PENGGUNAAN FILTRAT KUNYIT (CURCUMA DOMESTICA VAL.) SEBAGAI PEWARNA ALTERNATIF PADA PENGAMATAN JARINGAN ORGAN TUMBUHAN RUMPUT GAJAH (PENNISETUM PURPUREUM SCHUM.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGGUNAAN FILTRAT KUNYIT (CURCUMA DOMESTICA VAL.) SEBAGAI PEWARNA ALTERNATIF PADA PENGAMATAN JARINGAN ORGAN TUMBUHAN RUMPUT GAJAH (PENNISETUM PURPUREUM SCHUM.)


Pengarang

Zahrina ikrami - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Hafnati Rahmatan - 196808231993032004 - Dosen Pembimbing I
Wardiah - 198011062006042003 - Dosen Pembimbing II
Muhibbuddin - 196305141989031002 - Penguji
Nazar Muhammad - 198703112019031005 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2006103010096

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Biologi (S1) / PDDIKTI : 84205

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP Biologi., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

667.26

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pada pengamatan jaringan organ tanaman, penggunaan pewarnaan merupakan salah satu komponen yang perlu diperhatikan. Jika tidak tersedia pewarna sintetis maka dapat digunakan pewarna alami, salah satunya adalah rimpang kunyit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelayakan penggunaan filtrat kunyit (Curcuma domestica Val.) sebagai pewarna alternatif pada pengamatan jaringan organ tumbuhan rumput gajah (Pennisetum purpureum Schum.). Penelitian ini menggunakan metode survey dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan mengamati jaringan akar, batang, dan daun rumput gajah menggunakan pewarna filtrat kunyit, safranin, dan aquadest melalui mikroskop. Data dianalisis secara kualitatif berdasarkan penilaian validator ahli terhadap hasil tangkapan layar yang disimpulkan layak atau tidak dengan kriteria persentase kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filtrat kunyit layak digunakan sebagai pewarna alternatif baik yang disayat secara manual maupun mikrotom berturut-turut pada jaringan akar diperoleh 73,3% dan 73,3%, batang 73,3% dan 93,3%, dan daun 80% dan 73,3% semuanya dalam kategori layak. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan filtrat kunyit sebagai pewarna alternatif memiliki potensi layak dalam memperjelas preparat pada pengamatan jaringan organ tumbuhan rumput gajah melalui mikroskop.
Kata kunci: Anatomi tumbuhan, Kunyit, Organ, Pewarnaan, Rumput Gajah

When observing plant organ tissue, the use of coloring is one component that needs to be considered. If synthetic dyes are not available, natural dyes can be used, one of which is turmeric rhizome. The aim of this research is to determine the feasibility of using turmeric filtrate (Curcuma domestica Val.) as an alternative dye for observing organ tissue of elephant grass plants (Pennisetum purpureum Schum.). This research used a survey method with descriptive research type. Data were collected by observing the root, stem and leaf tissue of elephant grass using turmeric filtrate dyes, safranin and distilled water through a microscope. The data was analyzed qualitatively based on the expert validator's assessment of the screenshot results which were concluded to be suitable or not using the criteria of percentage of suitability. The results of the study showed that turmeric filtrate was suitable for use as an alternative dye, both by cutting manually and using a microtome, respectively, 73.3% and 73.3% of the root tissue was obtained, 73.3% and 93.3% of the stem, and 80% of the leaves. and 73.3% are all in the eligible category. It can be concluded that the use of turmeric filtrate as an alternative dye has the potential to clarify preparations in observations of elephant grass plant organ tissue under a microscope. Keywords: Plant anatomy, Turmeric, Organs, Coloring, Elephant Grass

Citation



    SERVICES DESK