ANALISIS PERBEDAAN PELANGGARAN LALU LINTAS OLEH PENGENDARA TRUK DI LOKASI ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS PERBEDAAN PELANGGARAN LALU LINTAS OLEH PENGENDARA TRUK DI LOKASI ACEH BESAR


Pengarang

CHENDY CAKRA WIJAYA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Renni Angraini - 197109231997022001 - Dosen Pembimbing I
Fitrika Mita Suryani - 196812211998022001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2204101010147

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik Sipil., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Peningkatan aktivitas transportasi barang di Kabupaten Aceh Besar menyebabkan tingginya pergerakan kendaraan truk yang berpotensi menimbulkan berbagai pelanggaran lalu lintas, dampak tersebut menunjukkan pentingnya penelitian mengenai karakteristik dan perbedaan pelanggaran lalu lintas oleh pengemudi truk. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh pengemudi truk, menganalisis karakteristik lalu lintas berupa volume dan kecepatan kendaraan, serta menganalisis perbedaan pelanggaran lalu lintas antar arah di setiap lokasi penelitian. Penelitian dilakukan pada Jalan Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang dan Jalan Lintas Sumatra, Lambaro, Kabupaten Aceh Besar. Pengumpulan data dilakukan 1 hari selama 12 jam pengamatan, yaitu pukul 07.00–19.00 WIB, dengan interval pencatatan 5 menit. Variabel yang diamati meliputi volume lalu lintas, kecepatan rata-rata kendaraan, dan jenis pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh pengemudi truk. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk dan uji beda Independent Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume lalu lintas puncak terjadi pada pukul 07.00–08.00 WIB dengan volume sebesar 2.572 kend/jam pada Jalan Lintas Sumatra dan 788 kend/jam pada Jalan Bandara Sultan Iskandar Muda. Kecepatan rata-rata truk berkisar antara 27–38 km/jam pada Jalan Bandara Sultan Iskandar Muda dan 26–38 km/jam pada Jalan Lintas Sumatra. Pelanggaran yang paling dominan adalah pelanggaran Over Dimension Over Loading (ODOL) dan plat kendaraan tidak terlihat jelas. Hasil uji t menunjukkan bahwa Jalan Bandara Sultan Iskandar Muda tidak terdapat perbedaan antar arah, sedangkan Jalan Lintas Sumatra terdapat perbedaan pada jenis pelanggaran ODOL dan plat kendaraan tidak terlihat jelas, untuk jenis pelanggaran lainnya tidak terdapat perbedaan antar arah.

The increase in freight transport activity in Aceh Besar Regency has led to a high volume of truck traffic, which has the potential to cause various traffic violations; this situation highlights the importance of research on the characteristics and differences in traffic violations committed by truck drivers. This study aims to identify the types of traffic violations committed by truck drivers, analyze traffic characteristics such as vehicle volume and speed, and analyze differences in traffic violations between directions at each study location. The study was conducted on Sultan Iskandar Muda Airport Road in Blang Bintang and Sumatra Cross Road in Lambaro, Aceh Besar Regency. Data collection took place over a 12-hour observation period on a single day, from 07:00 to 19:00 WIB, with a 5-minute recording interval. The observed variables included traffic volume, average vehicle speed, and the types of traffic violations committed by truck drivers. Data analysis was performed using the Shapiro–Wilk normality test and the independent samples t-test. The results showed that peak traffic volume occurred between 07:00 and 08:00 WIB, with a volume of 2,572 vehicles/hour on Sumatra Trans-Road and 788 vehicles/hour on Sultan Iskandar Muda Airport Road. The average speed of trucks ranged from 27–38 km/h on Sultan Iskandar Muda Airport Road and 26–38 km/h on the Sumatra Trans-Island Highway. The most common violations were Over Dimension Over Loading (ODOL) and illegible license plates. The t-test results show that on Sultan Iskandar Muda Airport Road, there is no difference between directions, whereas on Sumatra Cross Road, there are differences in the types of ODOL violations and illegible license plates; for other types of violations, there is no difference between directions.

Citation



    SERVICES DESK