PENYELESAIAN WANPRESTASI DALAM PERJANJIANRNJUAL BELI KOPI ARABIKA GAYO ANTARA RNPETANI DAN PENGEPULRN(SUATU PENELITIAN DI KECAMATAN WIH PESAM RNKABUPATEN BENER MERIAH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENYELESAIAN WANPRESTASI DALAM PERJANJIANRNJUAL BELI KOPI ARABIKA GAYO ANTARA RNPETANI DAN PENGEPULRN(SUATU PENELITIAN DI KECAMATAN WIH PESAM RNKABUPATEN BENER MERIAH)


Pengarang

Warisna Pangestu - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Khairani - 196703221993032001 - Dosen Pembimbing I
Lena Farsia - 197505052000122001 - Penguji
Susiana - 198101282006042002 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1903101010012

Fakultas & Prodi

Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Hukum., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

WARISNA
PANGESTU
(2026)

PENYELESAIAN WANPRESTASI DALAM
PERJANJIAN JUAL BELI KOPI ARABIKA
GAYO ANTARA PETANI DAN PENGEPUL
(Suatu Penelitian di Kecamatan Wih Pesam
Kabupaten Bener Meriah)
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
(v, 52), pp.,bibl.,app.

KHAIRANI, S.H., M.HUM.

Pasal 1338 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata)
menyatakan bahwa semua perjanjian yang dibuat secara sah berlaku sebagai
undang-undang bagi mereka yang membuatnya. Ketentuan tersebut menegaskan
bahwa setiap pihak yang telah mengikatkan diri dalam suatu perjanjian wajib
melaksanakan hak dan kewajibannya dengan itikad baik sesuai dengan
kesepakatan yang telah dibuat. Namun, dalam pelaksanaan perjanjian jual beli
kopi arabika gayo antara petani dan pengepul di Kecamatan Wih Pesam,
Kabupaten Bener Meriah, masih terdapat pihak yang tidak memenuhi
kewajibannya sebagaimana yang telah diperjanjikan, sehingga menimbulkan
wanprestasi dan berpotensi merugikan pihak lainnya.

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pelaksanaan jual beli kopi
arabika gayo antara pengepul dan petani, menjelaskan penyebab terjadinya
wanprestasi dalam perjanjian jual beli kopi antara pengepul dan petani, dan
menjelaskan upaya penyelesaian terhadap permasalahan wanprestasi dalam
perjanjian jual beli kopi Arabika gayo antara pengepul dan petani.

Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis empiris, data
yang diperoleh dari gabungan data lapangan dan data kepustakaan, data di
lapangan diperoleh dengan melakukan wawancara dengan responden yang terkait
dengan penelitian, serta data sekunder diperoleh dari buku-buku, peraturan
perundang-undangan, jurnal, dan skripsi.

Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan jual beli
antara petani dan pengepul dilakukan berdasarkan kesepakatan lisan tanpa
perjanjian tertulis, wanprestasi yang terjadi umumnya berupa keterlambatan
pembayaran oleh pengepul yang disebabkan oleh terhambatnya perputaran modal,
faktor cuaca, dan fluktuasi harga kopi di pasaran. Penyelesaian wanprestasi
dilakukan melalui musyawarah dan pendekatan kekeluargaan dengan melibatkan
para pihak, bahkan dalam beberapa kasus dibantu oleh aparatur kampung sebagai
mediator, penyelesaian secara non-litigasi dipilih karena dianggap lebih cepat,
sederhana, dan mampu menjaga hubungan baik antara petani dan pengepul.

Disarankan kepada petani dan pengepul agar membuat perjanjian tertulis
yang memuat hak dan kewajiban para pihak, khususnya mengenai waktu
pembayaran guna memberikan kepastian hukum serta meminimalkan terjadinya
wanprestasi di kemudian hari.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK