Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
KARYA KERJA ILMIAH
ANALISIS KOMPOSISI AGROFORESTRI KOPI PADA KAWASAN HUTAN DI DESA BAH KECAMATAN KETOL ACEH TENGAH
Pengarang
FITRI MARWATUL IZZA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Yusya Abubakar - 196212241988031004 - Dosen Pembimbing I
Maryam Jamilah - 198609172022042001 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2105110010053
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Kehutanan (S1) / PDDIKTI : 54251
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2025
Bahasa
Indonesia
No Classification
634.99
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Hutan termasuk ekosistem yang memiliki ciri khas, terutama dengan keberadaan pepohonan dan sumber daya alam hayati di dalamnya. Pengelolaan dan pelestarian hutan memerlukan pemahaman mendalam tentang pendekatan ekologis dan ekosistem. Namun, salah satu tantangan terbesar dalam pengelolaan hutan adalah alih guna lahan. Salah satu bentuk konversi lahan yang sering terjadi adalah perubahan fungsi hutan yang berdampak siginifikan terhadap aspek ekologis. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan alih guna lahan adalah sistem agroforestri. Agroforestri merupakan sistem pengelolaan lahan yang mengombinasikan tanaman pertanian, tanaman kehutanan, serta peternakan dalam satu lahan secara bersamaan maupun secara periodik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi agroforestri kopi dalam kawasan dan untuk mengetahui indeks keanekaragaman vegetasi pada agroforestri kopi dalam kawasan hutan di Desa Bah, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah. Sampel ditentukan dengan metode purposive sampling yaitu dengan menempatkan titik plot sample awal secara acak. Metode garis berpetak dipilih agar pengerjaan lebih cepat dan sederhana sehingga tidak memakan waktu lama dan kesalahan timbul paling sedikit dari pada metode yang lain.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam sistem agroforestri di Desa Bah, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah ditemukan 12 Famili 15 jenis dari 169 individu, yang dimana terdapat lebih dari 1 individu dalam 1 Famili yaitu Famili Fabaceae ada gamal (Gliricida sepium) dan lamtoro (Leucaena leucocephala), Famili Lauraceae ada alpukat (Persea americana) dan kayu manis (Cinnamomum verum) dan Famili Myrtaceae ada jambu air (Syzygium agueum) dan jambu kristal (Psidium guava L. Cultivar kristal). Jumlah individu pada strata pohon yang lebih dominan ditemukan pada lamtoro (Leucaena leucocephala) sebanyak 92 individu. Dengan tanaman yang paling sering dijumpai pada setiap plot yaitu lamtoro dengan jumlah 92 individu dan yang paling sedikit yaitu kayu manis, kemiri, pinang dan sawo dengan jumlah 1 individu. Indeks keanekaragaman pada tingkat pohon tergolong sedang yaitu 1,73, indeks kemerataan pada tingkat pohon tergolong sedang yaitu 0,63 dan indeks kekayaan jenis pada tingkat pohon tergolong rendah yaitu 2,72. Secara keseluruhan, komposisi pohon dalam sistem agroforestri kopi di Desa Bah dapat dikategorikan sebagai sistem berstruktur sedang dengan kecenderungan keanekaragaman jenis yang tidak terlalu tinggi. Sistem agroforestri kopi di Desa Bah memiliki struktur tegakan yang kompleks, baik secara horizontal maupun vertikal, serta pola penyebaran tanaman yang dipengaruhi oleh interaksi antara praktik petani dan proses alami. Kompleksitas ini menjadi cerminan dari adaptasi petani dalam memanfaatkan ruang dan sumber daya lahan secara optimal, meskipun perlu perhatian lebih terhadap pengelolaan keragaman jenis agar kompetisi antar tanaman tidak berdampak negatif terhadap produktivitas kopi.
Forests are ecosystems with distinctive characteristics, particularly due to the presence of trees and natural biological resources within them. Forest management and conservation require a deep understanding of ecological and ecosystem approaches. However, one of the greatest challenges in forest management is land conversion. One common form of land conversion is the change in forest function, which has a significant impact on ecological aspects. One approach that can be applied to address the issue of land conversion is the agroforestry system. Agroforestry is a land management system that combines agricultural crops, forestry crops, and livestock on the same land either simultaneously or periodically. This study aims to determine the composition of coffee agroforestry in the area and to determine the vegetation diversity index in coffee agroforestry in the forest area in Bah Village, Ketol District, Central Aceh Regency. Samples were determined using purposive sampling, which involved randomly placing the initial sample plot points. The strip plot method was chosen to make the work faster and simpler, thereby saving time and minimizing errors compared to other methods. The results of this study show that in the agroforestry system in Bah Village, Ketol Subdistrict, Central Aceh, 12 families and 15 species were found among 169 individuals, with more than one individual in one family, namely the Fabaceae family.
ANALISIS KOMPOSISI AGROFORESTRI KOPI PADA KAWASAN HUTAN DI DESA BAH KECAMATAN KETOL ACEH TENGAH (FITRI MARWATUL IZZA, 2025)
ANALISIS MUTU FISIKOKIMIA DAN SENSORI KOPI ARABIKA AGROFORESTRI DI DESA BAH KECAMATAN KETOL KABUPATEN ACEH TENGAH. (Jefri Haitami, 2025)
ANALISIS POTENSI KARBON AGROFORESTRI KOPI ARABIKA DI PERHUTANAN SOSIAL DESA KEKUYANG, ACEH TENGAH (FARID WAJDI RIZAKA, 2025)
ANALISIS KONFLIK EKOLOGI POLITIK PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM DI KAWASAN HUTAN LINDUNG DI ACEH TENGAH (KAWASAN HUTAN LINDUNG BUR TELEGE) (M. Yusuf Aulia, 2024)
PENDAPATAN DAN PENGELUARAN PETANI KOPI DI DESA DALING KECAMATAN BEBESEN KABUPATEN ACEH TENGAH (fitria mayani, 2013)