EFEK KANDIDAT PROBIOTIK BAKTERI ASAM ASETAT ASAL CUKA AREN TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

EFEK KANDIDAT PROBIOTIK BAKTERI ASAM ASETAT ASAL CUKA AREN TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS)


Pengarang

CHAIRUZZAKARIA HARAHAP - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Sugito - 196102151989031003 - Dosen Pembimbing I
Rastina - 198306062008122002 - Dosen Pembimbing II
Budianto Panjaitan - 198108282008121003 - Penguji
Dwinna Aliza - 197305052000032001 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2202101010013

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Hewan., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Probiotik adalah mikroorganisme hidup terutama bakteri baik yang memberikan manfaat kesehatan, jika dikonsumsi dalam jumlah cukup, termasuk berpotensi memengaruhi metabolisme glukosa. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efek pemberian kandidat probiotik bakteri asam asetat (BAA) asal cuka aren terhadap kadar glukosa darah tikus putih (Rattus norvegicus) pada kondisi normal maupun setelah ditantang dengan Escherichia coli. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan, yaitu kontrol (P0), tikus yang ditantang E. coli (P1), tikus yang diberi BAA dan ditantang E. coli (P2), serta tikus yang diberi BAA tanpa tantangan (P3). Setelah perlakuan, kadar glukosa darah diukur menggunakan biochemical analyzer dan dianalisis menggunakan uji ANOVA yang dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian BAA memberikan pengaruh nyata terhadap penurunan kadar glukosa darah, baik pada tikus normal maupun tikus yang mengalami tantangan E. coli. Perlakuan P3 menunjukkan kadar glukosa darah terendah, diikuti P2, P1, dan P0 sebagai yang tertinggi. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa bakteri asam asetat asal cuka aren berpotensi menurunkan kadar glukosa darah pada tikus putih, baik dalam kondisi fisiologis normal maupun pada kondisi stres akibat tantangan infeksi.

Probiotics are live microorganisms especially good bacteria, that provide health benefits, when consumed in adequate amounts and may influence glucose metabolism. This study aimed to evaluate the effect of a candidate probiotic acetic acid bacteria (AAB) isolated from palm vinegar on blood glucose levels of white rats (Rattus norvegicus) under normal conditions and after challenge with Escherichia coli. A completely randomized design was applied with four treatment groups: control (P0), rats challenged with E. coli (P1), rats treated with AAB and challenged with E. coli (P2), and rats treated with AAB without challenge (P3). Blood glucose levels were measured using a biochemical analyzer and analyzed by ANOVA followed by Duncan test. The results showed that AAB administration had a significant effect in reducing blood glucose levels in both normal rats and those challenged with E. coli. The lowest glucose level was observed in P3, followed by P2, P1, and the highest in P0. In conclusion, acetic acid bacteria isolated from palm vinegar have the potential to reduce blood glucose levels in white rats under both normal physiological conditions and biological stress induced by bacterial challenge.

Citation



    SERVICES DESK