STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI MEULABOH NO.75/PID.SUS/2019/PN MBO TENTANG KELALAIAN TENAGA KESEHATAN YANG MENYEBABKAN KEMATIAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI MEULABOH NO.75/PID.SUS/2019/PN MBO TENTANG KELALAIAN TENAGA KESEHATAN YANG MENYEBABKAN KEMATIAN


Pengarang

SITI RIZCA VITRIA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Ainal Hadi - 196810241993031001 - Dosen Pembimbing I
Nursiti - 197210152003122003 - Penguji
Andri Kurniawan - 198105022006041002 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1703101010117

Fakultas & Prodi

Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Hukum., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Siti Rizca Vitria,
2023



STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI
MEULABOH No.75/Pid.Sus/2019/PN Mbo TENTANG
KELALAIAN TENAGA KESEHATAN YANG
MENYEBABKAN KEMATIAN
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
(vi, 50) pp, bibl


Ainal Hadi, S.H., M.Hum.
Pasal 84 ayat 1 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 Tentang Tenaga
Kesehatan menjelaskan bahwa setiap tenaga kesehatan yang melakukan kelalaian
berat yang menyebabkan penerima pelayanan kesehatan luka berat dipidana dengan
pidana penjara paling lama 3 tahun. Dan di ayat (2) dijelaskan jika kelalaian berat
tersebut menyebabkan kematian maka setiap tenaga kesehatan dipidana dengan
pidana penjara paling lama 5 tahun.
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan terkait penjatuhan pidana
bersyarat terhadap kedua terdakwa serta menjelaskan pertanggungjawaban pidana
terhadap pihak rumah sakit dan dokter dalam putusan No. 75/Pid.Sus/2019/PN
Mbo.
Penelitian ini bersifat studi kasus berupa penelitian hukum normative, data
yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan dan
serangkaian penelaahan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan
objek penelitian. Sedangkan alat penelitian yang digunakan adalah studi dokumen
berupa putusan Pengadilan Negeri Meulaboh No.75/Pid.Sus/2019/Pn Mbo.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa putusan akhir yang diberikan oleh
Hakim kepada kedua terdakwa selama 2 (dua) tahun 6 (enam) bulan tanpa adanya
pemberlakuan pidana bersyarat, sementara itu salah satu dari kedua terdakwa yang
menangani pasien secara langsung tidak memiliki Surat Tanda Registrasi Perawat
yang mana seharusnya pihak rumah sakit juga ikut bertanggungjawab atas hal ini.
Kemudian ada fakta-fakta yang tidak menjadi pertimbangan hakim yaitu unsur
tidak sengaja serta kedua terdakwa yang sama sekali tidak memiliki niat untuk
membunuh melainkan untuk mengobati. Selain itu pelanggaran SOP yang
dilakukan juga oleh dokter yang melakukan operasi. Hal ini dianggap belum
memenuhi filosofi pertanggungjawaban pidana dan belum memenuhi asas keadilan
serta kemanfaatan.
Diharapkan bagi para majelis hakim lebih memperhatikan fakta-fakta dalam
persidangan dan proses penjatuhan harus mengikuti dengan filosofi
pertanggungjawaban pidana dikarenakan fakta-fakta yang penting akan sangat
berdampak bagi hukuman yang paling tepat untuk terdakwa nantinya.

Citation



    SERVICES DESK