ANALISIS DAN PENANGANAN TITIK RAWAN KECELAKAAN LALU LINTAS (BLACK SPOT) (STUDI KASUS JALAN NASIONAL LINTAS TIMUR PROVINSI ACEH DI KABUPATEN ACEH UTARA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS DAN PENANGANAN TITIK RAWAN KECELAKAAN LALU LINTAS (BLACK SPOT) (STUDI KASUS JALAN NASIONAL LINTAS TIMUR PROVINSI ACEH DI KABUPATEN ACEH UTARA)


Pengarang

Herman - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1309200060060

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Teknik Sipil Unsyiah., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

625.702 89

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Jalan nasional pada lintas timur memiliki nilai yang sangat strategis dalam mendukung perkembangan dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Aceh. Pada jalan nasional lintas timur di Kabupaten Aceh Utara terdapat beberapa lokasi yang menjadi lokasi titik rawan kecelakaan. Penelitian dilakukan pada ruas jalan nasional lintas timur yaitu tikungan Kr. Mane, tikungan depan Perusahaan Pupuk Iskandar Muda, tikungan Jembatan Panton Labu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan penyebab kecelakaan lalu lintas dengan mengidentifikasi serta memberi usulan penanganan untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas. Studi ini menggunakan beberapa data yang dikumpulkan yaitu data primer berupa data kuesioner, pengamatan di lapangan dan data sekunder yang diperoleh dari instansi seperti Dinas Bina Marga, Kepolisian dan Badan Pusat Statistik Aceh Utara. Data tersebut dianalisis dengan menggunakan program Microsoft Excel. Hasil dari penelitian bahwa kondisi geometrik di tikungan Kr. Mane mempunyai tipe jalan 2 lajur 2 arah tidak terbagi (2/2 UD) dengan lebar lajur 2,0 x 3,5 m dan lebar bahu 2,0 m dan berdasarkan data kuesioner didapatkan bahwa faktor penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas yaitu kecepatan tinggi sebanyak 34 responden atau 34% dengan usulan penanganan pengaturan batas kecepatan melalui rambu batas kecepatan. Tikungan depan Perusahaan Pupuk Iskandar Muda mempunyai tipe jalan 2 lajur 2 arah tidak terbagi (2/2 UD) dengan lebar lajur 2,0 x 8,0 m dan lebar bahu 0,5 m dan berdasarkan data kuesioner didapatkan bahwa faktor penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas yaitu kecepatan tinggi sebanyak 44 responden atau 44% dengan usulan penanganan pengaturan batas kecepatan melalui rambu batas kecepatan. Tikungan Jembatan Panton Labu mempunyai tipe jalan 2 lajur 2 arah tidak terbagi (2/2 UD) dengan lebar lajur 2,0 x 3,8 m dan lebar bahu 2,0 m dan berdasarkan data kuesioner didapatkan bahwa faktor penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas yaitu jarak pandang buruk pada tikungan sebanyak 33 responden atau 33% dengan usulan penanganan perbaikan alinyemen jalan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi tentang lokasi titik rawan kecelakaan untuk mengurangi resiko kecelakaan.

Kata Kunci: lalu lintas, kecelakaan, black spot

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK