PENGARUH WAKTU PEMBAKARAN TERHADAP JUMLAH BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS PADA BAKSO BAKAR YANG DIJUAL DI DARUSSALAM, KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH WAKTU PEMBAKARAN TERHADAP JUMLAH BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS PADA BAKSO BAKAR YANG DIJUAL DI DARUSSALAM, KOTA BANDA ACEH


Pengarang

FATHONAH KHOIRUNNISA DLM - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Andi Novita - 197311162006041002 - Dosen Pembimbing I
Darniati - 198310262008122002 - Dosen Pembimbing II
Rastina - 198306062008122002 - Penguji
Zainuddin - 196312311991021002 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1802101010113

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Hewan., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Bakso bakar merupakan salah satu makanan jajanan yang paling diminati oleh masyarakat. Bakso bakar yang diproses menggunakan suhu dan dipanaskan secara tidak sempurna dapat menjadi penyebab tingginya kontaminasi bakteri patogen seperti Staphylococcus aureus pada produk jajanan tersebut. Penelitian ini dilakukan menganalisa pengaruh waktu pemanasan pada proses pembakaran terhadap tingkat kontaminasi Staphylococcus aureus pada bakso bakar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang dilakukan berdasarkan standar SNI 2897: 2008. Sampel bakso yang diperoleh dari 3 penjual bakso bakar dibagi ke dalam perlakuan yaitu pembakaran pada suhu berkisar 56˚C-59˚C selama 1 menit, 3 menit, dan 5 menit, dengan 3 kali pengulangan. Penentuan jumlah mikroba dilakukan menggunakan metode Total Plate Count (TPC). Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis varians Anova pola dua arah yang dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama pembakaran mempengaruhi jumlah cemaran Staphylococcus aureus pada bakso bakar. Pembakaran terbaik ditunjukkan pada waktu 5 menit, dengan jumlah mikroba 3,6 × 101 CUF/g. Hasil analisis sidik ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa ada perbedaan yang nyata (P

Grilled meatballs are one of the most popular snacks by the community. Grilled meatballs that are processed using temperature and heated imperfectly can be the cause of high bacterial contamination in these snacks. Staphylococcus aureus is a bacterium that is quite resistant to heating. For that, it is necessary to do heating with a combustion process with a certain burning time. This study aims to analyze the number of Staphylococcus aureus microbes in grilled meatballs that were given combustion treatment. This research method used experimental which consisted of 3 treatments. The treatment was done by burning grilled meatballs for 1 minute, 3 minutes, and 5 minutes. Determination of the number of microbes in this study using the Total Plate Count (TPC) method. The research data were analyzed using a two-way ANOVA analysis of variance followed by Duncan's test. In th e ANOVA test, the two-way pattern showed significantly different results (P

Citation



    SERVICES DESK