PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI MODEL PJBL DENGAN KONTEKS KONSERVASI LEBAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN NUMERASI DAN PENGETAHUAN SISWA TENTANG LEBAH DALAM MENDUKUNG SDG 15 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI MODEL PJBL DENGAN KONTEKS KONSERVASI LEBAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN NUMERASI DAN PENGETAHUAN SISWA TENTANG LEBAH DALAM MENDUKUNG SDG 15


Pengarang

Sri Intan Lina - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Rahmah Johar - 197011171998032002 - Dosen Pembimbing I
Anwar - 196603221991021001 - Dosen Pembimbing II
Mailizar - 198105252006041002 - Penguji
Dwi Fadhiliani - 199404122022032010 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2406203020016

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Matematika (S2) / PDDIKTI : 84102

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas FKIP.,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kemampuan numerasi merupakan keterampilan penting yang memungkinkan siswa memahami dan menerapkan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari. Namun, kemampuan numerasi siswa masih perlu ditingkatkan, begitu pula pemahaman mereka tentang peran lebah dalam ekosistem. Model Project-Based Learning (PjBL) dengan konteks konservasi lebah dirancang untuk mengintegrasikan pembelajaran matematika dengan kesadaran lingkungan secara kontekstual dan kolaboratif. Pendekatan ini diharapkan berkontribusi pada pencapaian SDG 15 (Life on Land) dengan meningkatkan pemahaman siswa tentang konservasi lebah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis peningkatan kemampuan numerasi siswa yang diajar menggunakan model PjBL dibandingkan dengan pembelajaran konvensional, (2) mengkaji interaksi antara model PjBL dan tingkat kemampuan awal siswa terhadap peningkatan numerasi, serta (3) mengevaluasi peningkatan pengetahuan siswa tentang lebah melalui PjBL. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen. Sampel terdiri dari siswa kelas VIII SMP di Banda Aceh yang dipilih secara acak menggunakan teknik random sampling. Instrumen penelitian meliputi tes numerasi dan angket pengetahuan siswa tentang lebah, dengan analisis data menggunakan uji t, ANOVA, dan N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PjBL lebih baik dalam meningkatkan kemampuan numerasi dibandingkan pembelajaran konvensional. Siswa dengan kemampuan rendah dan sedang mengalami peningkatan lebih signifikan karena pendekatan kontekstual dan kolaboratif dalam PjBL. Selain itu, model ini juga meningkatkan pengetahuan siswa tentang lebah dan perannya dalam keseimbangan ekosistem. Studi ini berkontribusi pada pengembangan pembelajaran matematika yang lebih relevan serta meningkatkan kesadaran siswa terhadap konservasi lingkungan.

Kata kunci: Kemampuan numerasi, pengetahuan tentang lebah, Project-Based Learning, SDGs 15, konteks konservasi lebah.

Numeracy skills are essential for students to understand and apply mathematical concepts in everyday life. However, students' numeracy skills still need improvement, as does their understanding of the role of bees in ecosystems. The Project-Based Learning (PjBL) model with a bee conservation context is designed to integrate mathematics learning with environmental awareness in a contextual and collaborative manner. This approach is expected to contribute to achieving SDG 15 (Life on Land) by enhancing students' understanding of bee conservation. This study aims to: (1) analyze the improvement of students' numeracy skills taught using the PjBL model compared to conventional learning, (2) examine the interaction between the PjBL model and students' initial ability levels in numeracy improvement, and (3) evaluate the increase in students' knowledge about bees through PjBL. This study employs a quantitative approach with a pretest-posttest control group design. The sample consists of eighth-grade students from a junior high school in Banda Aceh, selected randomly using a random sampling technique. The research instruments include numeracy tests and a student knowledge questionnaire about bees, with data analysis conducted using t-tests, ANOVA, and N-gain calculations. The results indicate that the PjBL model is significantly more effective in improving students' numeracy skills than conventional learning. Students with low and moderate abilities showed greater improvement due to the contextual and collaborative nature of PjBL. Additionally, the model enhances students' knowledge of bees and their role in maintaining ecosystem balance. This study contributes to the development of more relevant mathematics learning and raises students' awareness of environmental conservation. Keywords: Numeracy skills, knowledge about bees, Project-Based Learning, SDGs 15, bee conservation context.

Citation



    SERVICES DESK