PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA


Pengarang

SAFRIDA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1609200160019

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Pendidikan Matematika Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.3

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Safrida (2018) Penerapan Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Kemampuan
Penalaran Matematis dan Kemandirian Belajar siswa.
Salah satu kemampuan matematis yang harus dimiliki siswa adalah
kemampuan penalaran matematis. Kenyataan yang terjadi kemampuan penalaran
matematis siswa masih rendah. Aspek lain yang juga turut memberikan kontribusi
positif terhadap keberhasilan siswa dalam belajar matematika yaitu kemandirian
belajar siswa. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan dalam
meningkatkan kemampuan penalaran matematis dan kemandirian belajar siswa
adalah model pembelajaran Discovery Learning. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui peningkatan kemapuan penalaran matematis, peningkatan kemandirian
belajar siswa, interaksi antara model pembelajaran dengan level (tinngi, sedang,
rendah) terhadap peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa dan
peningkatan kemandirian belajar siswa yang diajarkan melalui model pembelajaran
Discovery Learning. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan
metode eksperimen dengan desain pretest-posttes contol group design. Populasi
dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTsS Keumala Kabupaten Pidie
dan sampel dalam penelitian adalah kelas VIII-2 sebagai kelas eksperimen dan VIII-
3 sebagai kelas kontrol yang dipilih secara random sampling (acak). Pengumpulan
data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan dua macam intrumen yaitu
tes kemampuan penalaran matematis dan angket kemandirian belajar siswa. Data
hasil penelitian ini dianalisis dengan mengunakan uji Anova. Bedasarkan hasil
analisis data dapat disimpulkan bahwa: (1) Peningkatan kemampuan penalaran
matematis siswa yang dibelajarkan dengan model discovery learning lebih baik
daripada peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa yang dibelajarkan
secara konvensional. (2) Peningkatan kemandirian belajar siswa dibelajarkan dengan
model discovery learning lebih baik daripada peningkatan kemandirian belajar siswa
yang dibelajarkan secara konvensional. (3) Tidak terdapat interaksi antara model
pembelajaran dengan level siswa (tinggi, sedang, rendah) terhadap peningkatan
kemampuan penalaran matematis siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa
hanya faktor model saja yang mempengaruhi dalam peningkatan kemampuan
penalaran matematis siswa. (4) Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran
dan level siswa (tinggi, sedang, rendah) terhadap peningkatan kemandirian belajar
siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hanya faktor model saja yang
mempengaruhi dalam peningkatan kemandirian belajar siswa.
Kata kunci : Model pembelajaran discovery learning, Kemampuan penalaran
matematis, Kemandirian belajar siswa

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK