Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala



EFISIENSI TERMAL ALAT PENGERING TEROWONGAN TENAGA HYBRID TIPE HOHENHEIM ACEH …

Hidayatul Adriyani

Pengeringan pisang awak masih banyak dilakukan secara tradisional dengan memanfaatkan panas matahari langsung, sehingga proses pengeringan sangat bergantung pada kondisi cuaca, membutuhkan waktu relatif lama, serta suhu pengeringan kurang stabil. Salah satu upaya untuk meningkatkan efektivitas pengeringan adalah penggunaan alat pengering tipe rumah pengering berbasis energi surya yang dilengkapi sumber panas tambahan berupa gas sebagai penstabil suhu.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluas…

UJI KINERJA TRAILER TIPE PIVOT UNTUK PENGANGKUTAN TANDAN BUAH SEGAR (TBS) SAW…

FARAH ANNISA

Traktor roda dua dapat dimanfaatkan sebagai sarana transportasi hasil pertanian menggunakan trailer pengangkut. Namun, trailer konvensional memiliki keterbatasan pada lahan miring ekstrem. Seiring meningkatnya pemanfaatan lahan perkebunan kelapa sawit pada lahan berkontur, permasalahan pengangkutan Tandan Buah Segar (TBS) semakin kompleks. Oleh karena itu, dikembangkan trailer tipe pivot dengan sistem penggandengan fleksibel untuk meningkatkan stabilitas dan kemampuan manuver. Penelitian ini …

UJI KINERJA RODA REVERSIBEL PADA PENGANGKUTAN TANDAN BUAH SEGAR (TBS) SAWIT D…

NAZLA FADHILAH

Pengangkutan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit dari lokasi panen menuju tempat pengumpulan hasil merupakan salah satu tahapan penting dalam kegiatan produksi kelapa sawit. Pada lahan dengan tingkat kemiringan yang tinggi, proses pengangkutan sering menghadapi berbagai permasalahan, seperti terjadinya slip roda, berkurangnya gaya traksi, menurunnya stabilitas alat, serta meningkatnya risiko kecelakaan bagi operator. Penggunaan roda konvensional pada traktor roda dua masih memiliki keterbata…

UJI KINERJA ALAT DAN ERGONOMI OPERATOR PEMBUAT ALUR (FURROWER) DI LAHAN KERING

FAKHRIAL ZAKY

Pertanian di lahan kering memiliki tantangan tersendiri, terutama terkait kondisi tanah yang keras, kadar air tanah yang rendah, serta keterbatasan alat dan mesin pertanian yang sesuai dengan karakteristik lahan tersebut. Salah satu tahapan penting dalam pengolahan tanah di lahan kering adalah pembuatan alur (furrow), yang berfungsi untuk penempatan benih, perbaikan tata air, serta mempermudah pertumbuhan tanaman dan mengetahui resiko ergonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil …

STUDI GERAK DAN POSTUR OPERATOR PADA PENGANGKUTAN TANDAN RNBUAH SEGAR SAWIT D…

MAHRIVITO MAULANA

Proses pengangkutan tandan buah segar (TBS) dari lokasi panen ke titik pengumpulan menjadi tahap krusial yang harus dilakukan cepat dan efisien. Tantangan terbesar muncul pada lahan berlereng ekstrem dengan sudut kemiringan hingga 40°–45°, di mana operator traktor roda dua dengan trailer tipe pivot berisiko mengalami gangguan muskuloskeletal akibat postur kerja yang tidak ergonomis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis gerak dan postur operator menggunakan meto…

ANALISIS PENGGUNAAN VARIASI TIGA MATA PISAU PADA MESIN PEMOTONG RUMPUT

LAILA WITRI

RINGKASAN Pengendalian gulma pada lahan pertanian dan lingkungan hijau masih banyak dilakukan secara manual atau menggunakan mesin pemotong rumput tanpa mempertimbangkan kesesuaian jenis mata pisau dengan kondisi lahan, sehingga kinerja pemotongan kurang optimal dan konsumsi bahan bakar relatif tinggi. Salah satu upaya untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pemotongan gulma adalah dengan pemilihan variasi mata pisau yang sesuai dengan karakteristik lahan dan jenis vegetasi. Penelitia…

MODIFIKASI ALAT UKUR UNSUR NITROGEN (N), FOSFOR (P) DAN KALIUM (K) BERBASIS S…

ARIF WIGUNA MESTIKA

Kesuburan tanah menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan produksi pertanian, terutama pada lahan basah seperti sawah. Unsur hara makro Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K) memiliki peran utama dalam mendukung pertumbuhan serta hasil tanaman. Selama ini, pengukuran kandungan hara tanah umumnya dilakukan melalui uji laboratorium yang membutuhkan waktu lama, biaya besar, dan kurang praktis untuk kebutuhan pemupukan cepat di lapangan. Selain itu, sebagian besar alat ukur yang ters…

STUDI GERAK DAN POSTUR OPERATOR PRIA PADA PENGOPERASIAN ALAT PENGUPAS KELAPA

Muhammad Arbi Maulana Effendi

Tanaman kelapa adalah tanaman yang tumbuh di daerah tropis dan sangat mudah di temui di seluruh Indonesia. Seiring dengan meningkatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, maka kebutuhan manusia akan sesuatu cenderung akan naik pula. Dahulu orang harus bersusah payah untuk membuka sabut kelapa dengan cara menggigit dengan gigi, memukul-mukul dengan batu hingga akhirnya ditemukan logam sebagai alat pembantu untuk membuka sabut kelapa. Pada saat ini banyak masyarakat yang masih menggu…

PENGEMBANGAN DESAIN ALAT PENGKERIK TEBU SEMI MEKANIS

Ihsan

Tebu merupakan komoditas penting bagi industri pangan dan UMKM di Indonesia, terutama dalam produksi gula merah dan air tebu. Namun proses pengkerikan kulit tebu masih banyak dilakukan secara manual ataupun menggunakan alat sederhana yang kurang higienis, tidak stabil dan mudah berkarat. Kondisi ini menyebabkan kualitas hasil kerikan rendah, waktu pengerjaan lama, serta meningkatkan risiko kontaminasi pada produk pangan. Selain itu, meningkatnya permintaan tebu, terutama pada musim tertentu s…

UJI AKURASI SENSOR SOIL NPK DALAM MENDETEKSI UNSUR NITROGEN (N), PHOSPOR (P) …

ELYA YUNITA

RINGKASAN Nitrogen, phospor dan kalium merupakan unsur hara penting yang diperlukan tanaman, sehingga penting untuk mengetahui kandungannya di dalam tanah sebelum praktik pertanian. Untuk mengetahui kadar NPK biasanya digunakan metode analisis kimia di laboratorium, namun metode itu memerlukan biaya yang mahal, waktu yang lama dan kesulitan akses oleh petani. Kini teknologi seperti sensor soil NPK telah menjadi alternatif dalam mendeteksi unsur hara NPK secara cepat, namun sebelu…




    SERVICES DESK