HUBUNGAN SELF-EFFICACY DENGAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA DI MAN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN SELF-EFFICACY DENGAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA DI MAN ACEH BESAR


Pengarang

Misluna - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Usman - 197412312001121003 - Dosen Pembimbing I
Khairul Umam - 197908102008121002 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2106103020070

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Matematika (S1) / PDDIKTI : 84202

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kemampuan pemecahan masalah dan self-efficacy merupakan dua aspek penting dalam pembelajaran matematika. Namun, penelitian yang secara khusus mengkaji hubungan antara self-efficacy dengan kemampuan pemecahan masalah matematika masih terbatas, khususnya di Madrasah Aliyah (MA) wilayah Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dengan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa di MAN Aceh Besar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X di MAN 1, MAN 4, dan MAN 6 Aceh Besar tahun pelajaran 2024/2025. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Cluster Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket self-efficacy dan tes kemampuan pemecahan masalah matematika, serta wawancara kualitatif dengan siswa terpilih. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan analisis korelasi Pearson Product Moment. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa (1) terdapat hubungan yang sangat kuat antara self-efficacy dan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa di MAN Aceh Besar. (2) Kemampuan pemecahan masalah bervariasi berdasarkan tingkat self-efficacy, siswa dengan self-efficacy tinggi menunjukkan kemampuan yang sistematis, sementara siswa dengan self-efficacy rendah mengalami kesulitan dan cenderung menyerah. Implikasi temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan siswa dalam memecahkan masalah matematika tidak hanya bergantung pada kemampuan kognitif, tetapi juga pada keyakinan terhadap kemampuan diri sendiri.

Problem solving ability and self-efficacy are two important aspects in learning mathematics. However, research that specifically examines the relationship between self-efficacy and mathematics problem solving ability is still limited, especially in Madrasah Aliyah (MA) in Aceh Besar region. This study aims to determine the relationship between self-efficacy and students' mathematical problem solving ability at MAN Aceh Besar. The population in this study were all grade X students at MAN 1, MAN 4, and MAN 6 Aceh Besar in the 2024/2025 academic year. The sampling technique used was Cluster Random Sampling. Data collection was carried out using self-efficacy questionnaires and math problem solving ability tests, as well as qualitative interviews with selected students. The data in this study were analyzed using Pearson Product Moment correlation analysis. Based on the results of the study, it is known that (1) there is a very strong relationship between self-efficacy and mathematics problem solving ability of students at MAN Aceh Besar. (2) Problem solving ability varies based on the level of self-efficacy, students with high self-efficacy show systematic ability, while students with low self-efficacy experience difficulties and tend to give up. The implication of this finding is that students' success in solving math problems depends not only on cognitive ability, but also on belief in their own abilities.

Citation



    SERVICES DESK