PENGARUH PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) TEMA GAYA HIDUP BERKELANJUTAN DENGAN PROJEK PEMANFAATAN LIMBAH SAMPAH TERHADAP KESADARAN LINGKUNGAN SISWA SMAN 1 SIMPANG ULIM | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) TEMA GAYA HIDUP BERKELANJUTAN DENGAN PROJEK PEMANFAATAN LIMBAH SAMPAH TERHADAP KESADARAN LINGKUNGAN SISWA SMAN 1 SIMPANG ULIM


Pengarang

Muslinawati - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Daska Azis - 197701012006041003 - Dosen Pembimbing I
Puspita Annaba Kamil - 199012202023212039 - Dosen Pembimbing II
Fitriani Yulianti - 198307132015012101 - Penguji
Husna Diah - 199312102022032017 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2006101040017

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Geografi (S1) / PDDIKTI : 87202

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Pendidikan Geografi (S1)., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kurikulum Merdeka adalah pendekatan baru dalam pendidikan di Indonesia yang memberi lebih banyak kebebasan kepada guru dan siswa, Kurikulum ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan, kecerdasan, dan kepribadian peserta didik secara holistik, sehingga mereka siap menghadapi tantangan global dan menjadi warga negara yang berdaya saing. Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila(P5) merupakan kegiatan kokurikuler yang mengintegrasikan pembelajaran lintas mata pelajaran dengan pendekatan berbasis proyek. Dalam kegiatan ini, siswa dilatih untuk melakukan investigasi, memecahkan masalah, mengambil keputusan, dan menghasilkan produkPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema Gaya Hidup Berkelanjutan melalui pemanfaatan limbah sampah terhadap kesadaran lingkungan siswa di SMAN 1 Simpang Ulim. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 80 siswa kelas XI yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kategori sangat tinggi memiliki frekuensi 4% responden,pada kategori tinggi memiliki frekuensi 31% , untuk katagori sedang frekuensi yang dimilikinya sebesar 35% responden,katagori rendah memiliki 21% responden,sedangkan pada katagori sangat rendah frekuensi yang dimilikinya sebesar 9% responden. Dari hasil penelitian gaya hidup berkelanjutan dengan pemanfaatan limbah sampah berada dikategori sedang dengan presentase 35% dari 80 responden,karena kategori ini memiliki presentase tertinggi dibandingkan kategori lainnya. pelaksanaan P5 berdampak positif terhadap peningkatan kesadaran lingkungan siswa, khususnya dalam menerapkan prinsip reduce, reuse, dan recycle dalam kehidupan sehari-hari. Kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga lingkungan meningkat melalui keterlibatan langsung dalam proyek daur ulang limbah menjadi produk yang bernilai guna. Penelitian ini merekomendasikan penguatan implementasi P5 secara berkelanjutan dalam kegiatan belajar mengajar guna membentuk karakter siswa yang peduli terhadap lingkungan.

The Merdeka Curriculum is a new approach in Indonesian education that offers more flexibility for both teachers and students. It aims to holistically develop students’ skills, intelligence, and character so they are well-prepared to face global challenges and become competitive citizens. The Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) is a co-curricular activity that integrates cross-disciplinary learning using a project-based approach. Through these activities, students are trained to investigate, solve problems, make decisions, and produce outcomes. This study aims to determine the effect of the P5 project with the theme Sustainable Lifestyle through the utilization of waste materials on students’ environmental awareness at SMAN 1 Simpang Ulim. The research used a quantitative approach with a survey method. The sample consisted of 80 11th-grade students selected through purposive sampling. Data collection was conducted using a Likert scale questionnaire that had been tested for validity and reliability.The results showed that 4% of respondents were in the very high category, 31% in the high category, 35% in the moderate category, 21% in the low category, and 9% in the very low category. Thus, the implementation of sustainable lifestyle practices through waste utilization falls within the moderate category, with 35%—the highest percentage among all categories. The implementation of P5 had a positive effect on increasing students' environmental awareness, particularly in applying the principles of reduce, reuse, and recycle in daily life. Students’ awareness of the importance of environmental preservation increased through direct involvement in waste recycling projects that produce valuable products. This study recommends the continued implementation of P5 in the learning process to shape students' environmental character and awareness.

Citation



    SERVICES DESK