Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA BENTENG INDRAPATRA ACEH BESAR
Pengarang
Cut Aidila Maqfirah - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Anwar - 196603221991021001 - Dosen Pembimbing I
Elizar - 198511192019032011 - Dosen Pembimbing II
Tuti Zubaidah - 196805271994032001 - Dosen Pembimbing III
Rahmah Johar - 197011171998032002 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
2006103020026
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Matematika (S1) / PDDIKTI : 84202
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas FKIP., 2024
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Benteng Indrapatra merupakan salah satu situs Cagar Budaya yang terletak di Kabupaten Aceh Besar dan dapat dijadikan sebagai suatu kajian etnomatematika. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menemukan bangun-bangun geometri apa saja yang dapat digunakan dalam pembelajaran matematika; dan 2) mengetahui makna filosofi dari bangunan benteng tersebut berdasarkan bangun geometrinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi lapangan untuk mengamati dan menemukan bangun-bangun geometri yang ada pada Benteng Indrapatra, wawancara terhadap tiga partisipan guna memperoleh informasi terkait makna filosofi, dan dokumentasi berupa gambar untuk mendukung temuan. Data tersebut dianalisis dengan menggunakan tiga tahapan: 1) reduksi data; 2) penyajian data; 3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ditemukan bahwa: 1) Ada tujuh bangun geometri yang dapat digunakan dalam pembelajaran matematika, yaitu persegi, persegi panjang, trapesium, segitiga siku-siku, tabung, bola, dan lingkaran; 2) dan empat makna filosofi dari bangunan Benteng Indrapatra berdasarkan bangun geometrinya, yaitu (1) ketebalan dinding benteng yang disebabkan oleh fungsi dari tiap-tiap bangunan benteng; (2) bangunan yang berbentuk seperti tabung dan setengah bola di dalam Benteng Indrapatra I yaitu mampu memberikan sirkulasi udara yang baik didalamnya; (3) struktur bangunan setengah tabung didalam Benteng Indrapatra II mampu menampung banyak tentara saat mengintai dan menahan meriam jika ditembakkan oleh musuh; (4) arah benteng tidak berkaitan dengan sejarah pembuatan dan kegiatan rohaniah, serta jarak benteng yang saling berjauhan karena di bangun pada periode yang berbeda. Hasil dari penelitian ini dapat dijadikan sebagai sumber belajar matematika yang bersifat kontekstual dan dapat dikembangkan pada materi matematika lain serta penelitian selanjutnya.
Kata Kunci: Benteng Indrapatra, Etnomatematika, Filosofi, Geometri
Indrapatra Fort is one of the Cultural Heritage sites located in Aceh Besar and can be used as an ethnomathematics study. This research aims to: 1) find out what geometric shapes can be used in learning mathematics; and 2) find out the philosophical meaning of the fort building based on its geometric shapes. This research uses a qualitative approach with a descriptive research type. Data collection was conducted by field observation to observe and find geometric shapes in Indrapatra Fort, interviews with three participants to obtain information related to philosophical meaning, and documentation in the form of pictures to support the findings. The data was analyzed using three stages: 1) data reduction; 2) data presentation; 3) conclusion drawing. The results of the study found that: 1) There are seven geometric shapes that can be used in math learning, namely square, rectangle, trapezoid, right triangle, cylinder, sphere, and circle; 2) and four philosophical meanings of the Indrapatra Fort building based on its geometric shapes, namely (1) the thickness of the fort wall caused by the function of each fort building; (2) buildings that are shaped like cylinder and hemisphere inside Fort Indrapatra I are able to provide good air circulation inside; (3) the half-cylinder building structure inside Fort Indrapatra II is able to accommodate many soldiers when scouting and holding cannons if fired by the enemy; (4) the direction of the fort is not related to the history of making and spiritual activities, as well as the distance of the fort that is far apart from each other because it was built in different periods. The results of this study can be used as a contextual math learning resource and can be developed in other math materials and further research. Keywords : Ethnomathematics, Geometry, Indrapatra Fort, Philosophy.
INTERPRETASI ANOMALI MEDAN MAGNETIK TOTAL PADA BAGIAN SELATAN KOMPLEK BENTENG INDRAPATRA (FEBRY NABELLA, 2022)
KEMAMPUAN SISWA MERANCANG MINIATUR BENTENG INDRAPATRA BERBANTUAN AUGMENTED REALITYRNDI SMP NEGERI 18 BANDA ACEH (AFIFAH RAHMAH, 2024)
PENINGKATAN KEMAMPUAN SPASIAL SISWA MELALUI PEMBELAJARAN DENGAN KONTEKS BENTENG INDRAPATRA BERBANTUAN AUGMENTED REALITY (Salsabila Nasiha, 2024)
IDENTIFIKASI MATERIAL PEREKAT PADA TIGA BENTENG PURBA DI KAWASAN ACEH BESAR (Nurul Fitri, 2016)
INTERPRETASI ANOMALI MEDAN MAGNETIK TOTAL PADA BAGIAN UTARA KOMPLEK BENTENG INDRAPATRA (MAYSARA, 2022)