PELAKSANAAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DI SDIT NURUL FIKRI ACEH KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    KARYA KERJA ILMIAH

PELAKSANAAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DI SDIT NURUL FIKRI ACEH KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

KHAIRAH QURNAINI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Mislinawati - 198101042008122002 - Dosen Pembimbing I
Aida Fitri - 197510132005012001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2106104040039

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1) / PDDIKTI : 86206

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kegiatan Pramuka di jenjang sekolah dasar memiliki peran penting dalam
membentuk karakter serta mengembangkan potensi, keterampilan sosial, dan jiwa
kepemimpinan siswa. Namun, pelaksanaannya di tingkat sekolah dasar secara
umum masih belum berjalan secara optimal. Beberapa kendala yang sering muncul
antara lain pelaksanaan yang belum terstruktur, kurangnya pemahaman terhadap
prosedur kegiatan, serta belum maksimalnya penerapan manajemen dalam setiap
tahapan pelaksanaan. Di SDIT Nurul Fikri Aceh, kegiatan Pramuka telah terlaksana
dengan cukup baik, meskipun masih terdapat sejumlah aspek yang perlu diperbaiki
dan ditingkatkan agar pelaksanaannya menjadi lebih efektif dan terarah. Untuk
mencapai pelaksanaan yang lebih efektif dan tepat sasaran, diperlukan penerapan
manajemen kegiatan yang baik, mulai dari tahap perencanaan hingga evaluasi. Oleh
karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan bagaimana pelaksanaan
kegiatan ekstrakurikuler Pramuka dilakukan berdasarkan prosedur yang
seharusnya, sekaligus menganalisis sejauh mana proses manajemen tersebut
berperan dalam menunjang keberhasilan program. Penelitian ini melibatkan kepala
sekolah, pembina Pramuka, dan peserta didik jenjang penggalang sebagai subjek
penelitian. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan jenis
penelitian deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan
wawancara. Fokus analisis diarahkan pada aspek perencanaan, pengorganisasian,
pelaksanaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat kegiatan. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler Pramuka
yang mengacu pada silabus yang terstruktur, syarat kecakapan umum (SKU), dan
syarat kecakapan khusus (SKK) dapat berjalan lebih terarah dan efektif. Dengan
demikian, manajemen pelaksanaan yang terstruktur mampu mendukung
pencapaian tujuan serta menyesuaikan pembinaan dengan minat, potensi, dan
perkembangan siswa di SDIT Nurul Fikri Aceh.

Scout extracurricular at the elementary school level has an important role in shaping character and developing students' potential, social skills, and leadership spirit. However, its implementation at the elementary school level in general is still not running optimally. Some of the obstacles that often arise include unstructured implementation, lack of understanding of activity procedures, and not optimal implementation of management in each stage of implementation. At SDIT Nurul Fikri Aceh, Scout activities have been carried out quite well, although there are still a number of aspects that need to be improved and improved so that the implementation becomes more effective and directed. To achieve a more effective and targeted implementation, it is necessary to implement good activity management, starting from the planning stage to evaluation. Therefore, this study was conducted to describe how the implementation of Scout extracurricular activities is carried out based on the proper procedures, as well as to analyze the extent to which the management process plays a role in supporting the success of the program. This research involves the principal, Scout coaches, and students at the fundraising level as research subjects. The methods used are qualitative approaches and descriptive research types, with data collection techniques in the form of observation and interviews. The focus of the analysis is directed at the aspects of planning, organizing, implementing, evaluating, as well as supporting and inhibiting factors of activities. The results of the study show that the implementation of Scout extracurricular activities that refer to a structured syllabus, general proficiency requirements (SKU), and special proficiency requirements (SKK) can run more in a more directional and effective manner. Thus, structured implementation management is able to support the achievement of goals and adjust coaching to the interests, potentials, and development of students at SDIT Nurul Fikri Aceh.

Citation



    SERVICES DESK