TANGGUNG JAWAB PENGUSAHA PENGANGKUTAN TERHADAP BARANG KIRIMAN (STUDI PADA PERUSAHAAN PENGANGKUTAN CV. BOZ ACEH GROUP DI KOTA LANGSA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

TANGGUNG JAWAB PENGUSAHA PENGANGKUTAN TERHADAP BARANG KIRIMAN (STUDI PADA PERUSAHAAN PENGANGKUTAN CV. BOZ ACEH GROUP DI KOTA LANGSA)


Pengarang

ZAGHLUL ACHYAR - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Eka Kurniasari - 197105152003122002 - Dosen Pembimbing I
Susiana - 198101282006042002 - Penguji
Lena Farsia - 197505052000122001 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1903101010309

Fakultas & Prodi

Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Hukum., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Zaghlul
Achyar,
2025
TANGGUNG
JAWAB
PENGUSAHA
PENGANGKUTAN TERHADAP BARANG KIRIMAN
(Studi Pada Perusahaan Pengangkutan CV. Boz Aceh
Group Di Kota Langsa)


Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
(vi, 64) pp.,bibl.

Eka Kurniasari, S.H., M.H., LL.M
Secara normatif kegiatan pengangkutan barang telah diatur secara tegas
dalam Pasal 188 dan Pasal 193 ayat (1–3) Undang-Undang No. 22 Tahun 2009
serta Pasal 57 ayat (3) huruf c-e Peraturan Menteri Perhubungan No. 60 Tahun
2019, yang mewajibkan pengangkut untuk menjaga keamanan dan menjamin
ganti rugi atas barang yang rusak atau hilang, namun dalam praktiknya masih
sering terjadi keterlambatan, kerusakan, dan tidak meratanya perlindungan
terhadap hak konsumen, sebagaimana terjadi pada sejumlah kasus pengiriman
barang oleh CV. Boz Aceh Group di Kota Langsa. Hal ini menunjukkan adanya
kesenjangan antara apa yang seharusnya dilaksanakan menurut hukum dengan
apa yang terjadi di lapangan, yang menuntut peningkatan pengawasan serta
perbaikan manajemen distribusi dan pelayanan pelanggan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan mekanisme pengangkutan
barang yang dilakukan perusahaan pengangkutan CV. Boz Aceh Group di Kota
Langsa dan tanggungjawab perusahaan pengangkutan CV. Boz Aceh Group di
Kota Langsa apabila terjadi kerusakan barang.
Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan data dari
lapangan dan kepustakaan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara,
dokumentasi, dan studi kepustakaan. Lokasi penelitian di CV. Boz Aceh Group
Kota Langsa dengan purposive sampling dari pemilik dan konsumen. Analisis
kualitatif digunakan untuk memperoleh kesimpulan yang mendukung penulisan
skripsi.
CV. Boz Aceh Group di Kota Langsa melaksanakan pengangkutan barang
melalui tiga tahap: pemuatan, angkutan, dan pembongkaran. Pengirim menerima
surat angkutan sebagai bukti perjanjian. Selama pengangkutan, keselamatan dan
kepatuhan terhadap regulasi menjadi prioritas. Jika barang tidak diambil dalam
waktu tertentu, pengangkut dapat mengembalikannya ke pengirim. Perusahaan
bertanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan barang, kecuali akibat force
majeure atau kesalahan pengirim. Mekanisme ganti rugi disesuaikan dengan
kesepakatan, baik dalam bentuk barang maupun uang.
Disarankan kepada pihak CV. Boz Aceh Group di Kota Langsa apabila
terjadi keterlambatan ataupun kerusakan barang. CV. Boz Aceh Group di Kota
Langsa sebagai pihak penyelenggara pengangkutan perlu meningkatkan
pelayanan, mengurangi keterlambatan, serta memastikan kemudahan proses ganti
rugi dan asuransi agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK