PENGGUNAAN UJI BALISTIK DALAM PEMBUKTIAN TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA DENGAN MENGGUNAKAN SENJATA API (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI SIGLI) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGGUNAAN UJI BALISTIK DALAM PEMBUKTIAN TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA DENGAN MENGGUNAKAN SENJATA API (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI SIGLI)


Pengarang

IRFAN FAHRUZI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Ida Keumala Jempa - 196811081994032002 - Dosen Pembimbing I
Teuku Muttaqin Mansur - 197909052008121002 - Penguji
Intan Munirah - 198901112020122002 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2003101010286

Fakultas & Prodi

Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201

Penerbit

Banda Aceh : Progam Studi Ilmu Hukum., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

345.025 23

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

IRFAN FAHRUZI (2025) PENGGUNAAN UJI BALISTIK DALAM PEMBUKTIAN TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA DENGAN MENGGUNAKAN SENJATA API (Suatu Penelitian di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Sigli)
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
( v, 57), pp.,tabl.,bibl.

Dr, Ida Keumala Jempa, S.H.,M.H.
Tindak pidana pembunuhan berencana dengan menggunakan senjata api merupakan salah satu bentuk kejahatan yang memiliki kompleksitas tinggi dalam proses pembuktiannya. Hal ini sejalan dengan ketentuan Pasal 183 KUHAP yang mensyaratkan adanya sekurang-kurangnya dua alat bukti yang sah, serta Pasal 184 ayat (1) KUHAP yang mengatur jenis-jenis alat bukti. Kompleksitas tersebut terutama disebabkan oleh seringkali minimnya saksi di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dalam kondisi demikian. Penggunaan uji balistik menjadi penting untuk mengungkap hubungan antara proyektil, senjata api, dan pelaku.
Permasalahan dalam penelitian ini difokuskan pada dua hal, yaitu bagaimana penggunaan uji balistik dalam pembuktian tindak pidana pembunuhan dengan senjata api dan bagaimana kekuatan pembuktian hasil uji balistik tersebut dalam tindak pidana pembunuhan berencana di wilayah hukum Pengadilan Negeri Sigli.
Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris, dengan menggabungkan studi kepustakaan dan penelitian lapangan melalui wawancara terhadap penyidik, jaksa penuntut umum, hakim, dan ahli balistik di wilayah hukum Pengadilan Negeri Sigli.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji balistik membantu dalam membuktikan adanya perencanaan dalam tindak pidana pembunuhan, dengan cara mencocokkan pola rifling marks pada proyektil dan laras senjata api, serta menganalisis arah dan jarak tembakan. Selain itu, uji balistik juga digunakan sebagai dasar untuk menyusun konstruksi hukum oleh penyidik dan jaksa dalam proses penyidikan dan penuntutan. serta menjadi pertimbangan hakim dalam menilai keterlibatan terdakwa. Namun demikian, keterbatasan teknis seperti proyektil yang rusak, senjata modifikasi, dan kurangnya fasilitas laboratorium forensik di wilayah Aceh menjadi kendala dalam pelaksanaan uji tersebut.
Penelitian ini menyimpulkan adalah bahwa uji balistik merupakan alat pembuktian ilmiah yang kuat dan relevan dalam perkara pembunuhan berencana, baik sebagai keterangan ahli maupun sebagai alat bukti surat. Penggunaan uji balistik menjadi penting ketika tidak tersedia alat bukti langsung seperti saksi. Oleh karena itu, disarankan agar penegak hukum di wilayah Aceh meningkatkan kapasitas teknis dalam bidang balistik, serta mendorong pembentukan laboratorium forensik dengan ahli balistik yang berdomisili tetap di Provinsi Aceh, guna mempercepat proses penyidikan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK