REKONSTRUKSI PENGATURAN PROSEDURAL PENGAWASAN WARGA ROHINGYA DALAM UPAYA MEME…
REKONSTRUKSI PENGATURAN PROSEDURAL PENGAWASAN WARGA ROHINGYA DALAM UPAYA MEMELIHARA KEDAULATAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA BERDIMENSI PERLINDUNGAN HAK ASASI MANUSIA
Fahrul Yuza , Eddy Purnama , Ilyas Ismail , M. Gaussyah
ABSTRAK
Ketentuan Pasal 13 ayat (3) Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2016 tentang Penanganan Pengungsi memberikan ruang pengakuan sebagai pengungsi tanpa disertai indikator dan kriteria yang jelas, objektif, dan terukur. Akibatnya, penentuan status pengungs…
KAJIAN YURIDIS TERHADAP PENGGUNAAN HAK INTERPELASI OLEH DEWAN PERWAKILAN RAKY…
Pelaksanaan hak interpelasi merupakan salah satu instrumen konstitusional yang dimiliki Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah. Hak tersebut digunakan untuk meminta keterangan kepada Pemerintah Aceh mengenai kebijakan yang dianggap penting, strategis, dan berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat. Salah satu kebijakan yang menimbulkan dinamika ketatanegaraan di Aceh adalah kebijakan refocusing Anggaran Pendapatan…
KEABSAHAN AKTA JUAL BELI BERDASARKANRNSURAT KETERANGAN TANAH TERHADAP TANAHYA…
KEABSAHAN AKTA JUAL BELI BERDASARKAN SURAT
KETERANGAN TANAH TERHADAP TANAH YANG TELAH
BERSERTIPIKAT DI KABUPATEN PIDIE JAYA
Fauzan*
Eddy Purnama**
Ilyas Ismail**
ABSTRAK
Akta Jual Beli (AJB) merupakan dasar pendaftaran tanah. Dalam praktik di
Kabupaten Pidie Jaya masih ditemukan pembuatan AJB oleh Pejabat Pembuat Akta
Tanah (PPAT) berdasarkan Surat Keterangan Tanah (SKT) atas objek yang ternyata
telah bersertipikat. Penggunaan SKT dalam keadaan tersebut tidak sesuai dengan
norma…
PELAKSANAAN REKRUTMEN KEANGGOTAAN KOMISI INDEPENDEN PEMILIHAN ACEH OLEH TIM S…
Pemilihan umum di Aceh memiliki kekhususan berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh, salah satunya dalam mekanisme rekrutmen keanggotaan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh. Rekrutmen tersebut dilakukan oleh Tim Independen (tim seleksi) yang dibentuk oleh DPRA sebagaimana diatur dalam Pasal 10 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2018 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum dan Pemilihan di Aceh. Namun, pelaksanaan rekrutmen anggota KIP Aceh periode 2023–2028 masih menimb…
ANALISIS TERHADAP PEMBENTUKAN SUBHOLDING PADA BADAN USAHA MILIK NEGARA
ANALISIS TERHADAP PEMBENTUKAN SUBHOLDING PADA BADAN
USAHA MILIK NEGARA
Namira Meilina
Teuku Ahmad Yani
M. Jafar
ABSTRAK
Restrukturisasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui pembentukan
subholding harus tetap menjamin pelaksanaan mandat negara, kemandirian badan
hukum perseroan, dan penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG).
Namun, pengaturan dalam Undang-Undang BUMN yang menempatkan Anak
Usaha sebagai badan hukum mandiri setelah penyertaan modal BUMN masih
meni…
KONSTRUKSI NORMATIF SISTEM MULTIPARTAI INDONESIA MERUSAK KESEIMBANGAN BERDEMO…
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya ketidaksesuaian antara konstruksi
normatif sistem multipartai di Indonesia dengan praktik demokrasi yang seimbang
dalam perspektif demokrasi Pancasila. Meskipun sistem multipartai memiliki
legitimasi konstitusional sebagai perwujudan kedaulatan rakyat yang termaktub
dalam Pasal 1 ayat (2) UUD NRI 1945 dan kebebasan berserikat yang dijamin
dalam Pasal 28E ayat (3) UUD NRI 1945, dalam praktiknya justru menimbulkan
fragmentasi politik, koal…
SINKRONISASI PERENCANAAN PENGELOLAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA ACEH DEN…
Pasal 170 ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD) menetapkan kewajiban sinkronisasi perencanaan dan kebijakan fiskal sebagai fondasi keterpaduan pembangunan nasional. Implementasi ketentuan tersebut dalam perencanaan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) menunjukkan ketidaksesuaian antara dokumen perencanaan Pemerintah Aceh dan arah kebijakan fiskal pemerintah pusat, sehingga sinkronisasi p…