Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH KONSENTRASI DAN INTERVAL PENYIRAMAN AIR KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAMUR TIRAM PUTIH (PLEUROTUS OSTREATUS)
Pengarang
NUR AZIZAH - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1405101050062
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan interval penyiraman air kelapa yang tepat serta mengetahui pengaruh interaksi antara konsentrasi air kelapa dan interval penyiraman air kelapa terhadap pertumbuhan dan hasil jamur tiram putih. Penelitan ini dilaksanakan di UPTD Balai Benih Hortikultura Saree Kabupaten Aceh Besar, pada bulan mei sampai juli 2018. Unit-unit penelitian disusun berdasarkan rancangan acak lengkap pola faktorial 4x4 dengan 3 ulangan dan dilanjutkan dengan uji beda nyata jujur taraf 5% pada hasil uji F yang signifikan. Faktor pertama adalah pemberian konsentrasi air kelapa dengan konsentrasi: 0, 25, 50 dan 75% dan faktor kedua adalah interval penyiraman air kelapa dengan interval: 1 hari sekali, 2 hari sekali, 3 hari sekali dan 4 hari sekali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi air kelapa berpengaruh sangat nyata terhadap parameter pertumbuhan awal miselium,diameter tudung jamur, jumlah tubuh buah, bobot segar tubuh buah per baglog dan bobot segar tubuh buah selama 3 kali panen, berpengaruh tidak nyata pada parameter laju pertumbuhan miselium dan panjang tangkai tudung buah. Konsentrasi terbaik terdapat pada perlakuan konsentrasi air kelapa 50%. Interval penyiraman air kelapa berpengaruh sangat nyata pada parameter diameter tudung jamur, jumlah tubuh buah, bobot segar tubuh buah per baglog dan bobot segar tubuh buah selama 3 kali panen, berpengaruh nyata pada parameter panjang tangkai tudung buah dan berpengaruh tidak nyata pada parameter pertumbuhan awal miselium, laju pertumbuhan miselium dan jumlah tubuh buah. Interval penyiraman terbaik terdapat pada perlakuan interval penyiraman 2 hari sekali. Interaksi antara konsentrasi air kelapa dan interval penyiraman berpengaruh nyata terhadap diameter tudung buah. Kombinasi perlakuan terbaik terdapat pada konsentrasi air kelapa 50% dan interval penyiraman 2 kali sehari.
Kata kunci : Konsentrasi, interval penyiraman, air kelapa, jamur tiram putih
Tidak Tersedia Deskripsi
PERBANDINGAN PRODUKSI TUBUH BUAH JAMUR TIRAM PUTIH (PLEUROTUS OSTREATUS) DAN JAMUR TIRAM COKLAT (PLEUROTUS CYSDITIOUS) PADA MEDIA SERBUK KAYU GERGAJI (Riko Nugeraha, 2021)
PENGARUH KONSENTRASI DAN INTERVAL PENYIRAMAN AIR KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAMUR TIRAM PUTIH (PLEUROTUS OSTREATUS) (NUR AZIZAH, 2019)
UJI AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL DAUN PACAR KUKU (LAWSONIA INERMES) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI METHICILLIN RESISTANT STAPHYLOCOCCUS AUREUS (MRSA) (Nur Aini, 2019)
UJI AKTIVITAS EKSTRAK METANOL JAMUR TIRAM (PLEUROTUS OSTREATUS (JACQ.) P.KUMM.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS DAN ESCHERICHIA COLI (Rini, 2019)
UJI AKTIVITAS EKSTRAK METANOL JAMUR TIRAM (PLEUROTUS OSTREATUS(JACQ.)P.KUMM.) TERHADAP PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS (ROSA MAULYA, 2020)