MANAJEMEN SARANA PRASARANA PEMBELAJARAN DIGITAL DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMA DI KABUPATEN PIDIE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

MANAJEMEN SARANA PRASARANA PEMBELAJARAN DIGITAL DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMA DI KABUPATEN PIDIE


Pengarang

Miftahul Jannah - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Niswanto - 196203151987031003 - Dosen Pembimbing I
Ismail - 197507062006041007 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2309200050071

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Administrasi Pendidikan Unsyiah., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

MANAJEMEN SARANA PRASARANA PEMBELAJARAN DIGITAL DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR
SISWA SMA DI KABUPATEN PIDIE

Oleh : Miftahul Jannah
NPM : 2309200050071
Kombisi Pembimbing:
1. Dr. Niswanto, M. Pd.
2. Dr.Ismail, M. Pd.

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen sarana dan prasarana pembelajaran digital dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMA Kabupaten Pidie. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian mencakup tiga aspek utama yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan kendala. Dalam aspek perencanaan, ketiga sekolah, yaitu: SMA Negeri 1 Mutiara, SMA Negeri 1 Peukan Baro, dan SMAS Sukma Bangsa Pidie telah menyusun rencana pengadaan sarana dan prasarana digital secara sistematis berdasarkan evaluasi kebutuhan. Perencanaan yang terstruktur ini tidak hanya memastikan tersedianya fasilitas pembelajaran, tetapi juga memberikan kepastian akses teknologi bagi siswa yang secara langsung berkontribusi terhadap meningkatnya rasa percaya diri, kenyamanan, dan semangat belajar. Pada aspek pelaksanaan, pengelolaan sarana digital yang baik, seperti penyimpanan, peminjaman, dan pemeliharaan rutin dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan terorganisir. Ketersediaan perangkat yang dapat digunakan dengan lancar membuat siswa lebih mudah mengakses materi pembelajaran digital secara interaktif yang berpengaruh positif terhadap peningkatan motivasi belajar, baik secara intrinsik maupun ekstrinsik. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan sejumlah kendala, seperti keterbatasan ruang penyimpanan dan anggaran yang dapat menghambat kelancaran proses pembelajaran digital. Ketidakoptimalan dalam penyediaan fasilitas ini berisiko menurunkan minat dan keterlibatan aktif siswa karena terbatasnya akses terhadap teknologi pembelajaran yang menarik dan relevan dengan kebutuhan generasi saat ini. Kesimpulannya, meskipun ketiga sekolah telah memiliki sistem perencanaan dan pengelolaan yang cukup baik, tantangan teknis dan manajerial masih perlu diatasi agar pembelajaran digital dapat berjalan lebih efektif. Dukungan lebih lanjut dari pemerintah, sekolah, dan pemangku kepentingan lainnya sangat diperlukan untuk menjamin keberlangsungan sarana digital yang memadai, guna menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan mampu meningkatkan motivasi belajar siswa secara optimal.
Kata Kunci: Manajemen Sarana Prasarana, Pembelajaran Digital, Motivasi Belajar Siswa

MANAGEMENT OF DIGITAL LEARNING FACILITIES AND INFRASTRUCTURE IN ENHANCING SENIOR HIGH SCHOOL STUDENTS’ LEARNING MOTIVATION IN PIDIE REGENCY ABSTRACT Miftahul Jannah This study aims to analyze the management of digital learning facilities and infrastructure in enhancing student learning motivation in senior high schools in Pidie Regency. A qualitative approach with a descriptive method was employed. Data were collected through interviews, observations, and documentation. The findings are categorized into three main aspects: planning, implementation, and challenges. In the planning aspect, all three schools—SMA Negeri (State Senior High School) 1 Mutiara, SMA Negeri 1 Peukan Baro, and SMAS (Private Senior High School) Sukma Bangsa Pidie—developed systematic plans for procuring digital facilities and infrastructure based on a needs assessment. This structured planning not only ensured the availability of learning tools but also guaranteed student access to technology, thereby directly contributing to increased confidence, comfort, and enthusiasm for learning. In terms of implementation, effective management of digital facilities, including storage, lending procedures, and routine maintenance, contributed to a conducive and well-organized learning environment. The availability of functional devices facilitated students’ interactive access to digital learning materials, positively influencing both intrinsic and extrinsic motivation. However, the study also identified several obstacles, including limited storage space and budget constraints, which hinder the smooth implementation of digital learning. Inadequate provision of facilities risks reducing student interest and active engagement due to restricted access to relevant and engaging learning technologies aligned with current generational needs. In conclusion, while the three schools have demonstrated reasonably effective planning and management systems, technical and managerial challenges remain. Stronger support from the government, schools, and other stakeholders is essential to ensure the sustainability of adequate digital infrastructure to foster meaningful learning experiences and optimally enhance student motivation. Keywords: Digital Learning, Facilities Management, Student Learning Motivation

Citation



    SERVICES DESK