PENILAIAN PENERAPAN GOOD MANUFACTURING PRACTICES (GMP) DI DAPUR PESANTREN BABUL MAGHFIRAH ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENILAIAN PENERAPAN GOOD MANUFACTURING PRACTICES (GMP) DI DAPUR PESANTREN BABUL MAGHFIRAH ACEH BESAR


Pengarang

AJRIN HALIM - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Asmawati - 197903052002122004 - Dosen Pembimbing I
Eti Indarti - 196901021999032006 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2105105010056

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

658.562

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) di dapur Pesantren Babul Maghfirah, Aceh Besar. GMP merupakan pedoman penting dalam menjamin mutu dan keamanan pangan yang mencakup seluruh proses produksi. Metode yang digunakan adalah gap analysis dengan membandingkan kondisi aktual di lapangan terhadap standar yang ditetapkan oleh Kepala BPOM RI No. HK.02.02.1.2.01.22.63 Tahun 2022. Temuan dianalisis menggunakan sistem pembobotan berdasarkan tingkat ketidaksesuaian: minor, mayor, dan kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 70 poin evaluasi, sebanyak 31 poin (42,86%) dinyatakan sesuai, 30 poin (44,29%) tidak sesuai, dan 8 poin tidak berlaku. Total skor ketidaksesuaian adalah 49, yang mengklasifikasikan dapur pada kategori rating C (Kurang). Ketidaksesuaian mayor mencakup kurangnya program sanitasi tertulis, kondisi bangunan yang tidak memadai, serta fasilitas kebersihan karyawan yang belum memenuhi standar. Dapat disimpulkan bahwa penerapan GMP di dapur pesantren belum optimal. Rekomendasi mencakup perbaikan fasilitas, penyusunan dokumentasi sanitasi, dan pelatihan staf untuk meningkatkan mutu serta keamanan pangan di lingkungan pesantren.

This study aims to evaluate the implementation of Good Manufacturing Practices (GMP) in the kitchen of Babul Maghfirah Islamic Boarding School, Aceh Besar. GMP is a critical guideline to ensure food quality and safety throughout the production process. The research method used was gap analysis, comparing the actual field conditions against the standards set by the Indonesian National Agency of Drug and Food Control (BPOM) Regulation No. HK.02.02.1.2.01.22.63 of 2022. The findings were assessed using a scoring system based on the severity of non-conformities: minor, major, and critical. The results showed that out of 70 evaluation points, 31 points (42.86%) were compliant, 30 points (44.29%) were non-compliant, and 8 points were deemed not applicable. The total non-compliance score reached 49, placing the kitchen in category C (Poor). Major non-conformities included the absence of a documented sanitation program, inadequate building conditions, and substandard employee hygiene facilities. It can be concluded that the GMP implementation in the pesantren kitchen is not yet optimal. Recommendations include infrastructure improvements, development of sanitation documentation, and staff training to enhance food safety and quality.

Citation



    SERVICES DESK