PROFIL ANAK PUTUS SEKOLAH DI KABUPATEN NAGAN RAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PROFIL ANAK PUTUS SEKOLAH DI KABUPATEN NAGAN RAYA


Pengarang

FAUZI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Sanusi - 197304141998021001 - Dosen Pembimbing I
Irwan Putra - 198801012019031015 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2006101010069

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (S1) / PDDIKTI : 87205

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan., 2026

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.291 3

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Fauzi (2026) Profil Anak Putus Sekolah Di Kabupaten Nagan Raya. Skripsi. Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. [Skripsi: Universitas Syiah Kuala]. Dibawah bimbingan Dr. Sanusi, S.Pd., M.Si dan Dr Irwan Putra, S.Pd.,M.Pd

Anak-anak yang putus sekolah menghadapi tantangan besar dalam keterampilan, pengetahuan, dan peluang kerja. Mereka berisiko mengalami kemiskinan dan hanya mendapatkan pekerjaan dengan keterampilan rendah. Selain itu, mereka lebih rentan terhadap masalah kesehatan dan sosial dalam jangka panjang. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan mengenalisis profil anak putus sekolah dan mendeskripsikan dan mengenalisis faktor-faktor penyebab anak putus sekolah di Kabupaten Nagan Raya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kasus untuk mendalami konteks sosial ekonomi anak putus sekolah dan faktor-faktor yang mempengaruhi mereka. Hasil penelitian menunjukkan faktor penyebab anak putus sekolah mencakup aspek individu, keluarga, lingkungan sosial, serta kebijakan pendidikan yang belum menjangkau kelompok rentan secara optimal, serta keterbatasan penghasilan keluarga berdampak langsung pada kemampuan memenuhi biaya pendidikan, transportasi, dan kebutuhan sekolah lainnya. Selain faktor ekonomi, muncul pula penyebab internal seperti rendahnya motivasi belajar, kecanduan permainan daring, serta kebiasaan merokok yang mengalihkan perhatian dari sekolah. Kesimpulannya adalah anak-anak umumnya cenderung memiliki keterbatasan modal ekonomi dan modal kultural, yang mencakup sumber daya finansial, nilai-nilai pendidikan, serta dukungan sosial yang diperlukan untuk sukses dalam pendidikan formal. Saran bagi Dinas Pendidikan Kabupaten Nagan Raya, agar meningkatkan perhatian terhadap akses dan kualitas pendidikan, terutama di wilayah-wilayah terpencil seperti Kecamatan Beutong. Upaya konkret dapat berupa perbaikan fasilitas sekolah, pengadaan program beasiswa berbasis kebutuhan, serta sistem pendidikan alternatif seperti pendidikan nonformal atau kejar paket, guna mengakomodasi anak-anak yang sudah bekerja atau tidak dapat mengikuti pendidikan reguler

Kata Kunci: Profil Anak Putus Sekolah, Faktor Yang Menyebabkan Putus Sekolah

Fauzi (2026) Profile of School Dropouts in Nagan Raya Regency. Thesis. Department of Pancasila and Citizenship Education. [Thesis: Syiah Kuala University]. Under the guidance of Dr. Sanusi, S.Pd., M.Si and Dr. Irwan Putra, S.Pd., M.Pd. Children who drop out of school face significant challenges regarding skills, knowledge, and employment opportunities. They are at risk of poverty and limited to low-skilled jobs, while also being more vulnerable to long-term health and social issues. This study aims to describe and analyze the profiles of school dropouts and the factors contributing to this phenomenon in Nagan Raya Regency. A qualitative case study approach was employed to gain an in-depth understanding of the socio-economic context of these children and the factors influencing them. The findings indicate that the causes of school dropout stem from individual, familial, and social environmental aspects, as well as educational policies that have not optimally reached vulnerable groups; furthermore, limited family income directly impacts the ability to cover costs for education, transportation, and other school-related needs. Beyond economic factors, internal causes also emerged, such as low learning motivation, online gaming addiction, and smoking habits that divert attention away from schooling. In conclusion, these children generally face limitations in both economic and cultural capital—including the financial resources, educational values, and social support necessary for success in formal education. It is recommended that the Nagan Raya Regency Education Office increase its focus on educational access and quality, particularly in remote areas such as Beutong District. Concrete measures could include upgrading school facilities, implementing need-based scholarship programs, and establishing alternative education systems-such as non-formal education or equivalency programs to accommodate children who are already working or unable to participate in regular schooling. Keywords: Profile of School Dropouts, Factors Causing School Dropouts  

Citation



    SERVICES DESK