Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

FORMULASI DAN EVALUASI HAND CREAM BERBASIS LEMAK DAN PASTA KAKAO DENGAN PENAM…

Yana Ikhwana

Penelitian ini bertujuan memformulasi hand cream berbasis lemak dan pasta kakao dengan minyak atsiri kenanga dan lilac yang aman dari kontaminasi mikroba, serta mengevaluasi karakteristik mikrobiologis dan aktivitas antioksidan lemak dan pasta kakao setelah pemanasan pada 25°C, 80°C, 90°C, dan 121°C, serta karakteristik fisikokimia dan sensori hand cream. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua tahap. Tahap pertama: pemanasan lemak dan pasta kakao dengan faktor suhu (25°…

FORMULASI NUGGET ANALOG BERBASIS TEMPE DAN TEPUNG MOCAF DENGAN PENAMBAHAN BAY…

MAHARANI PUTRI

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan perbandingan tempe dan tepung mocaf serta konsentrasi bayam merah untuk menghasilkan nugget analog yang memiliki karakteristik kimia, fisik dan sensori yang baik. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial 3x3 dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah perbandingan tempe dan tepung mocaf (2:1, 3:1, 4:1), dan faktor kedua adalah konsentrasi bayam merah (10%, 15%, 20% per 300 gram adonan). Analisis yang dilakukan meliputi kimia (kada…

ANALISIS KEHILANGAN MINYAK RESIDU KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN METODE CONTROL CHA…

RAZALI IRFANSYAH

Kehilangan minyak merupakan sesuatu hal yang wajar terjadi dalam setiap proses produksi pengolahan minyak kelapa sawit. Proses pengolahan minyak kelapa sawit meliputi penimbangan, sortasi, perebusan, perontokan, pencacahan, pengepresan dan klarifkasi. Penelitian ini bertujuan Mengidentifikasi potensi dan faktor penyebab kehilangan minyak berdasarkan titik kritis dengan menggunakan FMEA dan memberikan usulan perbaikan yang dapat dilakukan Pabrik Kelapa Sawit Tanjung Seumantoh. Data yang dipero…

EKSPLORASI AKTIVITAS ANTIBAKTERI MINYAK ATSIRI BERDASARKAN SENYAWA TERPEN/TER…

Syarifah

Minyak atsiri yang mengandung komponen kimia kompleks memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis yang sering menginfeksi kulit manusia. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan skrining aktivitas antibakteri dari 12 minyak atsiri terhadap kedua bakteri tersebut dan menentukan konsentrasi hambat minimum dari 4 minyak atsiri yang kuat untuk diaplikasikan dalam pembuatan hand body lotion. Rancangan yang digunakan dalam penelitia…

EVALUASI NILAI SUN PROTECTION FACTOR (SPF) MINYAK ATSIRI BERDASARKAN KANDUNGA…

Nadya Humaira

Minyak atsiri mengandung senyawa terpenoid yang memiliki kemampuan sebagai antioksidan, sehingga dapat digunakan sebagai bahan tambahan dalam formulasi krim tabir surya. Penambahan minyak atsiri sebagai bahan aktif krim tabir surya mampu menangkal sinar UV dengan cara menyerap, menghamburkan, atau memantulkannya. Tujuan penelitian ini adalah Menentukan nilai SPF beberapa minyak atsiri yang diekstrak dari bagian bunga tanaman berdasarkan kandungan terpenoid, dan mempelajari proses pembuatan kr…

EKSPLORASI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN MINYAK ATSIRI BERDASARKAN KANDUNGAN SENYAWA …

Helmi Della Eka Putri

Minyak atsiri merupakan hasil sisa metabolism tanaman yang dapat bersumber dari bagian bunga, batang, daun, akar, buah, umbi, biji, dan bagian lainnya. Minyak atsiri mengandung senyawa terpen dan terpenoid yang berpotensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan skrining aktivitas antioksidan dari delapan minyak atsiri yang bersumber dari bagian bunga tanaman atsiri serta untuk membuat hand and body lotion dengan penambahan minyak atsiri. Penelitian terdiri dari dua tahap…

STUDI PEMBUATAN SERBUK INSTAN BUAH JAMBLANG DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK BUNGA T…

SYARIFAH PUTRI ZAHRA

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh perlakuan blanching dan tanpa blanching serta penambahan ekstrak bunga telang dengan berbagai konsentrasi terhadap karakteristik fisikokimia dan organoleptik serbuk instan buah jamblang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan 2 (dua) faktor. Faktor pertama adalah jenis perlakuan (P) yang terdiri dari 2 (dua) taraf yaitu P1 (blanching) dan P2 (tanpa blanching). Faktor kedua adalah konsentrasi ekstrak bunga …

OPTIMASI PEMANFAATAN BIJI NYAMPLUNG (CALOPHYLLUM INOPHYLLUM L.) SEBAGAI SUMBE…

Liya Fitriyana

Nyamplung merupakan tanaman yang mudah tumbuh di daerah pesisir pantai dan memiliki nama yang berbeda untuk setiap daerah. Tanaman nyamplung memiliki nama ilmiah Calophylum inophyllum L. yang merupakan bagian dari Famili Guttiferae yang dapat dibudidaya secara vegetatif (stek) dan generatif (biji). Nyamplung dapat berbuah sepanjang tahun setelah berumur 5-20 tahun, dengan puncak panen pada bulan Mei hingga Juni yang dapat mencapai 20 ton/ha/tahun, bahkan diperhitungkan 250 kg/pohon/tahun. Pen…

KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN SENSORI MANISAN SEMI BASAH KULIT KOPI ARABIKA (…

Nabila Nur Rizki

Manisan semi basah kulit kopi ini diolah dari kulit buah kopi segar yang berwarna merah dan basah dengan perlakuan perendaman kulit kopi didalam larutan gula dan dilanjutkan dengan proses pengeringan. Permasalahan pada pembuatan manisan kulit kopi adalah kulit kopi cepat mengalami proses browning sehingga warna manisan semi basah yang dihasilkan kurang menarik. Oleh karena itu, perlu adanya proses pendahuluan untuk mengurangi terjadinya proses browning tersebut seperti blansir dan perendaman …


    SERVICES DESK