Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
MANAJEMEN PENDIDIKAN INKLUSIF DI SEKOLAH DASAR NEGERI KOTA BANDA ACEH DI MASARNPANDEMI COVID-19
Pengarang
Cut Sofia Raihan - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1909200050007
Fakultas & Prodi
Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pasca Sarjana., 2022
Bahasa
Indonesia
No Classification
371.3
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
MANAJEMEN PENDIDIKAN INKLUSIF DI SEKOLAH
DASAR NEGERI KOTA BANDA ACEH DI MASA
PANDEMI COVID-19
Oleh : Cut Sofia Raihan
NPM : 1909200050007
Komisi Pembimbing:
1. Prof. Dr. Yusrizal, M. Pd.
2. Dr. Niswanto, M. Pd.
ABSTRAK
Pendidikan inklusif hadir sebagai salah satu jembatan penyatu antara anak berkebutuhan khusus dengan anak normal untuk mendapatkan pendidikan yang sama dalam satu lingkungan sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data informasi mengenai program, pelaksanaan, keberlanjutan program, dan faktor pendukung dan penghambat manajemen pendidikan inklusif yang diterapkan di SDN Kota Banda Aceh di masa pandemi Covid-19. Teknik pengumpulan data melalui: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, display data, verifikasi data. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru dan wali murid. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Program di sekolah penelitian ditemukan bahwa sekolah merancang Panduan Pembelajaran Jarak Jauh yang diterapkan untuk semua peserta didik baik peserta didik normal maupun PDBK. Menerapkan Kurikulum Kondisi Khusus dengan modifikasi sesuai sekolah dan melakukan kunjungan rumah bagi peserta didik yang menghadapi kendala; (2) Pelaksanaan pendidikan inklusif melaksanakan pembelajaran secara daring menggunakan aplikasi Zoom atau Google Meet. Saat sekolah tutup, pembelajaran dilakukan secara daring sedangkan saat tatap muka pembelajaran dilakukan dengan mengedepankan protokol kesehatan; (3) Keberlanjutan program pembelajaran telah memasuki sekolah tatap muka dengan pembatasan jumlah peserta didik yang hadir atau menggunakan sistem belajar shift. Sistem evaluasi yang diterapkan untuk PDBK di masa pandemi Covid-19 yaitu dengan mengurangi KKM dan KD; dan (4) Faktor pendukung ialah seluruh komunitas sekolah baik kepala sekolah, guru, komite, orang tua, lingkungan dan sarana dan prasarana yang terdapat disekolah. Faktor penghambatnya yaitu pembelajaran secara daring tidak berjalan efektif sebagaimana pembelajaran secara tatap muka.
Kata Kunci : Pendidikan Inklusif, Sekolah Dasar, Pandemi Covid-19.
MANAGEMENT OF INCLUSIVE EDUCATION IN ELEMENTARY SCHOOL IN BANDA ACEH DURING THE COVID-19 PANDEMIC ABSTRACT (Cut Sofia Raihan) Inclusive education is present as a unifying bridge between children with special needs and normal children to get the same education in one school environment. The purpose of this study was to obtain information data regarding the program, implementation, program sustainability, and the supporting and inhibiting factors for inclusive education management implemented at SDN Banda Aceh City during the Covid-19 pandemic. Data collection techniques through: observation, interviews, and documentation. Data analysis using data reduction, data display, data verification. The research subjects were school principals, teachers and guardians of students. The results of this study indicate that: (1) The program in the research school found that the school designed a Distance Learning Guide that was applied to all students, both normal and special needs students. Implementing the Special Conditions Curriculum with modifications according to the school and conducting home visits for students who face obstacles; (2) The implementation of inclusive education carries out online learning using Zoom or Google Meet application. When schools are closed, learning is done online, while face-to-face learning is carried out by prioritizing health protocols; (3) The continuity of the learning program has entered face-to-face schools with restrictions on the number of students attending or using a shift learning system. The evaluation system applied to special needs students during the Covid-19 pandemic is to reduce KKM and KD; and (4) The supporting factors are the entire school community, both principals, teachers, committees, parents, the environment and the facilities and infrastructure in schools. The inhibiting factor is that online learning is not as effective as face-to-face learning. Keywords: Inclusive Education, Elementary School, Covid-19 Pandemic.
MANAJEMEN PENDIDIKAN INKLUSIF DI SEKOLAH DASAR NEGERI KOTA BANDA ACEH DI MASARNPANDEMI COVID-19 (Cut Sofia Raihan, 2022)
MANAJEMEN PENDIDIKAN INKLUSIF PADA SMP NEGERI 4 KOTA BANDA ACEH (Yulvie Heart Sofjan, 2025)
MANAJEMEN PENDIDIKAN INKLUSIF DI SEKOLAH DASAR NEGERI KOTA BANDA ACEH (FLORA ROSALIA, 2016)
PENERAPAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH (MBS) DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI KOTA BANDA ACEH (Muslim, 2025)
ANALISIS GAYA MENGAJAR GURU PENDIDIKAN JASMANI SEKOLAH DASAR BANDA ACEH (SYAHRIL, 2019)