Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
IMPLEMENTASI TEACHING FACTORY DALAM PENINGKATAN MUTU LULUSAN SMK NEGERI DI KOTA BANDA ACEH
Pengarang
Yusraini - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nasir Usman - 196012311985111003 - Dosen Pembimbing I
Niswanto - 196203151987031003 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
2409200050010
Fakultas & Prodi
Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Program Studi Magister Administrasi Pendidikan., 2026
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Teaching Factory (TeFa) di SMK Negeri Kota Banda Aceh dalam meningkatkan mutu lulusan, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, wakil kurikulum, kepala bengkel, ketua program keahlian, guru, siswa, pengawas dan industri. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan bantuan aplikasi NVivo15. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1). Implementasi TeFa telah berjalan cukup baik melalui integrasi pembelajaran berbasis produksi yang menyerupai kondisi industri. 2). Penerapan TeFa terbukti mampu meningkatkan kompetensi, keterampilan, dan kesiapan kerja siswa, baik dalam aspek teknis maupun nonteknis, seperti disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama 3). Pelaksanaan TeFa dilakukan melalui pembelajaran berbasis produksi/jasa yang mengadopsi sistem kerja industri, dengan perencanaan kolaboratif antara sekolah dan dunia industri, serta didukung oleh sarana prasarana yang relatif memadai. 4). Evaluasi program telah dilaksanakan secara sistematis melalui kegiatan monitoring dan evaluasi yang mencakup aspek proses dan hasil pembelajaran dengan mengacu pada standar industri, meskipun masih memerlukan peningkatan dalam konsistensi dan keterlibatan industri. 5). Faktor pendukung meliputi komitmen kepala sekolah, kompetensi guru, dan kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri, sedangkan faktor penghambat yaitu terdapat kendala seperti keterbatasan sarana dan prasarana serta kurangnya keterlibatan industri secara optimal. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa TeFa berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi dan kesiapan kerja siswa, meskipun masih memerlukan peningkatan dalam aspek fasilitas dan kolaborasi industri.
Kata Kunci: Implementasi, Teaching Factory (TeFa), Mutu Lulusan.
This study aimed to analyze the implementation of the Teaching Factory (TeFa) program in state vocational high schools in Banda Aceh to improve graduate quality and to identify the supporting and inhibiting factors affecting its implementation. This research employed a qualitative approach using a descriptive method. The research participants consisted of school principals, vice principals for curriculum affairs, workshop heads, heads of expertise programs, teachers, students, supervisors, and industry representatives. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and analysis was conducted using data reduction, data display, and conclusion-drawing techniques with the assistance of NVivo 15 software. The findings revealed that: (1) the implementation of TeFa has been carried out relatively well through the integration of production-based learning that resembles actual industrial conditions; (2) the application of TeFa has proven effective in improving students’ competencies, skills, and work readiness, both in technical and non-technical aspects, such as discipline, responsibility, and teamwork; (3) TeFa implementation is conducted through production/service-based learning that adopts industrial work systems, supported by collaborative planning between schools and industry partners, as well as relatively adequate facilities and infrastructure; (4) program evaluation has been systematically conducted through monitoring and evaluation activities covering both learning processes and outcomes based on industry standards, although improvements are still needed in terms of consistency and industry involvement; and (5) supporting factors include the commitment of school principals, teacher competence, and collaboration with business and industrial sectors, whereas inhibiting factors include limitations in facilities and infrastructure and the lack of optimal industry involvement. The study concludes that TeFa significantly improves students’ competencies and work readiness; however, further improvements are needed in facilities and industry collaboration. Keywords: Implementation, Teaching Factory (TeFa), Graduate Quality.
KINERJA KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU LULUSAN PADA MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI BANDA ACEH (Ummiyani, 2025)
PENGEMBANGAN LKPD TEACHING FACTORY TERINTEGRASI STEM UNTUK MENGUKUR KESIAPAN KEWIRAUSAHAAN PESERTA DIDIK SMK (Zulia Findayani, 2025)
KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU LULUSAN SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DI ACEH SELATAN (Ansar, 2025)
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN SMA DAN SMK DI KOTA SABANG (Ilafizannatin, 2021)
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PESERTA DIDIK DALAM PENINGKATAN MUTU LULUSAN DI SMP UNGGUL YAYASAN PENDIDIKAN PEMBINAAN UMAT (YPPU) SIGLI KABUPATEN PIDIE (Nadhifah, 2024)