Skrining dan Studi Potensi ?-Amilase Termostabil yang Dihasilkan dari Mikroorganisme Termo-Halofilik Isolat Pria Laot-Sabang | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

Skrining dan Studi Potensi ?-Amilase Termostabil yang Dihasilkan dari Mikroorganisme Termo-Halofilik Isolat Pria Laot-Sabang


Pengarang

Jasmin Putri Nabila - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0908103010002

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Kimia (S1) / PDDIKTI : 47201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS MATEMATIKA DAN PENGETAHUAN ALAM., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

572.7

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Beberapa strain mikroorganise termo-halofilik telah diisolasi dari kawasan hot spring Pria Laot, Sabang. Skrining telah dilakukan terhadap 4 isolat, yaitu PLSA, PLS75, PLS76 dan PLS80 untuk mendapatkan dan mengidentifikasi isolat yang paling potensial menghasilkan ?-amilase termostabil serta mengetahui waktu dan suhu optimum produksi ?-amilase termostabil tersebut. Skrining dilakukan pada media ½ Thermus yang diperkaya 0,25% (b/v) glukosa dan 1% (b/v) pati. Isolat PLS75 adalah strain yang paling potensial menghasilkan ?-amilase termostabil. Selanjutnya, terhadap isolat PLS75 dilakukan identifikasi morfologi meliputi pewarnaan Gram dan Scaning Electron Microscope. Identifikasi isolat PLS75 juga dilakukan secara molekular (analisis gen 16S rRNA). Hasil identifikasi morfologi menunjukkan bahwa isolat PLS75 termasuk mikroorganisme Gram negatif berbentuk basil berantai dengan profil sel yang seragam. Hasil analisis sekuens fragmen gen 16S rRNA menunjukkan bahwa isolat PLS75 mempunyai kekerabatan dekat dengan Uncultured organism clone ELU0055-T366-S-NIPCRAMgANa_000196. Analisis produksi ?-amilase termostabil dilakukan melalui analisis kurva pertumbuhan dengan menghitung biomassa dan aktivitas enzim pada variasi suhu fermentasi (65?C dan 70?C). PLS75 mampu menghasilkan biomassa tertinggi (5,69 mg/mL) pada waktu inkubasi 34 jam suhu produksi 65?C pH 7. Sementara itu, aktivitas ?-amilase tertinggi (5,64 U/mL) dihasilkan pada waktu inkubasi 33 jam, suhu produksi 65?C, pH 7. Isolat PLS75 merupakan isolat unik Pria Laot Sabang yang sulit untuk dikulturkan dan diketahui dapat memproduksi ?-amilase termostabil.

Kata kunci : skrining, ?-amilase termostabil, analisis gen 16S rRNA

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK