STRATEGI KEPEMIMPINAN VISIONER KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN JUMLAH PESERTA DIDIK DI MAN 5 ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

STRATEGI KEPEMIMPINAN VISIONER KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN JUMLAH PESERTA DIDIK DI MAN 5 ACEH BESAR


Pengarang

Raina Safprihartiwi - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Nasir Usman - 196012311985111003 - Dosen Pembimbing I
Niswanto - 196203151987031003 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2209200050028

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Administrasi Pendidikan., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Jumlah peserta didik yang terus meningkat mencerminkan tingkat kepercayaan
masyarakat terhadap kualitas layanan pendidikan sebuah sekolah, sehingga
kepemimpinan kepala sekolah menjadi faktor penentu dalam membangun
kepercayaan tersebut, terutama pada sekolah dengan keterbatasan status akreditasi
Adapun tujuan penelitian ini adalah menganalisis perencanaan, pelaksanaan,
faktor pendukung dan penghambat, serta dampak strategi kepemimpinan visioner
kepala sekolah dalam meningkatkan jumlah peserta didik di MAN 5 Aceh Besar.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan
studi dokumentasi. Berdasarkan temuan penelitian, didapati bahwa: (1)
Perencanaan strategi dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan wakil kepala
sekolah, guru, dan komite sekolah sejak perumusan visi, yang diterjemahkan
menjadi tiga program unggulan, yaitu kerja sama dengan dayah, kebijakan
sekolah tanpa biaya yang dibiayai melalui skema infaq guru, serta ekstrakurikuler
berbasis kearifan lokal; (2) Pelaksanaan strategi tercermin dari lima peran kepala
sekolah, yaitu edukator, manajer, administrator, supervisor, dan leader, yang
didukung pembagian kerja jelas antara ranah publikasi eksternal dan pembinaan
internal siswa; (3) Faktor pendukung meliputi soliditas tim internal sekolah dan
kepercayaan masyarakat, sedangkan faktor penghambat meliputi persepsi awal
terhadap akreditasi, tantangan konsistensi pembiayaan infaq, dan keterbatasan
waktu pembinaan ekstrakurikuler; (4) Strategi ini berdampak signifikan terhadap
peningkatan jumlah peserta didik, penguatan kepercayaan dan citra madrasah,
peningkatan mutu layanan dan motivasi kerja warga sekolah, serta terbukanya
peluang perbaikan akreditasi di masa mendatang. Maka, dapat disimpulkan bahwa
kepemimpinan visioner kepala sekolah yang diimplementasikan secara strategis,
konsisten, dan terdelegasi dapat menjadi faktor penentu keberhasilan peningkatan
jumlah peserta didik, terlepas dari keterbatasan akreditasi formal yang dimiliki
sekolah.
Kata Kunci: Kepemimpinan Visioner, Kepala Sekolah, dan Peserta Didik.

Student enrollment serves as an important indicator of public trust in the quality of a school's educational services. School principals play a pivotal role in fostering such trust, particularly in schools facing accreditation limitations. This study aimed to analyze the planning, implementation, supporting factors and challenges, and the impact of the principal's visionary leadership strategies in increasing student enrollment at Islamic Senior High School 5 Aceh Besar. A qualitative approach with a descriptive research design was employed. Data were collected through interviews, observations, and document analysis. The findings revealed that: (1) strategic planning was conducted collaboratively by involving vice principals, teachers, and the school committee from the initial stage of formulating the school's vision, which was subsequently translated into three flagship programs: partnerships with dayah (traditional Islamic schools), a tuition-free education policy funded through teachers' infaq (voluntary charitable contributions), and extracurricular programs based on local wisdom; (2) the implementation of the strategy was reflected in the principal's five leadership roles as an educator, manager, administrator, supervisor, and leader, supported by a clear division of responsibilities between external promotion and internal student development; (3) the supporting factors included strong internal collaboration among school personnel and a high level of public trust, whereas the inhibiting factors comprised negative public perceptions of the school's accreditation status, challenges in sustaining the infaq-based funding scheme, and limited time allocated for extracurricular activities; and (4) the implementation of these strategies significantly increased student enrollment, strengthened the school's public image and community trust, enhanced the quality of educational services and staff motivation, and created opportunities for future accreditation improvement. In conclusion, visionary school leadership that is implemented strategically, consistently, and through effective delegation can serve as a key determinant in increasing student enrollment despite the school's formal accreditation limitations. Keywords: Visionary Leadership, School Principal, Students

Citation



    SERVICES DESK