Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PEMENUHAN HAK KORBAN KECELAKAAN LALU LINTAS BERDASARKAN PASAL 240 UNDANG-UNDANG NO.22 TAHUN 2009 TENTANG LALULINTAS DANANGKUTAN JALAN (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI BANDA ACEH)
Pengarang
Ardikna Pelani. Pa - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1003101020190
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Hukum., 2014
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
ARDIKNA PELANI. Pa, PEMENUHAN HAK KORBAN KECELAKAAN LALU LINTAS BERDASARKAN PASAL 240 UNDANG-UNDANG NO. 22 TAHUN 2009 TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI BANDA ACEH)
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
(v,53), pp., tabl, bibl
NURHAFIFAH, S.H., M.Hum
Pasal 240 Undang-undang No. 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan menyatakan hak korban kecelakaan lalu lintas yaitu mendapat pertolongan dan perawatan dari pihak yang bertanggung jawab atas terjadinya kecelakaan lalu lintas dan/atau pemerintah, ganti kerugian dari pihak yang bertanggung jawab atas terjadinya kecelakaan lalu lintas. Dalam realisasinya pemenuhan hak korban kecelakaan lalu lintas terutama dalam hal ganti kerugian belum memadai.
Tujuan penulisan skripsi ini untuk menjelaskan pemenuhan hak korban kecelakaan lalu lintas korban luka berat dan luka ringan, dan hambatan dalam pemenuhan hak-hak korban kecelakaan lalu lintas.
Untuk mendapatkan data yang diperlukan dalam penulisan skripsi ini dilakukan penelitian kepustakaan dan lapangan. Penelitian kepustakaan dilakukan dengan mempelajari buku-buku, dan peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan masalah yang diteliti. Penelitian lapangan dilakukan dengan cara mewawancarai responden dan informan. Data yang telah diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif yang menghasilkan data deskriptif analisis.
Dari hasil penelitian diketahui pemenuhan hak korban kecelakaan lalu lintas terhadap korban luka berat dan luka ringan masih kurang memadai. Hal ini disebabkan oleh karena hak-hak korban kecelakaan lalu lintas dalam hal ganti kerugian belum terpenuhi dan hakim dalam menjatuhkan putusan ganti kerugian tidak sesuai dengan harapan korban. Hambatan pemenuhan hak korban kecelakaan lalu lintas terjadi karena korban tidak melapor ke penegak hukum serta rumitnya pengurusan di tingkat birokrasi kepolisian dan ketidak mampuan terdakwa mengganti kerugian.
Disarankan kepada pemerintah hendaknya dibuat peraturan yang lebih rinci mengenai biaya ganti kerugian agar pemenuhan hak-hak korban kecelakaan lalu lintas dapat terpenuhi. Dan kepada korban hendaknya melaporkan kejadian kecelakaan lalu lintas yang di alaminya kepada kepolisian serta kepada hakim sebagai penegak hukum hendaknya dalam menjatuhkan putusan memenuhi nilai kemanfaatan, keadilan terhadap korban.
Tidak Tersedia Deskripsi
PEMENUHAN HAK TERHADAP KORBAN KECELAKAAN LALU LINTAS YANG MENGAKIBATKAN LUKA BERAT DI KABUPATEN GAYO LUES (SUATU PENELITIAN DI SATLANTAS KABUPATEN GAYO LUES) (Melva Rosa, 2017)
TINDAK PIDANA KELALAIAN DALAM BERKENDARA YANG MENYEBABKAN HILANGNYA NYAWA ORANG LAIN (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI CALANG) (MUNAWAR AULIASYAPUTRA, 2022)
PENYIDIKAN KECELAKAAN “TABRAK LARI” BERDASARKAN PASAL 312 UNDANG-UNDANG NO. 22 TAHUN 2009 TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN DAN PEMENUHAN HAK-HAK KORBAN (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM POLRESTA BANDA ACEH) (DIAN SAFRINA, 2016)
PENYELESAIAN TINDAK PIDANA KECELAKAAN LALU LINTAS YANG MENGAKIBATKAN MATINYA ORANG (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI TAKENGON) (ROMI ARIFANDI, 2019)
PENERAPAN SANKSI PIDANA TERHADAP PENYELENGGARA JALAN YANG TIDAK MEMPERBAIKI JALAN RUSAK SEHINGGA MENYEBABKAN KECELAKAAN LALU LINTAS DI KABUPATEN LABUHANBATU PROVINSI SUMATERA UTARA (Muhammad Farhan Syahputra, 2023)