PENGARUH UKURAN PEMERINTAH, PENDAPATAN ASLI DAERAH, DAN SILPA TERHADAP KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH DI ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH UKURAN PEMERINTAH, PENDAPATAN ASLI DAERAH, DAN SILPA TERHADAP KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH DI ACEH


Pengarang

Nada Mukammal - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Adnan - 196602041992031004 - Dosen Pembimbing I
Nadirsyah - 196408081990031003 - Penguji
Suparno - 197210062000121001 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1801103010031

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S1) / PDDIKTI : 62201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

657.835

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)


ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Ukuran Pemerintah,
Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA)
terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah di Provinsi Aceh. Kinerja keuangan
menjadi indikator penting dalam menilai efektivitas dan efisiensi pengelolaan
anggaran daerah. Penelitian ini menguji pengaruh ketiga variabel terhadap kinerja
keuangan daerah di Aceh yang memiliki karakteristik keuangan unik, seperti Dana
Otonomi Khusus (Otsus) dan potensi pendapatan dari sumber daya alam yang
besar. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa Laporan Keuangan
Pemerintah Daerah (LKPD) yang telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan
(BPK) dari 23 kabupaten/kota di Aceh pada periode 2019-2023. Metode yang
digunakan adalah analisis regresi linear berganda untuk menguji pengaruh masingmasing
variabel independen terhadap variabel dependen.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ukuran Pemerintah tidak berpengaruh signifikan
terhadap kinerja keuangan daerah, meskipun diharapkan dapat
meningkatkan kapasitas fiskal. PAD berpengaruh signifikan terhadap kinerja
keuangan dengan hubungan negatif, yang menunjukkan bahwa pengelolaan PAD
yang kurang optimal dapat menurunkan kinerja keuangan. Sementara itu, SiLPA
tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara langsung, meskipun ada indikasi
bahwa pengelolaan anggaran yang buruk dapat menyebabkan ketidakefisienan
dalam penggunaan dana. Secara simultan, Ukuran Pemerintah, PAD, dan SiLPA
berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan daerah, namun pengelolaan yang
lebih baik dari ketiga variabel ini diperlukan untuk meningkatkan efisiensi dan
transparansi keuangan daerah. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi
kebijakan pengelolaan keuangan daerah di Aceh dengan menekankan perlunya
peningkatan efisiensi penggunaan anggaran dan pengelolaan PAD yang lebih baik.
Kata Kunci: Ukuran Pemerintah, Pendapatan Asli Daerah (PAD), Sisa Lebih
Perhitungan Anggaran (SiLPA), Kinerja Keuangan, Pemerintah
Daerah, Aceh

ABSTRACT This study aims to analyze the effect of Government Size, Local Own-Source Revenue (PAD), and Budget Surplus Financing (SiLPA) on the financial performance of local governments in Aceh Province. Financial performance is an essential indicator in evaluating the effectiveness and efficiency of local government budget management. This research examines the impact of these three variables on the financial performance of local governments in Aceh, which has unique financial characteristics, such as the Special Autonomy Fund (Otsus) and significant revenue potential from natural resources. The data used in this study is secondary data derived from the Regional Government Financial Report (LKPD) audited by the Indonesian Financial Audit Agency (BPK) from 23 districts/cities in Aceh for the period 2019-2023. The method used is multiple linear regression analysis to examine the effect of each independent variable on the dependent variable. The results show that Government Size does not have a significant effect on financial performance, although it is expected to increase fiscal capacity. PAD has a significant negative effect on financial performance, indicating that poor PAD management can lower financial performance. Meanwhile, SiLPA does not show a direct significant effect, although it suggests that poor budget management can lead to inefficiency in the use of funds. Simultaneously, Government Size, PAD, and SiLPA have a significant effect on financial performance, but better management of these three variables is necessary to improve financial efficiency and transparency at the local government level. This study provides important contributions to financial management policies in Aceh by emphasizing the need for improved budget utilization efficiency and better PAD management. Keywords: Government Size, Local Own-Source Revenue (PAD), Budget Surplus Financing (SiLPA), Financial Performance, Local Government, Aceh

Citation



    SERVICES DESK