ANALISIS PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA PEMBELAJARAN IPA DI SMP NEGERI 2 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA PEMBELAJARAN IPA DI SMP NEGERI 2 BANDA ACEH


Pengarang

HUSNUL NISA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Wiwit Artika - 198206102009122006 - Dosen Pembimbing I
Dewi Andayani - 198304212015042003 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1906103010090

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Biologi (S1) / PDDIKTI : 84205

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

375

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pembelajaran berdiferensiasi merupakan strategi utama untuk mengakomodasi
keragaman kebutuhan belajar siswa. Penelitian ini bertujuan mengetahui kategori
desain modul ajar pembelajaran berdiferensiasi, implementasi pelaksanaan
pembelajaran berdiferensiasi, serta peluang dan hambatan yang dihadapi guru
dalam implementasi kurikulum merdeka. Pendekatan yang digunakan adalah
kualitatif dengan metode penelitian survey. Populasi pada penelitian ini yaitu
seluruh guru IPA di SMP Negeri 2 Banda Aceh berjumlah 5 orang. Sampel pada
penelitian ini berjumlah 5 orang, dengan menggunakan teknik total sampling.
Parameter penelitian meliputi kategori desain modul ajar pembelajaran
berdiferesiasi, pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi, serta peluang dan
hambatan yang dihadapi guru. Teknik analisis data menggunakan persentase dari
skoring skala Guttman lalu dianalisis dengan mengukur persentasenya. Ada 3
kesimpulan pada penelitian ini yaitu kategori modul ajar pembelajaran
berdiferensiasi guru IPA berada pada kategori baik, pelaksanaan pembelajaran
berdiferensiasi berada pada kategori sangat baik, dan guru menyatakan bahwa
pembelajaran berdiferensiasi memiliki peluang meningkatkan hasil belajar,
keterlibatan siswa, pemanfaatan teknologi, dan pengembangan kompetensi guru,
hambatan yang dihadapi meliputi kesulitan menyesuaikan kebutuhan siswa,
keterbatasan sumber daya, dan akses teknologi yang belum merata.
Kata kunci: Kurikulum merdeka, Pembelajaran Berdiferensiasi, Modul ajar, Peluang, Hambatan

Differentiated learning is a key strategy for accommodating the diverse learning needs of students. This study aims to identify the categories of differentiated learning module design, the implementation of differentiated learning, as well as the opportunities and obstacles faced by teachers in implementing the independent curriculum. The approach used is qualitative with a survey research method. The population in this study consists of all science teachers at SMP Negeri 2 Banda Aceh, totaling 5 people. The sample in this study consists of 5 people, using total sampling technique. The research parameters include the categories of differentiated learning module designs, the implementation of differentiated learning, and the opportunities and obstacles faced by teachers. Data analysis techniques use percentages from Guttman scale scoring, which are then analyzed by measuring the percentages. There are three conclusions in this study: the category of science teachers' differentiated learning teaching modules is in the good category, the implementation of differentiated learning is in the very good category, and teachers state that differentiated learning has opportunities to improve learning outcomes, student engagement, technology utilization, and teacher competency development. The obstacles faced include difficulties in adjusting to student needs, limited resources, and unequal access to technology. Keywords: Independent Curriculum, Differentiated Learning, Teaching Modules, Opportunities, Obstacles

Citation



    SERVICES DESK