MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH BERSERTIFIKAT GURU PENGGERAK DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI GURU SMP DI KECAMATAN TAPAKTUAN KABUPATEN ACEH SELATAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH BERSERTIFIKAT GURU PENGGERAK DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI GURU SMP DI KECAMATAN TAPAKTUAN KABUPATEN ACEH SELATAN


Pengarang

Aida Warni - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Nasir Usman - 196012311985111003 - Dosen Pembimbing I
Ismail - 197507062006041007 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2409200050025

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pasca Sarjana., 2026

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menggerakkan seluruh komponen sekolah untuk mencapai tujuan pendidikan. Kompetensi manajerial yang dimiliki kepala sekolah sangat menentukan tingkat motivasi guru dalam menjalankan tugas profesionalnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen kepala sekolah bersertifikan Guru Penggerak dalam meningkatkan motivasi guru di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan. Fokus penelitian diarahkan pada empat aspek utama, yaitu: (1) perencanaan program, (2) pelaksanaan, (3) evaluasi, serta (4) faktor pendukung dan penghambat dalam upaya peningkatan motivasi guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan guru pada dua sekolah yang dipimpin oleh kepala sekolah bersertifikat Guru Penggerak, yaitu SMP Negeri 3 Tapaktuan dan SMP Negeri 4 Tapaktuan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan koding NVivo 15 melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kepala sekolah bersertifikat Guru Penggerak dalam meningkatkan motivasi guru di kedua sekolah dilaksanakan dengan karakteristik yang relatif serupa namun memiliki penekanan yang berbeda. Di SMP Negeri 3 Tapaktuan, perencanaan program dilakukan secara partisipatif, pelaksanaan program ditandai oleh kepemimpinan yang suportif, sedangkan evaluasi dilakukan melalui refleksi bersama, faktor pendukung utama berupa iklim sekolah yang kondusif dan hubungan interpersonal yang harmonis, sementara faktor penghambat meliputi perbedaan pendapat dan keterbatasan sumber daya. Sementara itu, di SMP Negeri 4 Tapaktuan, perencanaan program difokuskan pada pengembangan program unggulan yang melibatkan guru secara aktif dalam penyusunan rencana kerja sekolah, pelaksanaan program menonjolkan pendekatan coaching, serta evaluasi program dilakukan melalui evaluasi kinerja. Faktor pendukung berupa kolaborasi yang baik sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana dan prasarana, variasi motivasi guru, dan keterbatasan jumlah siswa.

Kata Kunci: Manajemen, Kepala Sekolah, Guru Penggerak, Motivasi Guru.

School principals play a strategic role in mobilizing all school components to achieve educational objectives. Principals’ managerial competence is a critical determinant of teachers’ motivation in carrying out their professional duties. This study aims to describe the management practices of principals certified as Guru Penggerak (Teacher Leaders) in enhancing teacher motivation in state junior high schools (SMPN) in Tapaktuan Subdistrict, Aceh Selatan Regency. The study focuses on four main aspects: (1) program planning, (2) implementation, (3) evaluation, and (4) supporting and inhibiting factors in efforts to increase teacher motivation. The study employed a qualitative approach using a descriptive method. The research subjects included principals, vice principals, and teachers at two schools led by principals certified as Teacher Leaders, namely SMPN 3 Tapaktuan and SMPN 4 Tapaktuan. Data were collected through observation, interviews, and document analysis, and analyzed using NVivo 15, with coding focused on data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the management practices of Teacher Leader-certified principals for enhancing teacher motivation at both schools shared relatively similar characteristics, albeit with different emphases. At SMPN 3 Tapaktuan, program planning was conducted participatively, program implementation was characterized by supportive leadership, and evaluation was carried out through collective reflection. The main supporting factors included a conducive school climate and harmonious interpersonal relationships, while inhibiting factors involved differences of opinion and limited resources. Meanwhile, at SMPN 4 Tapaktuan, program planning focused on developing flagship programs that actively involved teachers in the formulation of the school work plan; program implementation emphasised a coaching approach; and program evaluation was conducted through performance appraisal. Supporting factors included strong collaboration, whereas inhibiting factors comprised limited facilities and infrastructure, variations in teachers’ motivation levels, and a limited number of students. Keywords: Management, school principal, Teacher Leaders, teacher motivation.

Citation



    SERVICES DESK