MATA RANTAI PEMASARAN ITIK PEDAGING (STUDI KASUS DI KELOMPOK PETERNAKAN ITIK GAMPONG KAJHU ACEH BESAR) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

MATA RANTAI PEMASARAN ITIK PEDAGING (STUDI KASUS DI KELOMPOK PETERNAKAN ITIK GAMPONG KAJHU ACEH BESAR)


Pengarang

HANIFAH RANURI PURBA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Muhammad Daud - 197704112010121001 - Dosen Pembimbing I
Hendra Koesmara - 198703052019031008 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2105104010061

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Peternakan (S1) / PDDIKTI : 54231

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

636.597

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Hanifah Ranuri Purba 2105104010061 Mata Rantai Pemasaran Itik Pedaging (Studi Kasus Di Kelompok Peternakan Itik Gampong Kajhu Aceh Besar). Di bawah bimbingan Muhammad Daud sebagai pembimbing utama dan Hendra Koesmara sebagai pembimbing anggota.

RINGKASAN
Salah satu komoditas yang berkembang pesat adalah peternakan itik, yang berkontribusi dalam penyediaan protein hewani dengan harga terjangkau. Produksi daging itik di Aceh menunjukkan peningkatan signifikan, dengan data produksi mencapai 439.247.70 ton pada 2024. Peningkatan permintaan pasar terhadap daging itik menciptakan peluang besar dalam usaha peternakan itik sebagai sumber perekonomian. Namun, ketimpangan harga sering terjadi dalam pemasaran daging itik, yang disebabkan oleh berbagai faktor seperti produksi, distribusi, dan permintaan pasar. Rantai pasok menjadi elemen penting dalam memastikan distribusi dan alur pemasaran yang efisien, sehingga harga dapat ditransmisikan dengan baik di seluruh tingkat rantai pemasaran.
Tujuan penelitian ini adakah untuk menganalisis rantai pasok dan efisiensi pemasaran itik pedaging di kelompok peternakan itik Gampong Kajhu, Aceh Besar. Penelitian ini dilaksanakan di kelompok peternakan itik Gampong Kajhu, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Metode pengumpulan data yang di gunakan adalah survei dengan pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh yang merupakan teknik penentuan sampel apabila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Para meter penelitian adalah jalur distribusi pemasaran itik pedaging, efisiensi pemasaran, margin pemasaran, farmers share, biaya pemasaran, biaya produksi, dan harga pokok penjualan itik pedaging.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua jalur pemasaran itik pedaging di kelompok peternakan itik Gampong Kajhu, Aceh Besar, yaitu jalur pemasaran 1 dimana peternak menjual langsung itik pedaging ke konsumen akhir dan pada jalur pemasaran kedua dimana peternak menjual itik pedaging ke agen, lalu agen menjual itik ke pedagang pengecer, dan pedagang pengecer menjual itik ke konsumen akhir. Margin pemasaran pada jalur pemasaran pertama Rp 0 dikarenakan peternak menjual itik secara langsung tanpa adanya perantara sedangkan pada jalur pemasaran ke 2 margin pemasarannya sebesar Rp 15.000. Pada besaran nilai Farmer Share, semua jalur pemasaran masuk pada kategori efisien dimana jalur pemasaran 1 memiliki nilai farmer share 100% dan nilai jalur pemasaran kedua sebesar 72%. dan nilai efisiensi 7% yang menendakan jalurpemasaran itik pedaging efisien.

Ancient Hanifah Ranuri2105104010061 Marketing Chain of Meat Ducks (Case Study in the Duck Farming Group of Kajhu Village, Aceh Besar). Under the guidance ofMuhammad Daud as the main guide and Hendra Koesmaraas a member mentor. SUMMARY One of the rapidly growing commodities is duck farming, which contributes to the supply of affordable animal protein. Duck meat production in Aceh has shown significant growth, with production data reaching 439,247.70 tons in 2024. The increasing market demand for duck meat creates significant opportunities for duck farming as an economic source. However, price disparities often occur in duck meat marketing, caused by various factors such as production, distribution, and market demand. The supply chain is a crucial element in ensuring efficient distribution and marketing flows, so that prices can be properly transmitted throughout the marketing chain. The purpose of this study is to analyze the supply chain and marketing efficiency of broiler ducks in the Gampong Kajhu duck farming group, Aceh Besar. This study was conducted at the Gampong Kajhu duck farming group, Aceh Besar Regency, Aceh Province. The data collection method used was a survey with sampling using saturated sampling, which is a sampling technique when all members of the population are used as samples. The research parameters were the broiler duck marketing distribution channel, marketing efficiency, marketing margin,farmers share, marketing costs, production costs, and cost of goods sold of meat ducks. The results of the study show that there are two marketing channels for broiler ducks in the Gampong Kajhu duck farming group, Aceh Besar, namely marketing channel 1 where farmers sell broiler ducks directly to end consumers and in the second marketing channel where farmers sell broiler ducks to agents, then agents sell ducks to retailers, and retailers sell ducks to end consumers. The marketing margin in the first marketing channel is IDR 0 because farmers sell ducks directly without intermediaries while in the second marketing channel the marketing margin is IDR 15,000. In terms of the Farmer Share value, all marketing channels are included in the efficient category where marketing channel 1 has a farmer share value of 100% and the value of the second marketing channel is 72%. and an efficiency value of 7% which indicates an efficient broiler duck marketing channel.

Citation



    SERVICES DESK