KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK PADA MARTABAK MESIRRNDENGAN PENAMBAHAN REBUNG BAMBU BETUNGRN(DENDROCALAMUS ASPER) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK PADA MARTABAK MESIRRNDENGAN PENAMBAHAN REBUNG BAMBU BETUNGRN(DENDROCALAMUS ASPER)


Pengarang

Halimatussakdiah - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Laili Suhairi - 197010081999032002 - Dosen Pembimbing I
Indani - 196110181987022001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1706104010010

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (S1) / PDDIKTI : 83206

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP PKK., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Halimatussakdiah. 2021. Karakteristik Organoleptik pada Martabak Mesir dengan
Penambahan Rebung Bambu Betung (Dencrocalamus asper). Skripsi,
Program Studi Pendidiskan Kesejahteraan Keluarga (Tata Boga), Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan, universitas Syiah Kuala.
Pembimbing.
(1) Laili Suhairi, S.Pd, M.Si
(2) Dra. Indani, M.Si
Kata Kunci: Karakteristik Organoleptik, Martabak Mesir, Rebung Bambu Betung
Rebung bambu betung dengan nama latin Dencrocalamus asper merupakan
tumbuhan yang berasal dari tunas bambu betung diolah menjadi tambahan isian pada
martabak mesir. Rebung bambu betung mengandung fosfor 59 g dan kalsium 13 mg
sehingga baik dijadikan sumber nutrisi alami bagi tubuh. Tujuan penelitian untuk (1)
memperoleh resep standar martabak mesir rebung bambu betung (2) mengetahui
karakteristik organoleptik martabak mesir rebung bambu betung (3) mengetahui daya
terima konsumen terhadap martabak mesir rebung bambu betung. Penelitian ini
menggunakan metode eksperimen dengan 3 perlakuan dan 3 kali pengulangan
dengan menggunakan desain rancangan acak lengkap (RAL). Teknik pengumpulan
data menggunakan uji pengamatan yang dilakukan oleh 5 narasumber, uji
penerimaan dilakukan oleh 30 konsumen. Hasil uji pengamatan dianalisis dengan
menghitung nilai rata-rata yang diperoleh dari narasumber, sedangkan uji
penerimaan dianalisis dengan menggunakan analisis varian (anava) satu jalur. Hasil
uji pengamatan narasumber memilih martabak mesir rebung bambu betung perlakuan
3 dengan kode MM3 dengan penambahan rebung bambu betung 70 g nilai rata-rata
23,31 dan memiliki warna kuning kecoklatan, aroma harum martabak mesir, tekstur
renyah martabak mesir, dan rasa enak (gurih). Hasil penelitian uji penerimaan
konsumen menyukai warna, tekstur, rasa martabak mesir rebung bambu betung
perlakuan 1 (MM1) dengan penambahan rebung bambu betung 50 g (25%), untuk
aroma konsumen menyukai martabak mesir rebung bambu betung perlakuan 2
(MM2) dengan penambahan rebung bambu betung 60 g (30%). Kesimpulan
narasumber memilih martabak mesir rebung bambu betung perlakuan 3 dengan kode
MM3 dari segi warna, aroma, tekstur, rasa. Konsumen memilih martabak mesir
rebung bambu betung dengan perlakuan 1 (MM1) dari segi warna, tekstur, dan rasa
.Sedangkan dari segi aroma konsumen memilih martabak mesir rebung bambu
betung perlakuan 2 (MM2). Saran untuk peneliti berikutnya meneliti daya simpan
dan nilai gizi martabak mesir dengan penambahan rebung bambu betung.

Citation



    SERVICES DESK