINJO (Agus Rizal Fiki, 2017)
DESAIN ALAT DAN UJI KINERJA ALAT PEMANEN TEBU TIPE MATA POTONG GERGAJI (Dedy Rahmadani Sitorus, 2016)
KAJI EKSPERIMENTAL DAN FEA KOMPOSIT BINDERLESS AMPAS TEBU SEBAGAI MATERIAL ISOLATOR TERMAL (Faurantia, 2025)
ANALISIS PENGEMPA BRIKET SEMI MEKANIS TIPE KEMPA ULIR TERHADAP BEBAN KERJA FISIK OPERATOR (Muhammad Jamal, 2014)