MANAJEMEN LALU LINTAS SIMPANG BERSINYAL PADA SIMPANG MASJID BAITURRAHMAN DI KOTA LHOKSEUMAWE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

MANAJEMEN LALU LINTAS SIMPANG BERSINYAL PADA SIMPANG MASJID BAITURRAHMAN DI KOTA LHOKSEUMAWE


Pengarang

Teuku Fauzul Hazi - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Sugiarto - 198104102006041003 - Dosen Pembimbing I
Yusria Darma - 197301301999031002 - Dosen Pembimbing II
Fitrika Mita Suryani - 196812211998022001 - Penguji
Renni Angraini - 197109231997022001 - Penguji
Sofyan M. Saleh - - - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2304201010015

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S2) / PDDIKTI : 22101

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Teknik Sipil., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

625.7

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

MANAJEMEN LALU LINTAS SIMPANG BERSINYAL PADA SIMPANG MASJID BAITURRAHMAN DI KOTA LHOKSEUMAWE

Oleh :
Teuku Fauzul Hazi
NIM. 2304201010015

Komisi Pembimbing :
1. Prof. Dr.Eng. Ir. Sugiarto, S.T, M.Eng, IPM.
2. Dr. Ir. Yusria Darma, S.T., M.Eng.Sc.

ABSTRAK

Peningkatan jumlah penduduk di Kota Lhokseumawe menyebabkan kenaikan penggunaan moda transportasi yang berdampak pada kemacetan di persimpangan. Salah satunya, Simpang Masjid Baiturrahman yang kapasitasnya tidak mampu menampung arus lalu lintas tinggi, sehingga kendaraan sering terhenti hingga periode hijau berikutnya. Oleh karena itu dibutuhkan peningkatan terhadap kinerja persimpangan guna memastikan kelancaran lalu lintas dan meningkatkan efisiensi pada persimpangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja dan tingkat pelayanan persimpangan bersinyal pada kondisi eksisting, menerapkan manajemen lalu lintas untuk meningkatkan kinerja simpang, serta mengevaluasi proyeksi kinerja dan tingkat pelayanan simpang dalam lima tahun mendatang. Data primer mencakup geometri simpang, arus lalu lintas, dan waktu isyarat, sementara data sekunder meliputi peta Kota Lhokseumawe, data pertumbuhan kendaraan, dan data pertumbuhan penduduk. Pedoman yang digunakan yaitu (PKJI 2023) dan Peraturan Menteri Perhubungan No. 96 Tahun 2015. Berdasarkan hasil analisis diperoleh Kinerja Simpang Masjid Baiturrahman pada kondisi eksisting menunjukkan derajat kejenuhan sebesar 0,88 dan tundaan 50,23 detik/smp, dengan tingkat pelayanan E, yang melebihi batas ketentuan yang diatur dalam Permenhub No. 96 Tahun 2015. Untuk memperbaiki kondisi ini, dilakukan perbaikan melalui pengaturan waktu isyarat, yang berhasil menurunkan derajat kejenuhan menjadi 0,70, tundaan 27,28 detik/smp, dan meningkatkan tingkat pelayanan menjadi D. Selain itu, pada prediksi lima tahun dengan siklus waktu 106 detik, kondisi eksisting menunjukkan derajat kejenuhan 0,89 dengan tundaan 48,44 detik/smp dan tingkat pelayanan E. Namun, dengan penerapan manajemen simpang berupa pelebaran geometri dan perubahan siklus menjadi 120 detik, derajat kejenuhan dapat diturunkan menjadi 0,83, tundaan 34,64 detik/smp, dan tingkat pelayanan meningkat menjadi D.

Kata Kunci : Simpang Bersinyal, Kinerja Simpang, Manajemen Simpang, PKJI 2023

TRAFFIC MANAGEMENT AT SIGNALIZED INTERSECTION AT BAITURRAHMAN MOSQUE INTERSECTION IN LHOKSEUMAWE CITY by : Teuku Fauzul Hazi Student Reg. No. 2304201010015 Supervisory Comission: 1. Prof. Dr.Eng. Ir. Sugiarto, S.T, M.Eng, IPM. 2. Dr. Ir. Yusria Darma, S.T., M.Eng.Sc. ABSTRACT The increase in population in Lhokseumawe City leads to an increase in the use of transportation modes that have an impact on congestion at intersections. One of them is the Baiturrahman Mosque Intersection whose capacity is unable to accommodate high traffic flow, so vehicles are often stalled until the next green period. Therefore, it is necessary to improve the performance of the intersection to ensure smooth traffic flow and increase efficiency at the intersection. This study aims to analyze the performance and level of service of signalized intersections under existing conditions, implement traffic management to improve intersection performance, and evaluate projections of intersection performance and level of service in the next five years. Primary data included intersection geometry, traffic flow, and signal timing, while secondary data included maps of Lhokseumawe City, vehicle growth data, and population growth data. The guidelines used are (PKJI 2023) and Minister of Transportation Regulation No. 96 of 2015. Based on the results of the analysis, the performance of the Baiturrahman Mosque Intersection in the existing condition shows a degree of saturation of 0.88 and a delay of 50.23 seconds /mp, with a level of service E, which exceeds the limit of provisions stipulated in Permenhub No. 96 of 2015. To improve this condition, improvements were made through signal timing, which succeeded in reducing the degree of saturation to 0.70, a delay of 27.28 seconds /mp, and improving the level of service to D. In addition, in the five-year prediction with a cycle time of 106 seconds, the existing conditions showed a degree of saturation of 0.89 with a delay of 48.44 seconds/smp and a level of service of E. However, with the implementation of intersection management in the form of widening the geometry and changing the cycle to 120 seconds, the degree of saturation could be reduced to 0.83, a delay of 34.64 seconds/smp, and the level of service increased to D. Keywords : Signalized Intersection, Intersection Performance, Intersection Management, PKJI 2023

Citation



    SERVICES DESK