MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN UNTUK MENDUKUNG PEMBELAJARAN MODEL SENTRA PADA GURU TK IT BAITUSSHALIHIN BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN UNTUK MENDUKUNG PEMBELAJARAN MODEL SENTRA PADA GURU TK IT BAITUSSHALIHIN BANDA ACEH


Pengarang

Novita Husnidar - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Murniati AR - 196005071986022001 - Dosen Pembimbing I
Niswanto - 196203151987031003 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2009200050009

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Administrasi Pendidikan., 2023

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.6

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN UNTUK MENDUKUNG PEMBELAJARAN MODEL SENTRA PADA
GURU TK IT BAITUSSHALIHIN BANDA ACEH

Oleh : Novita Husnidar
NPM: 2009200050009

Komisi Pembimbing:
1. Prof. Dr. Murniati AR, M. Pd.
2. Dr. Niswanto, M. Pd.

ABSTRAK

Manajemen sarana dan prasarana pendidikan yang baik dapat menciptakan proses pembelajaran efektif, khususnya pembelajaran model sentra di PAUD. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan tentang manajemen sarana dan prasarana pendidikan untuk mendukung pembelajaran model sentra pada guru TK IT Baitusshalihin Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi: observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah Kepala Sekolah, Dewan Guru, dan Staf Sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Proses perencanaan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan meliputi pelaksanaan rapat kerja (Raker) yang diikuti oleh kepala sekolah, para guru dan staf yang disusun berdasarkan visi dan misi sekolah dan dilaksanakan sebelum proses pembelajaran dimulai. (2) Pengadaan sarana dan prasarana pendidikan, dilakukan dengan memanfaatkan lingkungan sekitar dan membeli barang yang telah tersusun dalam RKAS dengan menggunakan dana mandiri dan BOP. (3) Pemeliharaan dilakukan dengan memberikan wewenang kepada masing-masing guru sentra sebagai penanggung jawab yang bertugas membuat buku inventaris. (4) Pengawasan dilaksanakan oleh kepala sekolah dengan melakukan supervisi. (5) Kendala yang dihadapi dalam manajemen sarana dan prasarana pendidikan adalah kurangnya pemeliharaan, yang disebabkan oleh kerusakan media pembelajaran di ruang sentra yang digunakan oleh santri di sore hari.
Kata Kunci: Manajemen sarana dan prasarana pendidikan dan pembelajaran model sentra

MANAGEMENT OF EDUCATIONAL FACILITIES AND INFRASTRUCTURE TO SUPPORT CENTER MODEL LEARNING AMONG TEACHERS OF BAITUSSHALIHIN INTEGRATED ISLAMIC KINDERGARTEN IN BANDA ACEH ABSTRACT (Novita Husnidar) Proper management of educational facilities and infrastructure can create an effective learning process, mainly center model learning in early childhood education. The study aimed to describe the management of educational facilities and infrastructure to support center model learning among Baitusshalihin Integrated Islamic Kindergarten teachers in Banda Aceh. This research used a descriptive method with a qualitative approach. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation studies. The research subjects were the Principal, Teacher Board, and School Staff. The results showed that: (1) planning educational facilities and infrastructure needs included implementing work meetings (Raker) attended by the principal, teachers, and staff. The planning was prepared based on the vision and mission of the school and carried out before the learning process began. (2) Procurement of educational facilities and infrastructure was carried out by utilizing the surrounding environment and buying goods that have been arranged in the School Activity Plan and Budget (RKAS) by using independent funds and Implementation Operational Assistance (BOP). (3) Maintenance was carried out by giving authority to each center teacher to make an inventory book. (4) The principal carried out supervision by conducting supervision. (5) The obstacle faced in managing educational facilities and infrastructure was the need for more maintenance, which was caused by damage to learning media in the center room used by students in one afternoon. Keywords: Management of educational facilities and infrastructure, center model Learning.

Citation



    SERVICES DESK