DETEKSI KONTAMINASI ASPERGILLUS FLAVUS, BAKTERI ESCHERICHIA COLI DAN SALMONELLA SP PADA BAHAN BAKU PAKAN DI PETERNAKAN ITIK DESA KAJHU, ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

DETEKSI KONTAMINASI ASPERGILLUS FLAVUS, BAKTERI ESCHERICHIA COLI DAN SALMONELLA SP PADA BAHAN BAKU PAKAN DI PETERNAKAN ITIK DESA KAJHU, ACEH BESAR


Pengarang

FLORA REGINA FEBRIANTI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Sitti Wajizah - 196902281993032001 - Dosen Pembimbing I
Mira Delima-196201051990022001 - - - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2105104010018

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Peternakan (S1) / PDDIKTI : 54231

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

636.597

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pakan merupakan faktor penting dalam menunjang prooduktivitas ternak itik, namun
kualitas pakan sangat rentan menurun akibat kontaminasi mikroorganisme. Di daerah tropis
seperti Aceh Besar, kondisi lingkungan dengan suhu dan kelembaban tinggi berpotensi besar
mendukung pertumbuhan jamur serta bakteri patogen yang berbahaya bagi kesehatan unggas
maupun manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi keberadaan Aspergillus flavus,
Bakteri Escherichia coli dan Salmonella sp pada bahan baku pakan itik Desa Kajhu, Aceh
Besar. Penggunaan sampel yang akan dianalisis masing-masing sebanyak 8 dengan
menggunakan metode yang berbeda-beda. Penggunaan metode Most Probable Number
(MPN) untuk mendeteksi bakteri Escherichia coli dan Salmonella sp., sedangkan metode
Total Plate Count (TPC) untuk menghitung jumlah koloni jamur Aspergillus flavus. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruh sampel pakan yang diuji positif kontaminasi
ketiga mikroorganisme tersebut, hanya saja persentase kontaminasi yang bervariasi.
kontaminasi Aspergillus flavus, erat kaitannya dengan kelembaban dan penyimpanan yang
kurang baik, sedangkan keberadaan Escherichia coli dan Salmonella sp mencerminkan
lemahnya sanitasi pada proses penanganan. Temuan ini mengindikasikan bahwa bahan baku
pakan di lokasi Desa Kajhu, Aceh Besar berisiko tinggi terhadap pencemaran mikroba yang
dapat berdampak negatif pada kesehatan dan produktivitas itik. Oleh karena itu, diperlukan
adanya perbaikan manajemen penyimpanan, upaya pengawasan mutu bahan baku pakan,
peningkatan sanitasi dan higiene, serta monitoring berkala terhadap kualitas pakan agar
kesehatan unggas tetap terjaga dan risiko penularan penyakit dapat diminimalisir.

Kata kunci: Aspergillus flavus, Escherichia coli, Salmonella sp, pakan, itik, MPN, TPC

Feed is a crucial factor in supporting duck productivity, but feed quality is highly susceptible to degradation due to microbial contamination. In tropical areas, such as Aceh Besar, environmental conditions with high temperatures and humidity have the potential to support the growth of fungi and pathogenic bacteria that are harmful to poultry and human health. This study aimed to detect the presence of Aspergillus flavus, Escherichia coli, and Salmonella sp. in duck feed ingredients in Kajhu Village, Aceh Besar. Eight samples were analyzed using different methods. The Most Probable Number (MPN) method was used to detect Escherichia coli and Salmonella sp., while the Total Plate Count (TPC) method was used to count the number of Aspergillus flavus colonies. The results showed that almost all feed samples tested tested positive for contamination with these three microorganisms, although the percentage of contamination varied. Aspergillus flavus contamination is closely related to humidity and poor storage, while the presence of Escherichia coli and Salmonella sp. reflects poor sanitation during handling. These findings indicate that raw feed materials in Kajhu Village, Aceh Besar, are at high risk of microbial contamination, which can negatively impact duck health and productivity. Therefore, improvements in storage management, quality control of raw feed materials, improved sanitation and hygiene, and regular monitoring of feed quality are needed to maintain poultry health and minimize the risk of disease transmission. Keywords: Aspergillus flavus, Escherichia coli, Salmonella sp., feed, ducks, MPN, TPC

Citation



    SERVICES DESK