STANDARISASI RESEP BOLU GULUNG TEPUNG BÔH GADÔNG (DIOSCOREA ALATA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STANDARISASI RESEP BOLU GULUNG TEPUNG BÔH GADÔNG (DIOSCOREA ALATA)


Pengarang

Dean Tri Atmayani - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Nurul Faudiah - 196305061989032001 - Dosen Pembimbing I
Laili Suhairi - 197010081999032002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1606104010028

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (S1) / PDDIKTI : 83206

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP PKK., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Dean Tri Atmayani. 2022. Standarisasi Resep Bolu Gulung Tepung Bôh Gadông Skripsi Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:
(1) Dra. Nurul Faudiah, M.Pd (2) Laili Suhairi, S.Pd., M.Si
Kata kunci: Standarisasi resep, Bolu gulung, tepung bôh gadông, karakteristik organoleptik
Bôh gadông jenis umbi yang biasa dikenal dengan sebutan umbi uwi mempunyai nama latin Dioscorea alata. Bôh gadông istilah lain dari umbu uwi dalam Bahasa Aceh. Bôh gadông kaya akan kandungan protein, karbohidrat mineral dan vitamin C. Tujuan penelitian ini adalah (1) Standarisasi resep bolu gulung tepung bôh gadông (2) karakteristik organoleptik (warna, aroma, tekstur dan rasa) (3) daya terima konsumen terhadap bolu gulung tepung bôh gadông (4) mutu simpan bolu gulung bôh gadông. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen yang termasuk kedalam penelitian kuantitaf. Tempat dan waktu penelitian dilakukan di Laboratorium Tata Boga Prodi PKK FKIP Unsyiah. Data uji pengamatan dianalisis dengan menentukan nilai rata-rata (mean) dari total nilai narasumber. Data uji penerimaan menggunakan anava satu jalur dari konsumen. Kemudian dianalisis dengan menggunakan LSD pada taraf 0,05. Hasil uji pengamatan karakteristik organoleptik dan uji penerimaan bolu gulung tepung bôh gadông oleh narasumber dan konsumen menunjukkan bahwa penilaian warna, aroma dan rasa terdapat pada perlakuan kedua dengan kode BG1 dengan memperoleh nilai yang lebih tinggi dibandingkan bolu gulung tepung bôh gadông perlakuan ketiga dengan kode BG2 dan perlakuan pertama dengan kode BG0. Mutu simpan bolu gulung tepung bôh gadông dapat bertahan selama 2 hari dalam wadah kedap udara. diharapkan pembaca dapat memproduksi dan mengkonsumsi tepung bôh gadông tidak hanya di jadikan bolu gulung melainkan olahan inovasi lainnya pada tepung bôh gadông. Kepada peneliti berikutnya dapat melakukan penelitian mengolah jenis penganan lain menggunakan tepung bôh gadông dan melakukann uji proksimat untuk mengetahui kadar karbohidrat, protein, lemak, abu dan air.

Dekan Tri Atmayani. 2022. Standarisasi Resep Bolu Gulung Tepung Bôh Gadông Skripsi Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing: (1) Dra. Nurul Faudiah, M.Pd (2) Laili Suhairi, S.Pd., M.Si Kata kunci: Standarisasi resep, Bolu gulung, tepung bôh gadông, karakteristik organoleptik Bôh gadông jenis umbi yang biasa dikenal dengan sebutan umbi uwi memiliki nama latin Dioscorea alata. Bôh gadông istilah lain dari umbu uwi dalam Bahasa Aceh. Bh gadông kaya akan kandungan protein, karbohidrat mineral dan vitamin C. Tujuan penelitian ini adalah (1) Standarisasi resep bolu gulung tepung bôh gadông (2) karakteristik organoleptik (warna, aroma, tekstur dan rasa) (3) daya terima konsumen terhadap bolu gulung tepung bôh gadng (4) mutu simpan bolu gulung bôh gadông. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen yang termasuk kedalam penelitian kuantitaf. Tempat dan waktu penelitian dilakukan di Laboratorium Tata Boga Prodi PKK FKIP Unsyiah. uji data pengamatan analisis dengan menentukan nilai rata-rata (mean) dari total nilai narasumber. Data uji penerimaan menggunakan anava satu jalur dari konsumen. Kemudian dianalisis dengan menggunakan LSD pada taraf 0,05. Hasil uji karakteristik organoleptik dan uji penerimaan bolu gulung tepung bôh gadông oleh narasumber dan konsumen menunjukkan bahwa kode warna, aroma dan rasa terdapat pada perlakuan kedua dengan kode BG1 dengan memperoleh nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan bolu gulung tepung bôh gadông perlakuan ketiga dengan BG2 dan perlakuan pertama dengan kode BG0. Mutu simpan bolu gulung tepung bôh gadông dapat bertahan selama 2 hari dalam wadah kedap udara. diharapkan pembaca dapat memproduksi dan mengkonsumsi tepung bôh gadông tidak hanya di apresiasi bolu gulung melainkan olahan inovasi lainnya pada tepung bôh gadông. Kepada peneliti berikutnya dapat melakukan penelitian mengolah jenis penganan lain menggunakan tepung bôh gadông dan melakukan uji proksimat untuk mengetahui kadar karbohidrat, protein, lemak, abu dan air.

Citation



    SERVICES DESK