PENGEMBANGAN MODUL PEMBBELAJARAN TERINTEGRASI AUGMENTED REALITY PADA MATERI BENTUK MOLEKUL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGEMBANGAN MODUL PEMBBELAJARAN TERINTEGRASI AUGMENTED REALITY PADA MATERI BENTUK MOLEKUL


Pengarang

RAHADATUL AISY - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1406103040053

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Kimia (S1) / PDDIKTI : 84204

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kata Kunci : Modul AR, Augmented Reality, R&D, Instrumen, Bentuk Molekul

Penelitian tentang pengembangan modul pembelajaran terintegrasi Augmented Reality pada materi bentuk molekul telah dilakukan pada mahasiswa yang mengikuti matakuliah kimia dasar di Jurusan Pendidikan Kimia FKIP Unsyiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan modul pembelajaran terintegrasi Augmented Reality pada mata kuliah kimia dasar khususnya materi bentuk molekul di Jurusan Pendidikan Kimia FKIP UNSYIAH dan mengetahui respon pengguna terhadap pengembangan modul pembelajaran terintegrasi Augmented Reality pada materi bentuk molekul. Jenis penelitian yang digunakan dalam pengembangan modul pembelajaran terintegrasi Augmented Reality adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian ini adalah 17 mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia angkatan 2018 yang mengikuti matakuliah kimia dasar dengan menggunakan teknik random sampling. Data diperoleh dari angket kelayakan modul dan angket system usability scale (SUS). Teknik analisis data yang digunakan adalah penilaian kelayakan bahan ajar modul terintegrasi Augmented Reality dan evaluasi angket SUS. Skor yang diperoleh dari validator terhadap uji kelayakan modul terintegrasi Augmented Reality yaitu 97% dengan kategori sangat layak. Hasil tanggapan mahasiswa terhadap pengembangan modul pembelajaran terintegrasi Augmented Reality diperoleh persentase rata-rata 92,7% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran terintegrasi Augmented Reality sangat layak digunakan pada materi bentuk molekul.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK