Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
IMPLEMENTASI KEPARIWISATAAN DI BIDANG RNWISATA HALAL DI ACEH SELATAN
Pengarang
Rusdianda - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Zahratul Idami - 197012081997022001 - Dosen Pembimbing I
Enzus Tinianus - 197407212000031001 - Penguji
Eddy Purnama - 196205261989031002 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
1603101010191
Fakultas & Prodi
Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Hukum (S1)., 2022
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
RUSDIANDA, IMPLEMENTASI KEPARIWISATAAN DI BIDANG WISATA HALAL DI ACEH SELATAN
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
(viii, 60), pp., bibl., app.
Dr. Zahratul Idami, S.H., M.Hum. Dalam Undang-Undang No. 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan Bab I Pasal 1 butir 3 dicantumkan bahwa pariwisata adalah berbagai macam kegiatan wisata yang didukung berbagai fasilitas serta layanan yang disediakan oleh masyarakat, pengusaha, pemerintah dan pemerintah daerah. Aceh Selatan Sebagai salah satu daerah yang memiliki banyak potensi yang dapat di kembangkan untuk kemajuan dan pertumbuhan ekonomi daerah. Maka perlu dilih bagaimana implementasi penyelenggaraan pariwisata di Aceh Selatan khususnya di bidang wisata halal.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimana implementasi kepariwisataan di bidang Wisata halal di Aceh Selatan, dan menjelaskan hambatan dalam penyelenggraan kepariwisataan di bidang wisata halal di Aceh Selatan.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode yuridis empiris dan jenis penilitian kualitatif. Analisis permasalahan dilakukan dengan mengolah data kepustakaan dan data lapangan dengan mewawancarai responden dan informan.
Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi penyelenggaraan kepariwisataan di bidang wisata halal di Kabupaten Aceh Selatan belum bisa dilaksanakan secara maksimal dikarenakan belum ada regulasi yang mengatur mengenai penyelenggaraan wisata halal, dalam pemberdayaan masyarakat, kurang memberikan hasil yang signifikan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, hal ini dikarenakan tidak adanya pemerataan keterlibatan masyarakat sekitar dalam penyelenggaraan bidang kepariwisataan, kemudian fasilitas-fasilitas umum yang masih kurang tersedia pada objek-objek wisata yang membuat para wisatawan kurang merasakan kenyamanan. Hambatan yang di hadapi oleh pemerintah daerah antara lain adalah ketersediaan anggaran yang masih minim sehingga semua perencanaan banyak tidak terlaksana, sumber daya manusia yang dimiliki masih kurang ketersediaannya, kemudian pemahaman masyarakat dan pihak penyelenggaraan masih kurang terhadap wisata halal, sehingga implementasi kepariwisataan di bidang wisata halal masih kurang efektif dan tidak sesuai harapan.
Disarankan kepada Pemerintah Daerah Aceh Selatan untuk segera menerbitkan regulasi tentang penyelenggaraan wisata halal di Aceh Selatan, lebih sering melakukan kegiatan yang bersifat pemberdayaan masyarakat wisata, meningkat fasilitas penunjang pariwisata, meningkatkan anggaran, meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan lebih sering melaksanakan sosialisasi agar pemahaman megenai wisata halal di Kabupaten Aceh Selatan meningkat.
IMPLEMENTASI PENGELOLAAN HOMESTAY DALAM PERSPEKTIF WISATA HALAL DI KABUPATEN ACEH TENGAH (Mutasar, 2024)
MENELAAH KESIAPAN PEMERINTAH DALAM MENJADIKAN KOTA BANDA ACEH SEBAGAI DESTINASI WISATA HALAL (FURQA NURRAHMAN, 2023)
DAMPAK PARIWISATA HALAL TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA WISATA NUSA SELAMA PANDEMI COVID-19 (FIRJA JULIANSYAH, 2021)
PENGARUH RELIGIOUS BELIEF DAN HALAL CERTIFICATION TERHADAP MINAT BELI KUTEK HALAL PADA WANITA MUSLIM GEN-Z DI BANDA ACEH DENGAN HALAL AWARENESS SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (firda ariska, 2023)
IMPLEMENTASI PARIWISATA HALAL TERHADAP CADANGAN DEVISA DI INDONESIA (RAHMATUN LAYALI, 2020)