STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PENGOLAHAN KOPI ARABIKA (STUDI KASUS: USAHA "KAMPUNG KUPI GAYO", KABUPATEN ACEH TENGAH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PENGOLAHAN KOPI ARABIKA (STUDI KASUS: USAHA "KAMPUNG KUPI GAYO", KABUPATEN ACEH TENGAH)


Pengarang

Ari Arsyadi F - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1005102010024

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

338.16

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Dalam perekonomian Indonesia, kopi memiliki peranan penting baik sebagai sumber perolehan devisa maupun sebagai sumber penghidupan petani yang tersebar di seluruh Indonesia. Salah satu sentra produksi kopi nasional yang terkenal di Indonesia berada di Kabupaten Aceh Tengah yang terletak di Provinsi Aceh. Kopi arabika yang diproduksi di Kabupaten Aceh Tengah sebagian besar diekspor ke daerah lain dan mancanegara seperti Eropa dan Amerika. Namun, kopi yang diekspor masih dalam bentuk bahan mentah atau biji kering. Pabrik dan industri pengolahan kopi memiliki peluang yang cukup besar untuk berkembang agar kopi yang diekspor tidak dalam bentuk bahan mentah lagi, melainkan sudah di sangrai maupun bentuk bubuk kopi olahan. Salah satu industri pengolahan kopi di Kabupaten Aceh Tengah adalah Kampung Kupi Gayo. Permasalahan yang dihadapi Kampung Kupi Gayo bukan hanya pada masalah produksi saja, melainkan masalah manajemen dan pemasaran. Seiring semakin banyaknya pengusaha yang berbisnis kopi olahan menyebabkan persaingan antar industri kopi olahan semakin ketat. Oleh karena itu diperlukan suatu strategi yang baik agar suatu industri dapat bersaing dan bertahan meskipun terdapat banyak saingan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal apa saja yang dihadapi usaha Kampung Kupi Gayo, serta menentukan strategi pengembangan usaha tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang menjadi faktor strategis internal yaitu koordinasi internal perusahaan terlaksana dengan baik; modal sendiri; lokasi usaha strategis; harga produk bersaing; produk memiliki kelengkapan izin dan atribut kemasan; tenaga kerja terampil dan disiplin; serta hubungan baik dengan pelanggan yang menjadi faktor kekuatan Kampung Kupi Gayo. Sedangkan yang menjadi faktor kelemahan yaitu masih menggunakan sistem informasi manajemen manual; Keterbatasan mesin dan peralatan pengolahan bahan baku; Jenis produk yang dihasilkan masih kurang; Masih kurangnya jumlah tenaga kerja; kurangnya promosi; Jaringan distribusi yang belum luas; Terbatasnya inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Adapun faktor yang menjadi kekuatan dominan usaha Kampung Kupi Gayo yaitu Lokasi usaha strategis, dan harga produk bersaing dengan nilai bobot 0,091, rating 4 dan skor 0,364. Sedangkan yang menjadi kelemahan dominan usaha Kampung Kupi Gayo yaitu Jenis produk yang dihasilkan masih kurang dengan nilai bobot 0,073, rating 1,5 dan skor 0,109.
Faktor-faktor strategis eksternal yang menjadi peluang bagi Kampung Kupi Gayo yaitu pangsa pasar kopi olahan masih sangat besar; Berkembangnya tren minum kopi arabika di kalangan masyarakat; Usaha tani kopi arabika semakin diminati; Memiliki kesepakatan dengan pemasok; Perkembangan teknologi informasi. Sedangkan yang menjadi ancaman yaitu perubahan pola hidup masyarakat; Persaingan usaha sejenis; Harga produk substitusi lebih murah dan banyak beredar di pasar; Kenaikan harga bahan baku dari pemasok; Pembeli beralih ke tempat lain. Adapun faktor yang menjadi peluang dominan usaha Kampung Kupi Gayo yaitu pangsa pasar kopi olahan masih sangat besar dengan nilai bobot 0,132, rating 4, dan skor 0,526. Sedangkan yang menjadi ancaman dominan bagi usaha Kampung Kupi Gayo yaitu persaingan usaha sejenis dengan nilai bobot 0,132, rating 1, dan skor 0,132.
Strategi yang dapat digunakan Kampung Kupi Gayo yang diperoleh dari analisis SWOT adalah strategi agresif, yaitu strategi yang memungkinkan usaha ini untuk terus mengembangkan usahanya, meningkatkan pertumbuhan, melakukan ekspansi dan meraih kemajuan secara maksimal. Adapun strategi yang dapat diterapkan usaha Kampung Kupi Gayo berdasarkan prioritas yaitu meningkatkan jumlah produksi, mempertahankan harga produk agar diterima pasar, menggunakan teknologi modern dalam hal produksi dan pemasaran (S-O), memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, mengurangi margin antara harga jual dan biaya produksi (S-T), menggunakan sistem informasi manajemen modern, meningkatkan promosi dan jaringan distribusi (W-O), menambah mesin dan peralatan serta jenis produk agar dapat bersaing dengan perusahaan sejenis dan memenuhi permintaan pembeli (W-T).

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK