PERSEPSI PESERTA DIDIK TERHADAP PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI DI SMA NEGERI 1 KUTAPANJANG | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERSEPSI PESERTA DIDIK TERHADAP PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI DI SMA NEGERI 1 KUTAPANJANG


Pengarang

LATIPAH HANUM - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Andi Ulfa Tenri Pada - 198304212008122003 - Dosen Pembimbing I
Ikhsan - 198812172020121001 - Dosen Pembimbing II
Dewi Andayani - 198304212015042003 - Penguji
Wiwit Artika - 198206102009122006 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2106150010001

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Biologi (Gayo Lues) (S1) / PDDIKTI : 84026

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP., 2026

Bahasa

Indonesia

No Classification

378.199

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Latipah Hanum. (2025). Persepsi Peserta Didik Terhadap Penerapan Kurikulum
Merdeka Pada Mata Pelajaran Biologi di SMA Negeri 1 Kutapanjang. [Skripsi.
Universitas Syiah Kuala]. Dibawah bimbingan Dr. Andi Ulfa Tenri Pada, S.Pd.,
M.Pd., dan Ikhsan, S.Pd., M.Pd.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi peserta didik terhadap penerapan
Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran biologi di SMA Negeri 1 Kutapanjang.
Penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik total sampling yang
berjumlah 60 responden yang merupakan peserta didik kelas XI di SMA Negeri 1
Kutapanjang. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis deskriptif dan partial
SPSS. bahwa secara umum peserta didik memberikan penilaian positif terhadap
implementasi Kurikulum Merdeka. Waktu pelaksanaan pembelajaran dianggap
sudah efektif dan mendukung proses belajar yang aktif dan fokus, dengan cukup
ruang untuk diskusi, praktik langsung, dan penyelesaian tugas dan proyek.
Penguasaan materi oleh guru dinilai sangat baik, dengan kemampuan
menyampaikan materi yang relevan, menjawab pertanyaan, dan mengaitkan
pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari sehingga suasana belajar menjadi
menarik dan menyenangkan. Ketersediaan materi ajar dan fasilitas pembelajaran
juga dinilai memadai, mendukung kemandirian belajar peserta didik. Pelaksanaan
evaluasi dan penilaian berlangsung adil, transparan, sehingga memberikan umpan
balik konstruktif yang membantu peserta didik meningkatkan pemahaman, dengan
frekuensi ujian yang memadai dan tidak memberatkan. Struktur Kurikulum
Merdeka yang fleksibel menimbulkan tantangan integrasi materi bagi sebagian
peserta didik, namun tidak menyebabkan kebingungan atau kurang fokus secara
signifikan; pembagian materi dianggap sesuai dengan kemampuan peserta didik
dan proses pembelajaran cukup berorientasi pada pencapaian kompetensi. Program
P5 mendapat respons positif karena mampu memfasilitasi eksplorasi, aplikasi
pengetahuan melalui proyek, partisipasi sosial, pengembangan kesadaran dan
tanggung jawab terhadap lingkungan, meskipun ada beberapa peserta didik yang
masih membutuhkan pendalaman terkait peran serta di masyarakat. Secara
keseluruhan, pembelajaran Biologi dengan Kurikulum Merdeka dan program P5
sudah berjalan dengan baik, namun Kurikulum Merdeka sebaiknya terus dievaluasi
dan disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik untuk mempertahankan efektivitas
pembelajaran.
Kata Kunci: Persepsi, Kurikulum Merdeka, Mata Pelajaran Biologi.

Latipah Hanum. (2025). Students’ Perception of the Implementation of the Independent Curriculum in Biology Subject at SMA Negeri 1 Kutapanjang. [Script. Syiah Kuala University]. Under direction of Dr. Andi Ulfa Tenri Pada, S.Pd., M.Pd., and Ikhsan, S.Pd., M.Pd. The purpose of this study is to determine students' perceptions of the implementation of the Merdeka curriculum in the biology subject at SMA Negeri 1 Kutapanjang. This study uses a survey method with a total sampling technique involving 60 respondents who are eleventh-grade students at SMA Negeri 1 Kutapanjang. The data obtained were analyzed descriptively and partially using SPSS. Generally, students gave positive assessments of the implementation of the Merdeka Curriculum. The learning time was considered effective and supported an active and focused learning process, with sufficient room for discussions, direct practice, and task and project completion. Teacher mastery of the material was rated very good, with the ability to deliver relevant content, answer questions, and relate learning to daily life, making the learning atmosphere interesting and enjoyable. The availability of teaching materials and learning facilities was also considered adequate, supporting student learning independence. The implementation of evaluation and assessment was conducted fairly and transparently, providing constructive feedback that helps students improve understanding, with an appropriate frequency of exams that is not burdensome. The flexible structure of the Merdeka Curriculum posed challenges in integrating materials for some students, but it did not cause significant confusion or lack of focus; the division of materials was considered appropriate for students' abilities and the learning process was sufficiently competency-oriented. The P5 program received positive responses as it facilitated exploration, knowledge application through projects, social participation, and the development of awareness and responsibility towards the environment, although some students still needed further understanding of community involvement. Overall, biology learning with the Merdeka Curriculum and P5 program has run well, but the Merdeka Curriculum should continue to be evaluated and adjusted to student needs to maintain learning effectiveness. Keywords: Perception, Independent Curriculum, Biology Subject.

Citation



    SERVICES DESK