EXPLORING STUDENTS' DIFFICULTIES AND STRATEGIES IN SPEAKING ENGLISH (A QUALITATIVE STUDY OF ELEVENTH-GRADE STUDENTS OF SMA LABSCHOOL UNSYIAH, BANDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

EXPLORING STUDENTS' DIFFICULTIES AND STRATEGIES IN SPEAKING ENGLISH (A QUALITATIVE STUDY OF ELEVENTH-GRADE STUDENTS OF SMA LABSCHOOL UNSYIAH, BANDA ACEH)


Pengarang

Dosen Pembimbing

Dr. Dian Fajrina, S.Pd., M.Ed - - - Dosen Pembimbing I
Dohra Fitrisia - 197908022008122001 - Dosen Pembimbing II
Tgk. Maya Silviyanti - 198005152006042001 - Penguji
Prof. Dr. Zulfadli A. Aziz, S.Pd., M.A. - 197606032006041001 - - - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2006102020104

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa Inggris (S1) / PDDIKTI : 88203

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Abstrak
Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk mengeksplorasi kesulitan dan strategi siswa dalam berbicara bahasa Inggris di antara siswa kelas sebelas SMA Labschool Unsyiah, Banda Aceh. Penelitian ini berfokus pada identifikasi tantangan berbicara yang dihadapi oleh siswa EFL dan strategi pembelajaran yang mereka gunakan untuk mengatasinya. Data dikumpulkan melalui Focus Group Discussion (FGD) dan kuesioner yang dibagikan kepada 103 siswa. Hasil FGD mengungkapkan empat kategori utama kesulitan berbicara: penghambatan, tidak ada yang bisa dikatakan, partisipasi yang rendah atau tidak merata, dan penggunaan bahasa ibu. Penghambatan diidentifikasi sebagai kesulitan yang paling dominan, karena banyak siswa merasa malu, cemas, dan takut melakukan kesalahan saat berbicara bahasa Inggris. Temuan kuesioner, yang dianalisis menggunakan Oxford's Strategy Inventory
for Language Learning (SILL), mengindikasikan bahwa para siswa menggunakan berbagai strategi, termasuk strategi afektif, sosial, memori, kognitif, kompensasi, dan metakognitif. Di antara strategi tersebut, strategi metakognitif memperoleh nilai rata-rata tertinggi
(3,78), yang menunjukkan bahwa siswa sering terlibat dalam kegiatan pembelajaran yang diatur sendiri, seperti merencanakan, memantau, dan mengevaluasi kemajuan mereka dalam belajar bahasa Inggris. Sementara itu, strategi afektif memiliki nilai rata-rata terendah (3,27), menunjukkan bahwa kontrol emosi dan motivasi dalam berbicara kurang diterapkan. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun siswa secara aktif menggunakan strategi pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berbicara mereka, kepercayaan diri, dan pengaturan emosi tetap menjadi area utama untuk perbaikan. Oleh karena itu, para guru didorong untuk menerapkan pendekatan interaktif dan motivasi untuk menumbuhkan kepercayaan diri siswa dalam berbicara dan kebiasaan belajar yang strategis.

Kata kunci: Pelajar EFL, strategi pembelajaran bahasa, SILL, Kesulitan berbicara

Abstract This descriptive qualitative research aims to explore the students’ difficulties and strategies in speaking English among eleventh-grade students of SMA Labschool Unsyiah, Banda Aceh. The study focuses on identifying speaking challenges faced by EFL learners and the learning strategies they employ to overcome them. Data were collected through Focus Group Discussions (FGD) and questionnaires distributed to 103 students. The FGD results revealed four major categories of speaking difficulties: inhibition, nothing to say, low or uneven participation, and mother-tongue use. Inhibition was identified as the most dominant difficulty, as many students felt shy, anxious, and afraid of making mistakes when speaking English. The questionnaire findings, analyzed using Oxford’s Strategy Inventory for Language Learning (SILL), indicated that students used various strategies, including affective, social, memory, cognitive, compensation, and metacognitive strategies. Among these, Metacognitive strategies obtained the highest mean score (3.78), showing that students frequently engage in self-regulated learning activities, such as planning, monitoring, and evaluating their progress in learning English. Meanwhile, affective strategies had the lowest mean score (3.27), suggesting that emotional control and motivation in speaking were less applied. These findings demonstrate that while students actively use learning strategies to enhance their speaking ability, confidence, and emotional regulation remain key areas for improvement. Therefore, teachers are encouraged to implement interactive and motivational approaches to foster students’ speaking confidence and strategic learning habits. Keywords: EFL learners, language learning strategies, SILL, Speaking difficulties

Citation



    SERVICES DESK