Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN LITERASI BACA TULIS SISWA KELAS IV SD NEGERI 23 BANDA ACEH
Pengarang
DAMA DARNI GAJA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Israwati - 195908261987032002 - Dosen Pembimbing I
Hasniyati - 198801042022032007 - Dosen Pembimbing II
Sulaiman - 195904131988031001 - Penguji
Rizki Kurniawati - 199106052021022101 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
2006104040047
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1) / PDDIKTI : 86206
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas FKIP., 2024
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Dalam proses pengajaran, guru memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan literasi baca tulis siswa. Guru kelas IV SDN 23 Banda Aceh sudah mendisiplinkan kegiatan membaca sebelum pembelajaran dimulai. Akan tetapi kebanyakan siswa tidak membudidayakan kegiatan membaca yang sudah diterapkan oleh guru. Di sisi lain kemampuan membaca dan menulis siswa kelas IV SDN 23 Banda Aceh juga tergolong rendah ini dapat dilihat dari adanya 4 orang siswa yang belum tahu membaca dan 6 orang siswa yang masih terbata-bata saat membaca. Permasalahan dalam penelitian ini adalah “Bagaimana Peran Guru Dalam Mengembangkan Kemampuan Literasi Baca Tulis Siswa Kelas IV SD Negeri 23 Banda Aceh?”. Bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana peran guru dalam mengembangkan kemampuan literasi baca tulis siswa kelas IV SD Negeri 23 Banda Aceh. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan peran guru dalam mengembangkan kemampuan literasi baca tulis siswa kelas IV SDN 23 Banda Aceh, sudah sangat memenuhi perannya sebagai guru dalam mengembangkan literasi baca tulis di kelas, guru kelas IV menerapkan budaya literasi di depan kelas sebelum memasuki ruangan, menerapkan budaya membaca 15 menit sebelum memulai pembelajaran, menggunakan infokus untuk memaparkan materi agar peserta didik tidak jenuh, dan seluruh siswa rutin mengikuti kegiatan literasi dilapangan setiap hari sabtu. Adapun kendala dalam mengembangkan kemampuan literasi siswa yaitu kurangnya dukungan dan respon dari keluarga atau orang tua siswa yang mengakibatkan siswa hanya belajar di sekolah saja, bahan bacaan seperti buku yang tidak berfariasi sehingga kurangnya minat membaca siswa.
In the teaching process, teachers have an important role in developing students' reading and writing literacy skills. The fourth grade teacher at SDN 23 Banda Aceh has disciplined reading activities before learning begins. However, most students do not cultivate the reading activities that have been implemented by the teacher. On the other hand, the reading and writing ability of class IV students at SDN 23 Banda Aceh is also relatively low, this can be seen from the presence of 4 students who do not know how to read and 6 students who still stutter when reading. The problem in this research is "What is the Role of Teachers in Developing the Reading and Writing Literacy Skills of Class IV Students at SD Negeri 23 Banda Aceh?". Aims to describe the teacher's role in developing the reading and writing literacy skills of class IV students at SD Negeri 23 Banda Aceh. The approach used in this research is a qualitative approach with descriptive research type. Data collection techniques in this research were observation and interviews. The results of the research show that the role of the teacher in developing the reading and writing literacy skills of class IV students at SDN 23 Banda Aceh, has really fulfilled its role as a teacher in developing reading and writing literacy in the classroom, the class IV teacher applies a culture of literacy in front of the class before entering the room, applies a culture of reading 15 minutes before starting learning, use infocus to explain the material so that students don't get bored, and all students regularly take part in literacy activities in the field every Saturday. The obstacles in developing students' literacy skills are the lack of support and response from the students' families or parents which results in students only studying at school, reading materials such as books that do not vary, resulting in students' lack of interest in reading.
IMPLEMENTASI GERAKAN LITERASI SEKOLAH DALAM MENUMBUHKAN MINAT BACA SISWA KELAS IV SD NEGERI 36 BANDA ACEH (MAHDIYAH LUTHFI, 2024)
HUBUNGAN MINAT BACA TERHADAP KEMAMPUAN
MEMBACA PADA SISWA KELAS V
SD NEGERI 2 BANDA ACEH (julianda saputra, 2013)
UPAYA GURU MENGEMBANGKAN LITERASI DALAM PEMBELAJARAN DI KELAS AWAL SD NEGERI 12 BANDA ACEH (Ayunda Kamara, 2018)
PEMANFAATAN POJOK BACA DALAM MENINGKATKAN LITERASI SISWA DI KELAS VI PADA SD NEGERI 1 MATA IE. (Zalfa Ridhatul Aisy, 2024)
KEMAMPUAN SISWA KELAS IV SD NEGERI 18 BANDA ACEH MENGGUNAKAN TANDA BACA DALAM KARANGAN (NURLAILI, 2013)