Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PEMANFAATAN BAHAN LIMBAH PLASTIK PADA PEMBELAJARAN KOLASE UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA KELAS IV DI UPTD SD NEGERI 10 JULI KABUPATEN BIREUEN
Pengarang
Raisa Amanda - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Aida Fitri - 197510132005012001 - Dosen Pembimbing I
Hasniyati - 198801042022032007 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2206104040093
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1) / PDDIKTI : 86206
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas KIP PGSD (S1)., 2026
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Kreativitas merupakan kemampuan penting yang perlu dikembangkan pada siswa sekolah dasar, khususnya dalam pembelajaran seni rupa. Namun, berdasarkan observasi awal di UPTD SD Negeri 10 Juli Kabupaten Bireuen, kreativitas siswa kelas IV masih tergolong rendah dan pemanfaatan bahan ajar yang beragam dalam pembelajaran seni masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pemanfaatan bahan limbah plastik dalam pembelajaran kolase serta peningkatan kreativitas siswa kelas IV melalui kegiatan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV UPTD SD Negeri 10 Juli Kabupaten Bireuen yang berjumlah 21 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes unjuk kerja pada dua kali pertemuan. Data dianalisis menggunakan model Miles & Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemanfaatan bahan limbah plastik dalam pembelajaran kolase berlangsung secara sistematis melalui tiga tahap, yaitu persiapan alat dan bahan, pelaksanaan (pemilihan bahan, pengguntingan, dan penempelan), serta penyelesaian karya. Kreativitas siswa mengalami peningkatan yang signifikan pada keempat indikator yang diamati. Persentase rata-rata kreativitas siswa meningkat dari 65,47% (kategori baik) pada pertemuan pertama menjadi 82,73% (kategori sangat baik) pada pertemuan kedua, dengan kenaikan sebesar 17,26%. Secara rinci, indikator kelancaran meningkat dari 70,23% menjadi 91,66%, kelenturan dari 69,05% menjadi 83,33%, keaslian dari 65,47% menjadi 85,71%, dan elaborasi dari 57,14% menjadi 70,23%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan bahan limbah plastik dalam pembelajaran kolase terbukti efektif dalam meningkatkan kreativitas siswa kelas IV, sekaligus menumbuhkan kesadaran lingkungan melalui pemanfaatan kembali bahan yang tidak terpakai.
Kata Kunci: limbah plastik, kolase, kreativitas siswa, pembelajaran seni rupa.
Creativity is an important skill that needs to be developed in elementary school students, especially in fine arts learning. However, based on initial observations at the UPTD SD Negeri 10 Juli, Bireuen Regency, the creativity of fourth-grade students is still relatively low and the use of diverse teaching materials in art learning is still very limited. This study aims to describe the process of utilizing plastic waste materials in collage learning and increasing the creativity of fourth-grade students through these activities. This study uses a qualitative approach with a descriptive type. The subjects of the study were 21 fourth-grade students of UPTD SD Negeri 10 Juli, Bireuen Regency. Data collection was carried out through observation and performance tests in two meetings. Data were analyzed using the Miles & Huberman model which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the process of utilizing plastic waste materials in collage learning takes place systematically through three stages, namely preparation of tools and materials, implementation (material selection, cutting, and pasting), and completion of the work. Student creativity experienced a significant increase in all four observed indicators. The average percentage of student creativity increased from 65.47% (good category) in the first meeting to 82.73% (very good category) in the second meeting, representing a 17.26% increase. Specifically, fluency indicators increased from 70.23% to 91.66%, flexibility from 69.05% to 83.33%, originality from 65.47% to 85.71%, and elaboration from 57.14% to 70.23%. Therefore, it can be concluded that the use of plastic waste materials in collage learning has proven effective in enhancing the creativity of fourth-grade students, while simultaneously fostering environmental awareness through the reuse of unused materials. Keywords: plastic waste, collage, student creativity, fine arts learning.
KEMAMPUAN PESERTA DIDIK DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS MELALUI KARYA KOLASE DI KELAS IV SD NEGERI 3 KOTA BANDA ACEH (DELIA ELVIRA, 2019)
KREATIVITAS SISWA MELALUI KEGIATAN KOLASE DENGAN PEMANFAATAN DAUR ULANG SAMPAH DI KELAS IV SD NEGERI GAROT ACEH BESAR (Tara Zulia Putri, 2022)
PENGEMBANGAN KREATIVITAS SISWA MELALUI KARYA KOLASE DARI BAHAN ALAM DI KELAS IV SD NEGERI LAMREUNG KABUPATEN ACEH BESAR (MARLENA, 2021)
PEMANFAATAN PELEPAH PISANG DALAM MENGEMBANGKAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK PADA KARYA KOLASE DIKELAS IV SD NEGERI 1 PUTRI BETUNG (Nadila Nazmi, 2021)
MENGEMBANGKAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK MELALUI KARYA KOLASE PADA PEMBELAJARAN SBDP DI KELAS IV SD NEGERI 56 BANDA ACEH (Ira Damayanti, 2021)