Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala



KAJIAN PEMBUATAN KERIPIK SIMULASI LABU TANAH (CUCURBITA MOSCHATA) DENGAN …

Mohammad Ridha

Masyarakat Indonesia telah lama mengenal keripik sebagai makanan ringan, jenis makanan ini pada umumnya dikosumsi sebagai makanan yang mampu membangkitkan selera atau sekedar dikonsumsi sebagai makanan ringan. Keripik adalah makanan ringan (snack food) yang tergolong jenis makanan crackers. yaitu makanan yang bersifat kering dan renyah (crispy). Salah satu jenis keripik yang sudah mulai masuk ke pasaran adalah keripik simulasi, yaitu keripik yang pada pembuatann…

UJI KINERJA ALAT PENGERING TIPE BAK DENGAN SUMBER PANAS DARI HEATER UNTUK PEN…

Yunny Mustika Sucy

Pengeringan merupakan salah satu proses pengurangan kandungan air sampai batas tertentu, dengan prinsipnya menghilangkan atau mengeluarkan sebahagian kandunganair dari suatu bahan dengan cara pemanasan untuk menguapkan air pada bahan tersebut. Proses pengeringan dapat dilakukan dengan dua cara yaitu pengeringan secara alamiah dan buatan. Pada penelitian ini penulis mclakukan studi eksperimental tentang uji kinerja alat pengering tipe bak dengan sumber panas dari heater untuk pengeringan…

ANALISIS KEBUTUHAN ENERGI UNTUK PENGERINGAN BELIMBING WULUH (AVERRHOA BILIM…

Helfira Yani

Masyarakat banyak yang memanfaatkan atau mengolah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) menjadi belimbing setengah kering asin (asam sunti) terutama pada saat produksi belimbing wuluh meningkat. Asam sunti merupakan salah satu bumbu masak khas Aceh yang terkenal. Pada umumnya proses pengeringan yang dilakukan oleh masyarakat , terutama di daerah Aceh adalah dengan cara pengeringan tradisional yaitu penjemuran langsung dibawah matahari . Pengeringan ini mempunyai kendala yaitu temperatur su…

UJI PERFORMANSI ALAT PENGERING DENGAN MENGGUNAKAN KOMPOR SEBAGAI SUMBER ENERG…

Eva Fariani

Kakao merupakan salah satu hasil perkebunan yang digunakan sebagai bahan makanan dan minuman. Kakao diperdagangkan dalam bentuk biji kakao kering yang kadar airnya tinggal 7%. Proses pengeringan mempunyai peranan yang sangat penting dalam penanganan biji kakao karena proses pengeringan yang kurang baik akan mengakibatkan rusaknya fisik, citarasa serta mutu kakao yang mengakibatkan turunnya harga kakao. Selain dikeringkan secara alamiah yaitu dengan penjemuran …

PENGERINGAN BUNGA ROSELLA (HIBISCUS SABDARIFFA L.) MENGGUNAKAN ALAT PENGERIN…

Teuku Merza Anwari

Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) adalah salah satu bunga yang banyak manfaatnya untuk dijadikan bahan makanan serta dapat mencegah beberapa penyakit seperti kanker dan lainnya. Pada umumnya bunga rosella dikeringkan untuk mempertahan umur simpannya. Pengeringan bunga rosella menggunakan pengering tipe kabinet diharapkan lebih baik dari pada pengeringan dengan sinar matahari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pengeringan bunga rosella dengan menggunakan pengering ti…

ANALISIS ENERGI DAN BIAYA POKOK PENGERINGAN PADA PENGERINGAN BUNGA ROSELLA (H…

Refli Safrizal

Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa L. ) berasal dari negara India. Warnanya merah tua, kelopaknya tebal, dan berair (juicy), yang biasanya dapat diproses menjadi jeli, saus, teh, sirup, selai, dan manisan. Salah satu tahap pentin g dalam pembuatan teh bunga rosella adalah proses pengeringan. Pengering tipe kabinet telah diuji untuk mengcringkan bunga rosclla. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui energi dan biaya pokok pengeringan bunga rosella menggunakan pengering kabinet be…

KAJIAN PENGERINGAN GAPLEK UBI KAYU (MANNIHOT ESCULENTA CRAFT) DENGAN MENGGUNA…

Arjuna Rinaldi

Ubi kayu merupakan salah satu alternatif sumber karbohidrat yang cukup penting, karena kandungan gizinya relatif tinggi sehingga mempunyai harapan untuk dikembangkan sebagai makanan sclingan pengganti beras. Ubi kayu tanaman yang berasal dari Brazil ini juga sering disebut dengan ketela pohon. Pengeringan merupakan salah satu rantai penanganan pasca panen ubi yang sangat kritis. Pengeringan secara tradisonal selama ini merupakan salah satu penyebab turunnya mutu bahan hasil penangana…

PENINGKATAN KUALITAS BIJI DAN PRODUK KAKAO (THEOBROMA CACAO L) MELALUI FERMEN…

Husnil Edni

Tanaman kakao (Theobroma cacao L) merupakan tanaman tropis yang dapat tumbuh pada kelembapan dan temperatur yang agak tinggi, dan tumbuh baik diantara 20°LS dan 20°LU. Secara garis besar tananan kakao membutuhkan temperatur rata-rata 25°C dengan temperatur harian terendah rata-rata tidak kurang dari 15°C. Temperatur rendah menyebabkan proses pembungaannya terhambat. Buah kakao dapat diolch menjadi produk-produk berbasis coklat dan lemaknya …

ANALISIS EFISIENSI DAN EKONOMI PADA ALAT PENGERING SURYA UNTUK PENGERINGAN…

Irvan Hilmi Mudir

Irvan Hilmi Mudir. 0405106010019. Analisis Energi dan Ekonomi pada Alat Pengering Surya untuk Pengeringan Biji Kakao (Theobroma cacao L.) Dibimbing oleh Andriani Lubis, S.TP, M.Si sebagai pembimbing utama Hendri Syah, S.TP, M.Si sebagai pembimbing anggota. RINGKASAN Pengeringan merupakan suatu cara yang digunakan untuk mempertahank.an mutu suatu produk. Proses pengeringan berhubungan dengan perpindahan panas dan massa, oleh sebab itu diperlukan energi. Pengeringan buatan (artifici…

KAJIAN FERMENTASI DAN SUHU PENGERINGAN PADA MUTU BIJI KAKAO (THEOBROMA CACAO L)

Harir Fauzi

RINGKASAN Kakao merupakan salah satu komoditi ekspor non migas yang memiliki prospek cukup cerah sebab permintaan di dalam negeri juga semakin kuat dengan semakin berkembangnya sektor agroindustri. Di pihak lain ada kecenderungan timbulnya faktor-faktor pembatas di negara-negara pengekspor kakao. Hal ini akan menguatkan perkakaoan kita. Salah satu tahapan penting dalam penanganan pasca panen kakao adalah proses fermentasi. Penanganan pasca panen kakao dimulai sejak pemetikan buah, fermentasi …




    SERVICES DESK